Breaking News
light_mode

Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
  • visibility 289


Gus Mus/Bang Andrew Foundation

Acara bertajuk Panggung Penyair
Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus memikat hati Gus Mus.
 Kiai cum penyair tersebut melontarkan gagasan
agar kegiatan semacam itu bisa dilanggengkan di kemudian hari.

”Kegiatan yang bagus ini ada
baiknya dilanggengkan. Menjadi semacam festival kesenian Menara Kudus.
keliahatannya akan lebih bagus,” kata Gus Mus disambut riuh para penonton yang berjubel
di jalanan menara tersebut.



Tidak hanya mengundang penyair dari Asia Tenggara, kata Gus Mus, kalau bisa penyair-penyair dunia juga. “Kita punya orang-orang hebat. Ada pak Thomas, pak Najib, pak Zawawi Imron,” imbuh kiai yang terkenal dengan karya cerpen Gus Ja’far tersebut.

Seperti diketahui, panggung penyair
Asia Tenggara itu menjadi bagian dari kegiatan Pertemuan Penyair Nusantara
(PPN) ke XI. Selain Gus Mus, beberapa penyair top Indonesia juga hadir.

Seperti penyair berjuluk clurit
emas, D Zawawi Imron, Sutarji Calzoum Bachri yang disebut sebagai presiden
penyair, dan Thomas Budi Susanto penyair dari Kudus. Termasuk ada beberapa
penyair dari negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan juga Brunei
Darussalam.

Gus Mus sendiri membawakan tiga
judul puisi. Puisi pertama berjudul “Hanin” berkisah tentang romantisme
percintaan. Gus Mus menyebut puisi itu untuk anak muda. Puisi kedua berjudul
“Mulut”, berkisah tentang kritik sosial masyarakat sekarang. Gus Mus
menyebutnya puisi itu untuk orang tua.

Puisi ketiga, berjudul “Tadarus”.  Idzaa
Zulzilatil Ardlu Zilzaalahaa….
puisi ketiga ini membius penonton yang
hadir tenggelam dalam perenungan Firman Allah SWT tersebut.
Dalam acara PPN ke XI ini, Kudus
dipilih menjadi tuan rumah. Sekaligus meneguhkan Kudus menjadi kota yang
mencintai sastra. Rangkaian kegiatan PPN ke XI dimulai pada Jumat (28/6) malam di
Hotel Griptha dengan agenda pembukaan.

Penampilan terbang kolosal khas Menara Kudus

Kemudian dilanjutkan pada Sabtu
(29/6) di tempat yang sama dengan kegiatan seminar sastra internasional. Kemudian
dilanjutkan dengan bedah buku antologi puisi PPN ke XI “Sesapa Mesra Selinting
Cinta” masih di tempat yang sama. Dan dilanjutkan dengan workshop baca puisi.

Malam harinya, digelar panggung
penyair Asia Tenggara, yang dikemas menjadi kegiatan seni dan budaya. Terbang papat
khas Kudus ditampilkan menjadi pembuka dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara tersebut ditutup
dengan ziarah budaya Minggu (30/6). Ziarah ini mengunjungi beberapa tempat
seperti di Museum Kretek, Museum Jenang, dan juga Menara Kudus. Acara ini
sendiri melibatkan lima negara yang masih serumpun melayu. Indonesia, Malaysia,
Singapura, Brunei Darussalam, dan juga Thailand. Dengan mengusung tema “Puisi
untuk Persaudaraan dan Kemanusiaan”. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusias suporter Banaspati di tribun selatan saat mendukung Persijap Jepara.

    Kedewasaan Manajemen Persijap Jepara Usai Didenda Rp195 Juta, dan Sanksi Laga Kandang Tanpa Penonton

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 3.613
    • 0Komentar

    JEPARA – Sikap dewasa ditunjukkan manajemen Persijap Jepara yang legawa dengan sanksi berat yang diterima usai kericuhan pertandingan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara (5/3/2026). Padahal Persijap Jepara mendapat sanksi sangat berat, total denda 195 juta dan hukuman lima pertandingan kandang tanpa penonton. “Persijap menghormati keputusan PSSI sesuai aturan yang berlaku. Kami […]

  • Impor Beras Bisa Lukai Petani

    Impor Beras Bisa Lukai Petani

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan menyebut, kebijakan impor beras dinilai akan melukai para petani di Kabupaten Pati. Sebab hasil panen di Kabupaten Pati setiap tahunnya saja justru surplus. Hal itu disampaikannya dalam panen raya padi di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Pati, (Rabu, 7/2/18) bersama Menteri pertanian Andi Amran […]

  • Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 466
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk menunda pengisian tujuh jabatan kepala dinas yang saat ini kosong. Saran ini disampaikan mengingat kondisi politik di Kabupaten Pati yang dinilai belum sepenuhnya kondusif. Menurut Ali Badrudin, penundaan ini bertujuan untuk menghindari potensi perselisihan yang mungkin […]

  • Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    BUDAYA – Perbincangan soal muruah atau marwah sangat menarik, dalam acara Suluk Maleman, Sabtu (18/5) malam. Terlebih dengan kehadiran KH. A. Mustofa Bisri yang membedah soal tema menjaga muruah tersebut. Kiai kharismatik yang akrab disapa Gus Mus ini menyebut bahwa koruptor dinilai tak dapat menjaga muruah atau kehormatan dirinya sebagai manusia. “Sebuah hadits yang menegaskan […]

  • BoloneMase Merayakan Kemenangan Prabowo – Gibran dengan Buka Puasa Bersama

    BoloneMase Merayakan Kemenangan Prabowo – Gibran dengan Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    POLITIK – Relawan yang mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo – Gibran mengadakan acara buka puasa bersama di Resto Winong 57 Pati pada Rabu (20/3/2024). Acara buka puasa tersebut diadakan sebagai bentuk tasyakuran atas hasil rekapitulasi penghitungan suara secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum. Dalam penghitungan suara secara nasional, pasangan Prabowo – […]

  • Niat puasa selama sebulan penuh.

    Niat Puasa Satu Bulan Penuh, Amalan Dianjurkan dalam Mazhab Maliki

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.634
    • 0Komentar

    EDUKASI – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, salah satunya dengan menata niat dalam menjalankan ibadah puasa. Niat menjadi syarat sah puasa yang harus dihadirkan dalam hati setiap malam sebelum fajar. Pada dasarnya, niat puasa Ramadan dibaca setiap malam untuk puasa keesokan harinya. Namun, dalam ajaran […]

expand_less