Breaking News
light_mode

Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
  • visibility 188


Gus Mus/Bang Andrew Foundation

Acara bertajuk Panggung Penyair
Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus memikat hati Gus Mus.
 Kiai cum penyair tersebut melontarkan gagasan
agar kegiatan semacam itu bisa dilanggengkan di kemudian hari.

”Kegiatan yang bagus ini ada
baiknya dilanggengkan. Menjadi semacam festival kesenian Menara Kudus.
keliahatannya akan lebih bagus,” kata Gus Mus disambut riuh para penonton yang berjubel
di jalanan menara tersebut.



Tidak hanya mengundang penyair dari Asia Tenggara, kata Gus Mus, kalau bisa penyair-penyair dunia juga. “Kita punya orang-orang hebat. Ada pak Thomas, pak Najib, pak Zawawi Imron,” imbuh kiai yang terkenal dengan karya cerpen Gus Ja’far tersebut.

Seperti diketahui, panggung penyair
Asia Tenggara itu menjadi bagian dari kegiatan Pertemuan Penyair Nusantara
(PPN) ke XI. Selain Gus Mus, beberapa penyair top Indonesia juga hadir.

Seperti penyair berjuluk clurit
emas, D Zawawi Imron, Sutarji Calzoum Bachri yang disebut sebagai presiden
penyair, dan Thomas Budi Susanto penyair dari Kudus. Termasuk ada beberapa
penyair dari negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan juga Brunei
Darussalam.

Gus Mus sendiri membawakan tiga
judul puisi. Puisi pertama berjudul “Hanin” berkisah tentang romantisme
percintaan. Gus Mus menyebut puisi itu untuk anak muda. Puisi kedua berjudul
“Mulut”, berkisah tentang kritik sosial masyarakat sekarang. Gus Mus
menyebutnya puisi itu untuk orang tua.

Puisi ketiga, berjudul “Tadarus”.  Idzaa
Zulzilatil Ardlu Zilzaalahaa….
puisi ketiga ini membius penonton yang
hadir tenggelam dalam perenungan Firman Allah SWT tersebut.
Dalam acara PPN ke XI ini, Kudus
dipilih menjadi tuan rumah. Sekaligus meneguhkan Kudus menjadi kota yang
mencintai sastra. Rangkaian kegiatan PPN ke XI dimulai pada Jumat (28/6) malam di
Hotel Griptha dengan agenda pembukaan.

Penampilan terbang kolosal khas Menara Kudus

Kemudian dilanjutkan pada Sabtu
(29/6) di tempat yang sama dengan kegiatan seminar sastra internasional. Kemudian
dilanjutkan dengan bedah buku antologi puisi PPN ke XI “Sesapa Mesra Selinting
Cinta” masih di tempat yang sama. Dan dilanjutkan dengan workshop baca puisi.

Malam harinya, digelar panggung
penyair Asia Tenggara, yang dikemas menjadi kegiatan seni dan budaya. Terbang papat
khas Kudus ditampilkan menjadi pembuka dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara tersebut ditutup
dengan ziarah budaya Minggu (30/6). Ziarah ini mengunjungi beberapa tempat
seperti di Museum Kretek, Museum Jenang, dan juga Menara Kudus. Acara ini
sendiri melibatkan lima negara yang masih serumpun melayu. Indonesia, Malaysia,
Singapura, Brunei Darussalam, dan juga Thailand. Dengan mengusung tema “Puisi
untuk Persaudaraan dan Kemanusiaan”. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

      Peneliti melihat situs watu payon di wilayah Pegunungan Muria Pati Kesadaran akan pentingnya kehadiran museum semakin meluas. Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB mendorong dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati untuk mendirikan museum guna menyimpan temuan bersejarah. PATI – Keberadaan museum di Kota Pati  menjadi atensi Komisi D DPRD Pati. […]

  • Ketum Partai Demokrat AHY Sindir Penegakan Hukum yang Tumpul

    Ketum Partai Demokrat AHY Sindir Penegakan Hukum yang Tumpul

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

      Ketum Partai Demokrat AHY saat hadir di Milad PKS ke-21 JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir soal penegakan hukum yang dinilai tajam ke bawah dan tumpul ke atas, sindiran itu disampaikan saat AHY menyampaikan sambutan dalam acara Milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Istora Senayan, Jakarta (20/5/2023). Putra […]

  • Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Suasana lapangan sepakbola Desa Trangkil, Pati saat Agustusan 2021. Desa/Kecamatan Trangkil di Kabupaten Pati dikenal luas sebagai desa penghasil pemain bola. Dari masa ke masa selalu lahir pemain sepakbola yang meramaikan geliat sepakbola nasional. Di bulan Kemerdekaan ini, lapangan yang menjadi tempat berlatih dihias 76 bendera merah putih. Sebagai semangat untuk bekerja keras menjadi […]

  • Polsek Margoyoso Lakukan Mediasi Menyelesaikan Perselisihan Antara Perguruan Pencak Silat

    Polsek Margoyoso Lakukan Mediasi Menyelesaikan Perselisihan Antara Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Margoyoso mengambil langkah cepat dalam menangani perselisihan antara perguruan pencak silat di wilayah hukum mereka dengan mengadakan pertemuan mediasi yang dihadiri oleh ketua masing-masing perguruan pencak silat pada Kamis (21/03/2024). Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kapolsek Margoyoso, AKP Joko Triyanto, menjelaskan bahwa pertemuan mediasi ini diadakan di Aula Polsek […]

  • Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

      Instagram KemendesPDTT  Wacana penambahan jabatan kepala desa menjadi 9 tahun menuai pro kontra di masyarakat. Aksi unjuk rasa ribuan kepala desa ke Jakarta (18/1/2023) yang menuntut tambahan masa jabatan mendapat cibiran di sosial media. Kepala desa dinilai rakus jabatan. Namun penambahan masa jabatan kepala desa itu sebenernya memiliki sisi positif untuk masyarakat desa itu […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati: Harapan Pilkada Kondusif dan Memilih Pemimpin Amanah

    Wakil Ketua DPRD Pati: Harapan Pilkada Kondusif dan Memilih Pemimpin Amanah

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, menyatakan harapannya agar Pilkada Pati berlangsung kondusif dan menghasilkan pemimpin yang amanah. “Saya kira semua kandidat sama, mereka ingin menjadi Bupati. Siapapun yang terpilih, dia akan menjadi Bupati kita semua,” ujarnya. “Harapan kita di Pati, Pilkada ini kondusif dan menjadikan pemimpin yang […]

expand_less