Breaking News
light_mode

Kisah Pj Bupati Jepara Ternyata Masih Keturunan Citrosomo VI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
  • visibility 526
Kunjungan perwakilan keluarga Citrosomo di Pendopo Jepara/ DISKOMINFO JEPARA

Siapa sangka Edy Supriyanta
ternyata masih memiliki darah keturunan dari Citrosomo, leluhur yang memimpin
Jepara di tahun 1800-an.  

JEPARA – Edy Supriyanta yang
saat menjabat sebagai Pj Bupati Jepara ternyata masih memiliki garis keturunan
dengan Citrosomo. Hal ini terungkap saat perwakilan keluarga Citrosomo
mendatangi pendopo Kabupaten Jepara pada Sabtu (8/4/2023).

Selain silaturahmi keluarga,
mereka juga akan mengumpulkan keluarga besar Citrosomo yang masih tersebar di
berbagai wilayah.

Dalam pertemuan, mereka juga
membawa dokumen atau silsilah keluarga masing-masing. Hadir dalam pertemuan Pj.
Bupati Jepara Edy Supriyanta, penulis Jepara Hadi Priyanto, dan Pamong Budaya
Disparbud Jepara Lia Supardianik.

“Dari silsilah keluarga Citrosoma,
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta masuk dalam trah Citrosomo VI keturunan R.A.
Sebrok istri Setjodiwiryo Wedono Jeporo,” ungkap Masadiyono seperti dikutip
dari jepara.go.id.

Hal ini juga dibenarkan oleh Raden
Mas Hendro Kusumoningrat, keturunan Citrosoma VI. Setelah mencocokkan silsilah
keluarga, ternyata ada benang merah dengan keluarga Edy Supriyata.

“Memang benar Edy Supriyanta masuk
dalam trah Citrosomo. Kalau dari silsilah keluarga Edy Supriyanta memanggil
saya eyang,” ungkap R.M Hendro, yang saat ini tinggal di Kabupaten Blora.

Dengan pertemuan itu, mereka akan
mengadakan pertemuan keluarga besar Citrosoma I – VI dalam waktu dekat.
Diharapkan ini akan mempererat tali silaturahmi, sekaligus mengenang leluhur
mereka yang telah berjasa untuk Jepara.

Dalam rangkaian ziarah ke makam
tokoh Jepara dalam rangka Hari Jadi Jepara kemarin, Pj. Bupati Jepara Edy
Supriyanto usai ziarah di makam Adipati Citrosomo II juga menyempatkan diri
untuk ziarah ke eyangnya, R. Ali Soeparto, seorang kasir BRI yang juga
dimakamkan dikomplek makam Citrosomo II yang terletak di Kelurahan Bapangan.

Citrosomo II adalah salah satu
anak dari 47 anak Citrosomo I yang berasal dari garwo padmi. Sebelumnya ia
bernama Ki Ngabehi Sumowijoyo. Setelah wafat digantikan adiknya yang bernama Ki
Ngabehi Kromowijoyo dengan gelar Kanjeng Hadipati Citrosomo III. Dari silsilah
keluarga Citrosomo, setelah Citrosomo III wafat ia digantikan salah satu
putranya yaitu Raden Sumodiwiryo sebagai Bupati Jepara dengan gelar Kanjeng
Hadipati Citrosomo IV.

Setelah wafat digantikan adiknya
yang bernama Raden Mangkuwijoyo atau R.M.A.A. Citrosomo V. Setelah R.M.A.A.
Citrosomo V meninggal dunia, ia digantikan oleh R.M. Ng. Notowijoyo I dengan
gelar Kanjeng Pangeran Citrosomo VI dan menjadi bupati Jepara tahun 1810 –
1850. Saat terjadi perang Diponegoro, ia di perbantukan ke Tuban menjadi Bupati
Tuban dengan gelar Pangeran Haryo Citronegoro.

Berdasarkan identifikasi silsilah
keluarga Citrosoman, khususnya silisilah keluarga Citrosomo VI, beliau memiliki
4 orang anak yaitu R.M.Ng. Supeno yang kemudian menggantikan ayahnya menjadi
Bupati Tuban setelah ayahnya kembali ke Jepara.

Berikutnya adalah R.M.Ng Sudargo
yang menggantikan ayahnya sebagai Bupati Jepara dengan gelar R.M.A.A. Citrosomo
VII. Sementara Raden Ayu Supeni menjadi istri padmi Bupati Jepara R.M.A.A.
Citrowikromo yang merupakan adik ipar R.M.A.A. Citrosomo VII. Sedangkan anak
bungsunya bernama Raden Ayu Sebrok menikah dengan RM. Ng. Secodiwiryo, yang
menjabat Wedono Jepara yang diduga kuat adalah memiliki nama panggilan lain
yaitu Wedono Tambak.

