Breaking News
light_mode

Kudus Sketch dan CKT Ajak Anak Muda di Kudus Menyegarkan Pikiran Lewat Menggambar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 99.851

KUDUS – Di tengah kesibukan dan rutinitas harian yang sering kali melelahkan, kegiatan menggambar hadir sebagai cara unik untuk merespons lingkungan sekitar, menyalurkan emosi, serta menjadi wadah bertukar gagasan antar sesama penggemar seni.

Hal inilah yang terlihat jelas dalam agenda kegiatan menggambar bersama yang digelar di Museum Keluarga HM Ashadie, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pada Minggu (7/6) lalu. Puluhan anak muda hingga beberapa orang dewasa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana tempat itu terasa hening namun penuh semangat. Para peserta tampak sangat fokus menatap lembar kertas di hadapan mereka, sementara tangan kanan sibuk menggoreskan pensil atau alat gambar lainnya. Ketika sesi berbagi karya tiba, suasana berubah menjadi lebih hangat dan akrab.

Beragam hasil gambar diperlihatkan, mulai dari sketsa bangunan bernuansa rumah saudagar, motif kain batik, hingga karya-karya bebas yang menjadi wujud imajinasi masing-masing peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Komunitas Kudus Sketch dan Cerita Kudus Tuwa (CKT). Kolaborasi ini sukses menarik minat banyak anak muda yang ingin meluangkan waktu sejenak dari kesibukan.

Bagi mereka, menggambar bukan sekadar hobi, melainkan sarana berekspresi, melepas penat, dan menyalurkan imajinasi di sela-sela padatnya aktivitas sehari-hari.

Seperti yang dirasakan Rahma Abel Sadiya dan Shindika Putri, dua mahasiswi yang sengaja datang untuk mencari suasana baru dan istirahat sejenak dari tugas kuliah yang menumpuk.

Bagi keduanya, kegiatan ini menjadi media relaksasi, penyegaran pikiran, sekaligus ruang pertemuan dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

Sudah dua kali mengikuti kegiatan ini, Rahma kini menemukan hobi baru dan cara menyenangkan mengisi waktu luang. Ia bisa berbagi pengalaman, memperluas pertemanan, dan mengisi hari liburnya dengan hal bermanfaat.

“Karena sudah jadi hobi, awalnya lihat di medsos kemudian join. Ternyata seru bertemu orang baru yang satu hobi,” ujar Rahma.

Inisiator Kudus Sketch, Rizka Soviana (23), mengungkapkan rasa gembiranya karena komunitas yang baru berusia dua bulan ini ternyata mampu menarik antusiasme yang tinggi dari para pecinta seni gambar di Kudus.

Menurut pengamatannya, selama ini banyak anak muda dan warga Kudus yang sebenarnya memiliki bakat dan minat menggambar, namun belum memiliki wadah atau tempat berkumpul yang tepat untuk menyatukan mereka.

“Akhirnya, saya membentuk komunitas ini dan banyak yang ingin bergabung. Menurut saya, ini satu komunitas dengan kegiatan yang positif dan produktif,” ungkap Rizka.

Kolaborasi ini juga menjadi jembatan yang mempertemukan para seniman muda dengan sejarah dan budaya akar rumput Kudus yang jarang terangkat ke permukaan.

Rizka menilai, saat ini Kudus masih kurang memiliki wadah komunitas yang beragam, sehingga banyak anak muda yang kesulitan menemukan tempat untuk berbagi minat dan bakat.

“Saya lihat banyak anak muda di Kudus yang jago gambar, tetapi mereka jarang terekspos, karena tidak ada wadah. Komunitas ini, kami harap bisa jadi ruang untuk saling berbagi, bertukar ide dan menggambar bersama teman-teman sefrekuensi,” bebernya.

Sebelum masuk ke sesi menggambar, sebanyak 42 peserta yang terdaftar diajak berkeliling atau walking tour untuk mengamati peninggalan sejarah dan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Keluarga HM Ashadie.

Dari hasil pengamatan dan penjelajahan tersebut, peserta diajak untuk menangkap suasana dan merespons lingkungan sekitar, lalu menuangkannya ke dalam bentuk gambar di atas kertas.

