Breaking News
light_mode

Peringati Proklamasi Dongengkan Sejarah Perjuangan kepada Pelajar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 18 Agu 2018
  • visibility 218

 Salah satu sesepuh veteran di Kabupaten Pati Lilik Soekarno mendongengkan sejarah perjuangan tentara pelajar saat melawan Belanda.

 
PATI – Pekik merdeka mengiringi perjalanan ratusan
peserta kirab taptu di Kabupaten Pati Kamis (16/8/2018) malam lalu. Ratusan pelajar
serta ormas kepemudaan ini berjalan dari Pendapa Kabupaten Pati menuju Gedung
Juang 45.
Sesampainya di depan Gedung Juang
45, peserta kirab serta warga sekitar mendengarkan sejarah singkat mengenai
patriotisme pelajar Pati melawan pasukan Belanda, dalam rangka merebut serta
mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia.
Cerita sejarah itu didongengkan
sesepuh Veteran Pati Lilik Soekarno kepada peserta yang kebanyakan pelajar
serta pemuda tersebut, didampingi Bupati Haryanto serta jajaran Forkopimda.
”Dalam babak sejarah perjuangan
bangsa, Kabupaten Pati turut mewarnai dengan sejumlah kisah heroik. Terutama
para pelajar, yang dinamakan tentara pelajar waktu itu. Beberapa kali
pertempuran dengan Belanda sempat pecah di beberapa daerah di Pati. Seperti di
Kletek Pucakwangi, dan daerah lainnya. Bahkan dalam beberapa pertempuran
pelajar pemuda Pati ada yang gugur,” jelas Lilik bersemangat menceritakan
penggalan sejarah itu.
Buktinya, lanjut Lilik, ada di
komplek Hotel Pati. Di sana terdapat monumen perjuangan tentara pelajar. ”Ada
beberapa sahabat kami yang gugur. Makanya di monumen tersebut ditulis,
lanjutkan perjuangan kakak-kakakmu. Untuk itu generasi sekarang pun harus mau
melanjutkan perjuangan untuk bangsa ini,” imbuhnya
Sematkan Karangan Bunga
Setelah mendongenkan penggalan
sejarah perjuangan tersebut, rombongan kemudian masuk menuju komplek Hotel
Pati. Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan bersama Kapolres Pati AKBP Uri
Nartanti memimpin penyematan karangan bunga di monumen tersebut, dan memberikan
penghormatan.
Rombongan kemudian kembali ke
panggung di depan Gedung Juang 45, menyanyikan lagu Syukur, dan menyalakan api
semangat. Acara peringatan malam kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan
renungan di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma Desa Puri.
Bupati Haryanto mengungkapkan,
kegiatan tersebut dijadikan cara untuk mengenang perjuangan pahlawan. ”Supaya
generasi sekarang paham, dan tak terputus pengetahuannya. Apalagi Pati sendiri
juga ikut mewarnai perjuangan kemerdekaan. Ini tentu baik untuk pelajaran
generasi sekarang,” papar haryanto.
Hal yang sama diakui Dandim
0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan. Menurutnya, tradisi seperti ini sangat
baik dilakukan. ”Ini sangat bagus untuk menumbuhkan  jiwa-jiwa nasionalisme, patriotisme terutama
generasi penerus pelajar dan pemuda. Apalagi saat mendongengkan sejarah
perjuangan tadi, beliau (Red, Lilik Soekarno) meskipun sudah sepuh masih tetap
semangat, dengan suara lantang. Ini tentu akan menarik antusiasme para generasi
penerus untuk memupuk jiwa kecintaan terhadap bangsanya,” papar Dandim Arief. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pati mengadakan acara nonton bareng atau nobar film “Lafran” di Bioskop New Star Cineplex Ultima Pati pada Minggu (23/6/2024). Film tersebut mengisahkan tentang Lafran Pane, sosok pendiri HMI, dan perjuangan saat mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Kampus Sekolah Tinggi […]

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Laporan tersebut diterima dari orang tua siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang menyebutkan adanya pungutan tidak resmi di beberapa sekolah. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, membenarkan adanya laporan tersebut. “Ada surat […]

  • Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM 

    Djarum Foundation dan Masa Depan Gemilang Sepak Bola Putri Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM KUDUS – Djarum akhirnya turun tangan membantu kemajuan sepak bola tanah air. Perusahaan rokok kenamaan di Indonesia ini memilih membantu mengelola sepak bola putri. Komitmen memajukan sepak bola putri dimulai dengan pembangunan sebuah stadion megah di kawasan Desa Rendeng Kudus, berjarak 15 menit berkendara sepeda […]

  • Tim Persijap Jepara.

    Peluang Persijap Jepara Bertahan di Liga 2 Hanya 50 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Peluang Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 hanya 50 persen saja, butuh semangat dan kerja keras untuk menang.

  • Anggota DPRD Pati: Seleksi Perangkat Desa Harus Bebas dari Kecurangan

    Anggota DPRD Pati: Seleksi Perangkat Desa Harus Bebas dari Kecurangan

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, angkat bicara terkait polemik pembinaan disertasi Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang disebabkan pelanggaran akademik dan etik. Narso mengungkapkan kekhawatirannya terkait lembaga yang digunakan dalam proses tersebut, mengingat lembaga yang sama juga digunakan untuk tes perangkat desa di Kabupaten Pati pada tahun […]

  • Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Dewi Wulandari Alam tidak hanya dapat mengusir penat serta tempat lari dari kejenuhan rutinitas, apalagi hanya latar berswafoto. Alam lebih dari itu, alam dapat memberikan banyak sekali pelajaran. Hal itu yang diyakini Dewi Wulandari. Perempuan kelahiran Jambi, 10 Februari 2000 ini medapat banyak sekali pelajaran dari alam yang pernah ia jelajahi. ”Dari alam saya dapatkan […]

expand_less