Breaking News
light_mode

Kisah Pj Bupati Jepara Ternyata Masih Keturunan Citrosomo VI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
  • visibility 458
Kunjungan perwakilan keluarga Citrosomo di Pendopo Jepara/ DISKOMINFO JEPARA

Siapa sangka Edy Supriyanta
ternyata masih memiliki darah keturunan dari Citrosomo, leluhur yang memimpin
Jepara di tahun 1800-an.  

JEPARA – Edy Supriyanta yang
saat menjabat sebagai Pj Bupati Jepara ternyata masih memiliki garis keturunan
dengan Citrosomo. Hal ini terungkap saat perwakilan keluarga Citrosomo
mendatangi pendopo Kabupaten Jepara pada Sabtu (8/4/2023).

Selain silaturahmi keluarga,
mereka juga akan mengumpulkan keluarga besar Citrosomo yang masih tersebar di
berbagai wilayah.

Dalam pertemuan, mereka juga
membawa dokumen atau silsilah keluarga masing-masing. Hadir dalam pertemuan Pj.
Bupati Jepara Edy Supriyanta, penulis Jepara Hadi Priyanto, dan Pamong Budaya
Disparbud Jepara Lia Supardianik.

“Dari silsilah keluarga Citrosoma,
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta masuk dalam trah Citrosomo VI keturunan R.A.
Sebrok istri Setjodiwiryo Wedono Jeporo,” ungkap Masadiyono seperti dikutip
dari jepara.go.id.

Hal ini juga dibenarkan oleh Raden
Mas Hendro Kusumoningrat, keturunan Citrosoma VI. Setelah mencocokkan silsilah
keluarga, ternyata ada benang merah dengan keluarga Edy Supriyata.

“Memang benar Edy Supriyanta masuk
dalam trah Citrosomo. Kalau dari silsilah keluarga Edy Supriyanta memanggil
saya eyang,” ungkap R.M Hendro, yang saat ini tinggal di Kabupaten Blora.

Dengan pertemuan itu, mereka akan
mengadakan pertemuan keluarga besar Citrosoma I – VI dalam waktu dekat.
Diharapkan ini akan mempererat tali silaturahmi, sekaligus mengenang leluhur
mereka yang telah berjasa untuk Jepara.

Dalam rangkaian ziarah ke makam
tokoh Jepara dalam rangka Hari Jadi Jepara kemarin, Pj. Bupati Jepara Edy
Supriyanto usai ziarah di makam Adipati Citrosomo II juga menyempatkan diri
untuk ziarah ke eyangnya, R. Ali Soeparto, seorang kasir BRI yang juga
dimakamkan dikomplek makam Citrosomo II yang terletak di Kelurahan Bapangan.

Citrosomo II adalah salah satu
anak dari 47 anak Citrosomo I yang berasal dari garwo padmi. Sebelumnya ia
bernama Ki Ngabehi Sumowijoyo. Setelah wafat digantikan adiknya yang bernama Ki
Ngabehi Kromowijoyo dengan gelar Kanjeng Hadipati Citrosomo III. Dari silsilah
keluarga Citrosomo, setelah Citrosomo III wafat ia digantikan salah satu
putranya yaitu Raden Sumodiwiryo sebagai Bupati Jepara dengan gelar Kanjeng
Hadipati Citrosomo IV.

Setelah wafat digantikan adiknya
yang bernama Raden Mangkuwijoyo atau R.M.A.A. Citrosomo V. Setelah R.M.A.A.
Citrosomo V meninggal dunia, ia digantikan oleh R.M. Ng. Notowijoyo I dengan
gelar Kanjeng Pangeran Citrosomo VI dan menjadi bupati Jepara tahun 1810 –
1850. Saat terjadi perang Diponegoro, ia di perbantukan ke Tuban menjadi Bupati
Tuban dengan gelar Pangeran Haryo Citronegoro.

Berdasarkan identifikasi silsilah
keluarga Citrosoman, khususnya silisilah keluarga Citrosomo VI, beliau memiliki
4 orang anak yaitu R.M.Ng. Supeno yang kemudian menggantikan ayahnya menjadi
Bupati Tuban setelah ayahnya kembali ke Jepara.

Berikutnya adalah R.M.Ng Sudargo
yang menggantikan ayahnya sebagai Bupati Jepara dengan gelar R.M.A.A. Citrosomo
VII. Sementara Raden Ayu Supeni menjadi istri padmi Bupati Jepara R.M.A.A.
Citrowikromo yang merupakan adik ipar R.M.A.A. Citrosomo VII. Sedangkan anak
bungsunya bernama Raden Ayu Sebrok menikah dengan RM. Ng. Secodiwiryo, yang
menjabat Wedono Jepara yang diduga kuat adalah memiliki nama panggilan lain
yaitu Wedono Tambak.

