Breaking News
light_mode

Kudus Sketch dan CKT Ajak Anak Muda di Kudus Menyegarkan Pikiran Lewat Menggambar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 99.783

KUDUS – Di tengah kesibukan dan rutinitas harian yang sering kali melelahkan, kegiatan menggambar hadir sebagai cara unik untuk merespons lingkungan sekitar, menyalurkan emosi, serta menjadi wadah bertukar gagasan antar sesama penggemar seni.

Hal inilah yang terlihat jelas dalam agenda kegiatan menggambar bersama yang digelar di Museum Keluarga HM Ashadie, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pada Minggu (7/6) lalu. Puluhan anak muda hingga beberapa orang dewasa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana tempat itu terasa hening namun penuh semangat. Para peserta tampak sangat fokus menatap lembar kertas di hadapan mereka, sementara tangan kanan sibuk menggoreskan pensil atau alat gambar lainnya. Ketika sesi berbagi karya tiba, suasana berubah menjadi lebih hangat dan akrab.

Beragam hasil gambar diperlihatkan, mulai dari sketsa bangunan bernuansa rumah saudagar, motif kain batik, hingga karya-karya bebas yang menjadi wujud imajinasi masing-masing peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Komunitas Kudus Sketch dan Cerita Kudus Tuwa (CKT). Kolaborasi ini sukses menarik minat banyak anak muda yang ingin meluangkan waktu sejenak dari kesibukan.

Bagi mereka, menggambar bukan sekadar hobi, melainkan sarana berekspresi, melepas penat, dan menyalurkan imajinasi di sela-sela padatnya aktivitas sehari-hari.

Seperti yang dirasakan Rahma Abel Sadiya dan Shindika Putri, dua mahasiswi yang sengaja datang untuk mencari suasana baru dan istirahat sejenak dari tugas kuliah yang menumpuk.

Bagi keduanya, kegiatan ini menjadi media relaksasi, penyegaran pikiran, sekaligus ruang pertemuan dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

Sudah dua kali mengikuti kegiatan ini, Rahma kini menemukan hobi baru dan cara menyenangkan mengisi waktu luang. Ia bisa berbagi pengalaman, memperluas pertemanan, dan mengisi hari liburnya dengan hal bermanfaat.

“Karena sudah jadi hobi, awalnya lihat di medsos kemudian join. Ternyata seru bertemu orang baru yang satu hobi,” ujar Rahma.

Inisiator Kudus Sketch, Rizka Soviana (23), mengungkapkan rasa gembiranya karena komunitas yang baru berusia dua bulan ini ternyata mampu menarik antusiasme yang tinggi dari para pecinta seni gambar di Kudus.

Menurut pengamatannya, selama ini banyak anak muda dan warga Kudus yang sebenarnya memiliki bakat dan minat menggambar, namun belum memiliki wadah atau tempat berkumpul yang tepat untuk menyatukan mereka.

“Akhirnya, saya membentuk komunitas ini dan banyak yang ingin bergabung. Menurut saya, ini satu komunitas dengan kegiatan yang positif dan produktif,” ungkap Rizka.

Kolaborasi ini juga menjadi jembatan yang mempertemukan para seniman muda dengan sejarah dan budaya akar rumput Kudus yang jarang terangkat ke permukaan.

Rizka menilai, saat ini Kudus masih kurang memiliki wadah komunitas yang beragam, sehingga banyak anak muda yang kesulitan menemukan tempat untuk berbagi minat dan bakat.

“Saya lihat banyak anak muda di Kudus yang jago gambar, tetapi mereka jarang terekspos, karena tidak ada wadah. Komunitas ini, kami harap bisa jadi ruang untuk saling berbagi, bertukar ide dan menggambar bersama teman-teman sefrekuensi,” bebernya.

Sebelum masuk ke sesi menggambar, sebanyak 42 peserta yang terdaftar diajak berkeliling atau walking tour untuk mengamati peninggalan sejarah dan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Keluarga HM Ashadie.

Dari hasil pengamatan dan penjelajahan tersebut, peserta diajak untuk menangkap suasana dan merespons lingkungan sekitar, lalu menuangkannya ke dalam bentuk gambar di atas kertas.