Nantinya, seluruh karya yang dihasilkan dalam kegiatan ini akan dikumpulkan dan dipamerkan di lokasi yang sama. Tema yang diangkat pun beragam, tidak hanya seputar sejarah kretek, industri rokok, kehidupan saudagar, atau batik kuno, tetapi juga mengajak anak muda membangun gaya hidup positif, merekam jejak cerita, serta mengambil jeda sejenak dari kebiasaan menatap layar gawai yang kini menjadi kebiasaan umum.

“Harapannya si berkelanjutan, baik kolaborasi serupa atau komunitas lain. Tentu ini bisa jadi ruang alternatif bagi anak-anak muda di Kudus yang sering kesepian namun tak punya tempat untuk berbagi cerita,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Beri Masukan Soal Penyelenggaraan Debat Pilkada

    DPRD Pati Beri Masukan Soal Penyelenggaraan Debat Pilkada

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan debat publik pertama Pilkada Pati 2024 yang digelar Rabu (30/10/2024) di Ruang Paripurna DPRD Pati. Meskipun secara umum menilai debat berjalan baik, Narso menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat pada debat kedua mendatang. Dalam pandangannya, Narso menekankan pentingnya mencegah provokasi dari pendukung […]

  • Korban Erupsi Gunung Semeru Alami Gangguan Pernafasan dan Luka Bakar

    Korban Erupsi Gunung Semeru Alami Gangguan Pernafasan dan Luka Bakar

    • calendar_month Ming, 5 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

      Korban Erupsi Gunung Semeru ditangani tim dokkes Polres Lumajang Jawa Timur/Humas Polres Lumajang LUMAJANG, Nasional – Erupsi gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 04 Desember 2021 sore telah mengakibatkan sejumlah warga harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Erupsi itu telah mengakibatkan puluhan orang mengalami gangguan pernafasan hingga luka […]

  • Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    TEGAL – Misi menghindari juru kunci, berhasil dituntaskan Persipa Pati dengan baik. Bertandang ke Stadion Trikoyo Klaten markas PSIK Klaten, Dwi Cahyono cs berhasil mencuri poin dari tuan rumah Minggu (22/4/18) kemarin. Persipa yang mengalami kekalahan beruntun, akhirnya mampu menang tipis 0-1. Kemenangan Laskar Saridin itu didapat melalui gol pemain belakang Oky Romando di babak […]

  • Para pemain Persijap Jepara dalam sesi latihan di GBK.

    Juan Cortes Berpacu dengan Waktu Persiapan Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berpacu dengan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Pelatih anyar Laskar Kalinyamat, Juan Cortes, menyadari timnya memiliki waktu pramusim yang relatif singkat sehingga setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara maksimal. Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih Persijap pada pertengahan Agustus 2026. Sejak saat itu, pelatih asal Spanyol tersebut langsung […]

  • MBG di Brebes Bermasalah, Edy Wuryanto Desak Standar Keamanan Pangan Diperketat

    MBG di Brebes Bermasalah, Edy Wuryanto Desak Standar Keamanan Pangan Diperketat

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dari Fraksi PDI Perjuangan, mengecam keras polemik yang muncul akibat surat pernyataan kontroversial dari MTs Negeri 2 Brebes terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Surat tersebut menuai reaksi negatif karena dianggap memberatkan orang tua siswa, dengan adanya klausul yang membebaskan sekolah dari tanggung jawab jika terjadi […]

  • Penyerang Persijap Jepara Carlos Franca bersama Yakubu. (PERSIJAP OFFICIAL)

    Persijap Jepara Tantang Semen Padang, Saatnya Balas Kekalahan di Putaran Pertama

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PADANG – Persijap Jepara bakal menantang tuan rumah Semen Padang pada laga pekan ke-28 BRI Super League, Senin (20/4/2026) kick off pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini akan menjadi momen bagi pasukan Mario Lemos untuk menuntaskan dendam atas kekalahan di putaran pertama sebelumnya, dimana Persijap kalah tipis 1 – 2. Dengan materi pemain yang terbilang lebih […]

expand_less