Dari pernikahan Raden Ayu Sebrok
menikah dengan RM. Ng. Secodiwiryo, mereka miliki 5 orang anak yaitu Asisten
Wedono Panggang, anak kedua belum diketahui identitasnya, Asisten Wedono
Keling, Mantri Gudang Kopi Bangsri Kertorejo, Asisten Wedono Baron. Asisten
Wedono Panggang memiliki dua orang anak yaitu R. Astro Wisastro (Kedung) dan R.
Noto (Solo). Sedang anak kedua memiliki anak bernama R. Zen Muhammad Mantri
Polisi.

Sementara Asisten Wedono Keling
memiliki 3 orang anak yaitu R. Notodihardjo (Wedono Banjaran), R. Wongsoredjo
dan R. Wertokusumo (Hoofd Bank AVB). Sedangkan Wedono Baron memiliki anak R.
Abdul Kadir. Anak yang lain adalah Kertorejo yang dikenal sebagai Mantri Gudang
Kopi Bangsri dan memiliki anak R. Wasitoharjo (Wedono Kuwu), Aliman (Ny.
Wertokoesoemo), R. Soetarjo Hadiwijoyo dan R. Ali Soeparto (Kasir BRI). R. Ali
Soeparto dimakamkan di Makam Citrosomo II Kelurahan Bapangan.

Sementara R. Ali Soeparto ini
memiliki 4 orang anak yaitu R. Sri Mertojo, R. Harsanadi, R. Pramono Hadi serta
terakhir R. Priyohadi. R. Priyohadi adalah ayah dari Edy Supriyanta, Pj Bupati
Jepara yang dalam rapor di SD Cendrawasih Wilayah IX Jakarta Selatan tertulis
nama lengkapnya adalah R. Eddi Supriyanta dengan nomor Induk 1175, kelahiran
Jepara 4 Mei 1965. (mif)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temuan Sidak di SMPN 1 Tayu Akan Dilaporkan ke Pimpinan DPRD Pati

    Temuan Sidak di SMPN 1 Tayu Akan Dilaporkan ke Pimpinan DPRD Pati

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.767
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengumumkan bahwa seluruh temuan dari sidak di SMPN 1 Tayu akan dilaporkan ke pimpinan DPRD Kabupaten Pati. Diketahui pada (3/3/2026) rombongan Komisi D DPRD Pati melakukan sidak ke SMPN 1 Tayu, sidak ini bermula dari aduan masyarakat yang mengaku ijazah anaknya tertahan karena belum lunas pembayaran iuran. Mendapat […]

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Tanggapi Keluhan Menu MBG di SMP 1 Tayu

    Anggota Komisi D DPRD Pati Tanggapi Keluhan Menu MBG di SMP 1 Tayu

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.824
    • 0Komentar

    PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, muncul keluhan terkait menu yang diterima siswa di SMP 1 Tayu yang dinilai tidak sesuai untuk dikonsumsi, yang kemudian mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati berasal dari Fraksi PDIP, Yoga Dermawan. Menurut Yoga, hal tersebut sangat […]

  • Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di MA Salafiyah Kajen Pati Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di MA Salafiyah Kajen Pati Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen Pati menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2024 dengan khidmat di halaman Madrasah pada Selasa pagi (22/20/2024). Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik, dan kependidikan MA Salafiyah Kajen. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Madrasah, Masrukhan, M.Pd. Seluruh peserta upacara mengenakan […]

  • Persijap Jepara Sedang Pincang, Butuh Kedisiplinan Tinggi Mengalahkan Persik Kediri

    Persijap Jepara Sedang Pincang, Butuh Kedisiplinan Tinggi Mengalahkan Persik Kediri

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal menjamu Persik Kediri di stadion gelora bumi kartini, Sabtu (28/9). Pertandingan yang tidak akan mudah bagi Persijap Jepara untuk meraih poin penuh. Skuad Laskar Kalinyamat terbilang sedang pincang. Persijap masih belum bisa diperkuat oleh Alexis Gomez di posisi gelandang serang akibat sanksi larangan bermain usai diganjar kartu merah. Selain itu […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • Komisi D DPRD Pati Temukan Kondisi Mengejutkan di Puskesmas Gembong

    Komisi D DPRD Pati Temukan Kondisi Mengejutkan di Puskesmas Gembong

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Gembong pada Jumat (13/6/2025) menyusul keluhan masyarakat terkait fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Hasilnya mengejutkan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan rasa terkejutnya atas kondisi Puskesmas Gembong. “Hari ini Komisi D Sidak ke Puskesmas Gembong. Kita kaget, saya kira ini gudang […]

expand_less