Breaking News
light_mode

DPUTR Pati: Sejumlah Proyek Strategis Masih Tahap Perencanaan, Tunggu Asistensi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 99.957

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati belum memulai pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur berskala besar yang telah dimasukkan dalam anggaran tahun 2026.

Hingga awal Juni, seluruh proyek tersebut masih berada dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap pekerjaan konstruksi di lapangan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan bahwa keterlambatan pelaksanaan proyek strategis ini disebabkan oleh proses asistensi dan koordinasi yang masih berlangsung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mengutamakan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara sebelum melangkah ke tahap pelaksanaan berikutnya.

“Proyek-proyek besar masih dalam proses perencanaan. Saat ini yang sudah berjalan di lapangan baru pekerjaan pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan DPUTR Pati, terdapat tiga kelompok proyek utama yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Kelompok pertama mencakup pembenahan empat pasar daerah dengan total alokasi dana mencapai sekitar Rp5 miliar.

Rinciannya meliputi perbaikan Pasar Puri senilai Rp1,59 miliar, Pasar Trangkil Rp1,34 miliar, Pasar Kayen Rp1,29 miliar, dan Pasar Porda Juwana sebesar Rp756 juta.

Kedua, dilakukan rehabilitasi gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Pekerjaan ini difokuskan pada perbaikan struktur atap yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan dan serangan rayap.

Sedangkan proyek ketiga adalah penataan lingkungan dan fasilitas di RSUD Kayen yang mendapatkan dana sebesar Rp1,7 miliar.

Anggaran tersebut direncanakan digunakan untuk membangun ruang hemodialisa atau layanan cuci darah, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah Pati bagian selatan.

Sementara itu, satu-satunya pekerjaan fisik yang sudah berjalan saat ini adalah pembongkaran trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.

Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp140 juta dan mulai dikerjakan sejak tanggal 18 Mei 2026. Pihak DPUTR menargetkan pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu pada 15 Agustus 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pati Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Satu Tersangka Diamankan

    Polresta Pati Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.605
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati resmi mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Lapangan Sukolilo, wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis, 12 September 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, sementara pengumuman pengungkapan kasus dilaksanakan di Aula SS Mapolresta Pati pada Kamis, 13 Agustus 2026 mulai pukul […]

  • Ketua Komisi A DPRD Pati : Kebijakan WFH Berpotensi Efisien, Tetapi Harus Dijaga dari Penyimpangan

    Ketua Komisi A DPRD Pati : Kebijakan WFH Berpotensi Efisien, Tetapi Harus Dijaga dari Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.834
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, menilai bahwa kebijakan Work From Home (WFH) memiliki potensi untuk mendukung efisiensi dalam pelaksanaan pekerjaan, asalkan diterapkan dengan cara yang tepat dan benar. ”WFH baik untuk efisiensi tetapi harus dipastikan benar-benar berjalan efektif dan tidak disalahgunakan,” ujar Narso. Dia mengingatkan akan potensi penyimpangan dalam penerapan kebijakan […]

  • IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati menyikapi kontroversi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250 persen yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati. Dalam pernyataan sikapnya, IKA PMII Pati mendesak transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam kebijakan tersebut. Setelah melakukan kajian awal yang melibatkan 32 anggotanya dari berbagai latar belakang, termasuk […]

  • DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menginisiasi program penghijauan di lahan-lahan kritis, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa langkah ini adalah wujud nyata komitmen dewan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mencegah bencana banjir. “Sebagai representasi rakyat, DPRD […]

  • Hidup Bukan Mampir Padu

    Hidup Bukan Mampir Padu

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Anis Sholeh Baasyin sedang menguraikan tema yang akan dibahas Padu atau adu mulut yang akhir-akhir ini nyaris membudaya di kalangan masyarakat kembali menjadi sentilan dalam gelaran Suluk Maleman yang digelar Sabtu (16/3) hingga Minggu (17/3/2019) dini hari kemarin. Bahkan peribahasa “hidup sekadar mampir minum” pun mulai berubah menjadi sekadar mampir padu. Plesetan itu lantaran sekarang […]

  • DPRD Pati Targetkan Raperda Perlindungan Petani Rampung Tahun 2025

    DPRD Pati Targetkan Raperda Perlindungan Petani Rampung Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan bahwa Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani ditargetkan selesai pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa peraturan ini sangat penting untuk melindungi kepentingan para petani di Pati. Raperda tersebut telah melalui tahap pembahasan di DPRD dan akan segera dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi untuk proses selanjutnya. Setelah mendapat persetujuan […]

expand_less