Remaja Putri Terlantar dari Lampung Ditemukan, Polsek Tambakromo Berikan Pertolongan
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 99.740

Naura Saputri, remaja asal Tulang Bawang Lampung yang tersesat selama tujuh hari di Pati, mendapatkan bantuan dan perlindungan dari Polsek Tambakromo.
PATI – Kepedulian dan tindakan cepat jajaran Polresta Pati kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan personel Polsek Tambakromo. Mereka menolong seorang remaja putri asal Lampung yang terlantar dan tersesat di wilayah Kabupaten Pati. Remaja tersebut bernama Naura Saputri (14), warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
Kejadian ini bermula pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, ketika sejumlah warga Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, melihat Naura berjalan sendirian di tepi jalan.
Melihat kondisi gadis itu yang tampak bingung dan gelisah, warga kemudian membawanya ke kantor Polsek Tambakromo untuk mendapatkan pertolongan dan perlindungan.
Setelah menerima laporan, petugas piket di SPKT bersama Bhabinkamtibmas segera melakukan pendataan dan pemeriksaan awal. Dari keterangan yang disampaikan, Naura mengaku berasal dari Lampung dan sudah berada di wilayah Pati selama sekitar tujuh hari dalam keadaan tersesat, tanpa tahu harus pergi ke mana.
Pihak kepolisian kemudian memberikan pendampingan, memeriksa kondisi kesehatannya, serta memenuhi kebutuhan pokoknya selama berada di kantor polisi.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tambakromo, AKP Mukhlison, menyatakan bahwa pihaknya segera bertindak setelah mendapat laporan dari warga. Ia menegaskan keselamatan dan perlindungan terhadap anak merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan yang menyangkut anak di bawah umur.
“Kami segera melakukan pendataan, memberikan perlindungan sementara, memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan, serta berupaya mencari solusi terbaik agar anak tersebut dapat kembali dengan aman ke keluarganya di Lampung. Kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah dilakukan koordinasi dan pendampingan, personel Polsek Tambakromo mengantar Naura ke terminal bus antarpulau dan memastikan ia naik ke kendaraan yang sesuai dengan tujuannya.
Petugas juga berkomunikasi dengan kru bus agar turut mengawasi perjalanan gadis itu hingga tiba dengan selamat di kampung halamannya.
“Kami ingin memastikan anak tersebut benar-benar berada dalam perjalanan yang aman menuju keluarganya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Semoga Naura dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga dan tidak mengalami kejadian serupa di kemudian hari,” pungkasnya.
Kisah Naura berakhir dengan penuh haru. Setelah tujuh hari tersesat dan terpisah jauh dari orang tuanya, ia akhirnya dapat melanjutkan perjalanan pulang berkat bantuan dan perhatian personel Polsek Tambakromo.
Tindakan cepat dan humanis yang dilakukan kepolisian ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, yang siap memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi siapa saja yang membutuhkan.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

