Breaking News
light_mode

Persipa Pati Ditahan Imbang Adhyaksa FC, Masalah Finishing Kembali Muncul

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
  • visibility 58

OLAHRAGA – Persipa Pati kembali menelan kekecewaan setelah ditahan imbang oleh Adhyaksa FC dengan skor 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 di Stadion Joyokusumo, Rabu (20/11/2024).

Meskipun sempat unggul lebih dulu melalui gol Ahmed Syuhada pada menit ke-14, Laskar Saridin gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Andrejic Aleksa dari Adhyaksa FC menyamakan kedudukan pada menit ke-68.

Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah (Banur), kembali mengeluhkan ketajaman lini serang timnya. Menurutnya, Persipa memiliki banyak peluang, tetapi gagal dimaksimalkan.

“Masalahnya masih sama, finishing. Peluang banyak. Pasti anak-anak sudah berusaha dengan segala kemampuannya. Tapi memang kelasnya di situ. Soal finishing harus kami pertajam lagi,” ujar Banur dalam konferensi pers usai pertandingan.

Banur menilai, secara keseluruhan tim tampil bagus, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Serangan demi serangan yang dilancarkan Persipa gagal membuahkan gol.

“Karena menyerang terus tapi nggak gol gol, susah juga (pemain) belakang kami. Akhirnya kecolongan satu gol. Tapi ya sudah, satu poin. Akan terus kami perbaiki, terutama di sisi finishing,” tambah dia.

Ahmed Syuhada, pencetak gol tunggal Persipa, mengakui kelemahan tim dalam mencetak gol.

“Lagi dan lagi kami susah buat gol. Itu problem utama kami. Ini bukan hasil yang kami inginkan, tapi kami akan berusaha lagi, lebih kerja keras,” tegasnya.

Di sisi lain, Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra, mengaku puas dengan hasil imbang di pertandingan tandang.

“Secara umum kami puas. Alhamdulillah berhasil mendapatkan poin di pertandingan tandang ini. Tapi saya sayangkan pada babak pertama anak-anak kurang konsentrasi di menit awal. Menit 14 kami kebobolan, sangat disayangkan sekali,” ungkapnya

Ade menjelaskan bahwa timnya sudah menyiapkan strategi bertahan dan mencuri gol untuk meraih kemenangan. Namun, kebobolan lebih dulu membuat rencana tersebut terganggu.

“Tapi sayangnya tadi kami kebobolan dulu. Kami berusaha cetak gol, tapi hanya bisa imbang. Tapi sekali lagi saya apresiasi para pemain yang sudah berjuang keras,” lanjutnya

Ade juga menyinggung kesulitan timnya dalam beradaptasi dengan lapangan Stadion Joyokusumo Pati yang menggunakan rumput sintetis.

“Kami tahu bahwa Persipa Pati home base-nya unik karena satu-satunya yang menggunakan rumput artifisial. Ini salah satu kesulitan kami dalam mengantisipasinya. Sehingga apa yang kami rencanakan kurang berjalan baik dengan keadaan lapangan tersebut,” tutupnya.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencarkan Razia, Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras

    Gencarkan Razia, Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DOKUMEN DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Satpol PP kembali menggelar razia minuman keras (miras). Kali ini miras yang berhasil diamankan bahkan mencapai ratusan botol, yang didapat dari beberapa wilayah Kamis (11/10/2018). Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Istono, mengatakan, barang bukti pertama diperoleh dari tangan inisial BU, warga Desa Kriyan Kecamatan Kalinyamatan. Dari rumahnya, petugas […]

  • Isi Waktu Luang dengan Menulis

    Isi Waktu Luang dengan Menulis

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

      Banyak cara bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Lebih banyak waktu luang bagi seorang pelajar atau mahasiswa. Sebab tidak ada pembelajaran tatap muka. Salah satu cara mengisi luang itu adalah dengan mengikuti even-even menulis. Hal itu seperti yang dilakukan Heni belakangan ini. Gadis bernama lengkap Heni Noor […]

  • Temuan Uang Kuno di Desa Kaligarang Jepara

    Temuan Uang Kuno di Desa Kaligarang Jepara

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Diskominfo Jepara  JEPARA – Ratusan keping uang kuno bertuliskan huruf Tiongkok ditemukan di wilayah Jepara utara belum lama ini.  Adalah Muhammad Asri, seorang pekerja perkebunan warga RT 16 RW 5 Desa Kaligarang, Kecamatan Keling yang menemukan uang-uang itu di lokasi perkebunan milik perhutani. Dilansir dari situs milik pemkab jepara.go.id, saat ini benda tersebut telah diserahkan […]

  • Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, menyerukan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi para santri di wilayah tersebut. “Pesantren saat ini perlu adanya program dalam kewirausahaan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Demokrat. Sebagai daerah dengan populasi Muslim yang besar, keberadaan pesantren di Pati memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan. […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD

    TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kapal-kapal nelayan sedang bersandar di TPI Juwana Unit II belum lama ini. JUWANA – TPI Juwana diwacanakan bakal dijadikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, sudah mendorong wacana itu kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai pengelola TPI masih bersiap dengan rajin melakukan studi banding pengelolaan […]

expand_less