Dari pernikahan Raden Ayu Sebrok
menikah dengan RM. Ng. Secodiwiryo, mereka miliki 5 orang anak yaitu Asisten
Wedono Panggang, anak kedua belum diketahui identitasnya, Asisten Wedono
Keling, Mantri Gudang Kopi Bangsri Kertorejo, Asisten Wedono Baron. Asisten
Wedono Panggang memiliki dua orang anak yaitu R. Astro Wisastro (Kedung) dan R.
Noto (Solo). Sedang anak kedua memiliki anak bernama R. Zen Muhammad Mantri
Polisi.

Sementara Asisten Wedono Keling
memiliki 3 orang anak yaitu R. Notodihardjo (Wedono Banjaran), R. Wongsoredjo
dan R. Wertokusumo (Hoofd Bank AVB). Sedangkan Wedono Baron memiliki anak R.
Abdul Kadir. Anak yang lain adalah Kertorejo yang dikenal sebagai Mantri Gudang
Kopi Bangsri dan memiliki anak R. Wasitoharjo (Wedono Kuwu), Aliman (Ny.
Wertokoesoemo), R. Soetarjo Hadiwijoyo dan R. Ali Soeparto (Kasir BRI). R. Ali
Soeparto dimakamkan di Makam Citrosomo II Kelurahan Bapangan.

Sementara R. Ali Soeparto ini
memiliki 4 orang anak yaitu R. Sri Mertojo, R. Harsanadi, R. Pramono Hadi serta
terakhir R. Priyohadi. R. Priyohadi adalah ayah dari Edy Supriyanta, Pj Bupati
Jepara yang dalam rapor di SD Cendrawasih Wilayah IX Jakarta Selatan tertulis
nama lengkapnya adalah R. Eddi Supriyanta dengan nomor Induk 1175, kelahiran
Jepara 4 Mei 1965. (mif)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 389
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Anggota DPRD Pati Dorong Pengembangan Kelapa Kopyor untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Kelapa kopyor menjadi potensi unggulan yang perlu terus ditingkatkan untuk mendorong produktivitas dan perekonomian warga desa. Maulana Andika Prastya, anggota DPRD Pati dari Partai Gerindra, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membina masyarakat agar budidaya kelapa kopyor semakin maju. “Harus terus ada pembinaan, pendampingan supaya potensi kelapa kopyor di Pati ini semakin maju,” […]

  • DPRD Pati Sambut Gembira Inovasi Alat Mekanisasi Olah Tanah Pedot Oyot untuk Petani Tebu

    DPRD Pati Sambut Gembira Inovasi Alat Mekanisasi Olah Tanah Pedot Oyot untuk Petani Tebu

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Kamari, menyambut gembira peluncuran alat mekanisasi olah tanah pedot oyot, sebuah inovasi dari PG Trangkil. Alat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian tebu dan meningkatkan produktivitas. Kamari menekankan bahwa alat mekanisasi pedot oyot memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan cara tradisional. “Alat ini […]

  • Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Sungai yang jernih airnya Gus Muwafiq. Kiai nyentrik berambut gondrong asal Yogyakarta itu dalam suatu ceramahnya pernah mengisahkan bagaimana dakwah di Jawa itu tidak mudah. Mau bercerita tentang surga kepada orang Jawa tidak laku. Surga, itu dalam penggambaran Alquran sebagai tajri min tahtihal anhaar. Air mengalir seperti sungai. Orang Jawa ngomong, kata Gus Muwafik. Mencari […]

  • Persipa Pati Kembali Terpuruk, Takluk 2-0 dari Persekat Tegal

    Persipa Pati Kembali Terpuruk, Takluk 2-0 dari Persekat Tegal

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 322
    • 0Komentar

    OLAHRAGA- Persipa Pati kembali menelan kekalahan di lanjutan Liga 2 2024/2025. Kali ini, Laskar Saridin harus mengakui keunggulan tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 2-0 di Stadion Trisanja, Tegal, Rabu (20/9/2024) sore. Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Persipa Pati di awal musim yang belum pernah sekalipun meraih kemenangan. Dua gol Persekat Tegal tercipta di […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 463
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, terkait mutasi jabatan yang seringkali dilakukan secara mendadak menjadi fokus pembahasan dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada hari Kamis (21/8/2025). Rapat tersebut menghadirkan Plt Kepala BKPSDM, Yogo Wibowo, yang saat ini menjabat sebagai Camat Jakenan. Pansus Hak Angket yang bertujuan untuk menyelidiki potensi pemakzulan Bupati […]

expand_less