Nantinya, seluruh karya yang dihasilkan dalam kegiatan ini akan dikumpulkan dan dipamerkan di lokasi yang sama. Tema yang diangkat pun beragam, tidak hanya seputar sejarah kretek, industri rokok, kehidupan saudagar, atau batik kuno, tetapi juga mengajak anak muda membangun gaya hidup positif, merekam jejak cerita, serta mengambil jeda sejenak dari kebiasaan menatap layar gawai yang kini menjadi kebiasaan umum.

“Harapannya si berkelanjutan, baik kolaborasi serupa atau komunitas lain. Tentu ini bisa jadi ruang alternatif bagi anak-anak muda di Kudus yang sering kesepian namun tak punya tempat untuk berbagi cerita,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legenda Sepak Bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Kagum dengan Fasilitas Safin Pati Sports School

    Legenda Sepak Bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Kagum dengan Fasilitas Safin Pati Sports School

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Safin Pati Sports School kedatangan tamu istimewa pada Selasa dan Rabu (11-12/3/2025). Kurniawan Dwi Yulianto, legenda sepak bola Indonesia, berbagi ilmu dan pengalamannya dengan para siswa dan staf pelatih sekolah tersebut. Dalam kunjungan dua harinya, Kurniawan memberikan sesi pelatihan kepada para siswa, berbagi pengalamannya sebagai striker andalan timnas Indonesia, serta berdiskusi dengan para […]

  • Kemah Bakti Sosial Tradisi Pramuka Mathali’ul Falah Kajen Tiap Maulid Nabi

    Kemah Bakti Sosial Tradisi Pramuka Mathali’ul Falah Kajen Tiap Maulid Nabi

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pramuka Mathali’ul Falah Kajen menggelar kegiatan bakti sosial memperingati maulid nabi Dalam momentum peringatan maulid nabi kegiatan kepramukaan menjadi agenda rutin di Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen-Pati. Kegiatan pramuka diisi dengan bakti sosial kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain normalisasi tanggul sungai, renovasi mushola, pembagian sembako serta penghijauan di lima lokasi. PATI – Sekitar 1.633 […]

  • Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Salah satu pelajar terbaik di Kabupaten Pati, bakal memberi kebanggan. Sebab, pelajar dari SMA PGRI 2 Kayen tersebut akan terbang ke Brazil untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Terapan (OST) dalam waktu dekat. Pelajar itu bernama Agung Wijaya Kusuma, siswa kelas XI SMA PGRI 2 Kayen.  Ditemani kepala sekolah dan guru pembimbingnya, Agung datang ke Pendopo Kabupaten […]

  • Senam Prolanis BPJS Kesehatan Kampanye Cegah Penyakit Kronis

    Senam Prolanis BPJS Kesehatan Kampanye Cegah Penyakit Kronis

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Kegiatan senam Prolanis BPJS Kesehatan di Stadion Joyokusumo Pati  Biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik mencapai Rp 17,915 triliun atau 24,11 persen dari total biaya pelayanan kesehatan tingkat lanjutan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan. Karena itu pihak BPJS berupaya menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif.  PATI – Pekan senam Program Pengelolaan […]

  • Ngecamp Malam Senin, Serasa Miliki Pulau Sendiri (1)

    Ngecamp Malam Senin, Serasa Miliki Pulau Sendiri (1)

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Menikmati pantai yang bersih dan berpasir putih dengan tenang@Arif Laut yang tenang mengantarkan saya ke Pulau Panjang, Jepara Minggu (7/4/2019) siang. Benar-benar tenang. Debur ombak hanya sayup-sayup seperti genjrengan pengamen malas. Cuaca cukup terik. Untung saya memakai kaos oblong katun. Adem. Dari dermaga Pantai Kartini perjalanan dimulai. Saya berangkat berlima. Naik perahu Sapta Pesona nomor […]

  • Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, mengungkapkan harapannya agar aparat keamanan dapat meningkatkan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya menanggapi meningkatnya aksi kejahatan di jalanan di berbagai daerah, seperti begal dan aksi gangster remaja. “Kita semua tentu berharap kondisi Kamtibmas di Pati terus terjaga dengan […]

expand_less