Breaking News
light_mode

Efektif Pecah Pertahanan Lawan, Persijap Andalkan Skema Bola Mati  

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • visibility 4.039

JEPARA – Strategi bola mati atau set pieces tampaknya menjadi kunci utama yang terus diasah oleh pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, demi memecah kebuntuan lini serang dan mencetak gol. Hal ini terbukti efektif karena sejumlah gol penting tim Laskar Kalinyamat lahir dari situasi tersebut.

Seperti pada laga pekan ke-25 saat Persijap Jepara berhasil menahan imbang PSIM Jogja dengan skor 2-2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (11/3).

Gol penyama kedudukan yang dicetak Iker Guarrotxena pada menit ke-65, tercipta berkat skema bola mati yang matang. Iker dengan cerdik memanfaatkan eksekusi tendangan bebas yang dilaksanakan dengan dingin oleh Dicky Kurniawan.

Oleh karena itu, tendangan bebas menjadi salah satu senjata rahasia yang wajib dimaksimalkan. Hal ini menjadi solusi efektif ketika skema permainan terbuka sulit dijalanan, atau saat lawan memasang pertahanan yang sangat rapat di dalam kotak penalti.

Dicky Kurniawan merupakan salah satu pemain yang memiliki kualitas istimewa dalam mengeksekusi bola mati. Di putaran pertama musim ini, pemain jebolan Persebaya Junior ini bahkan berhasil mencetak gol langsung melalui tendangan bebas saat melawan Borneo FC.

Tidak hanya Dicky, lini depan Persijap juga memiliki opsi lain yang tak kalah mematikan. Striker asal Brazil, Carlos Franca, ternyata juga memiliki kemampuan hebat dalam mengeksekusi tendangan bebas langsung. Dari total tujuh gol yang telah dikantongi Carlos musim ini, salah satunya lahir murni dari skema tersebut.

Menyadari potensi besar ini, tim kepelatihan dinilai perlu memiliki program khusus untuk mengoptimalkan kemampuan para pemain, khususnya dalam memanfaatkan situasi bola mati sebagai jalan keluar saat peluang dari permainan terbuka tertutup rapat.

Hal ini tentu menjadi modal berharga menjelang pertemuan Persijap Jepara melawan Persik Kediri pada (6/4) mendatang dalam laga pekan ke-26 Super League. Tambahan poin sangat krusial bagi tim untuk semakin mengamankan posisi dan menjauh dari ancaman zona degradasi.

Pelatih Mario Lemos pun mengakui bahwa pihaknya memang sangat fokus mengasah kemampuan ini.

“Ya, kami sangat fokus pada set pieces. Kami banyak berlatih dan melakukan sesi analisis video. Semakin mendekati akhir liga, pertandingan akan semakin ketat, sehingga situasi bola mati bisa menjadi peluang besar untuk memenangkan laga,” tegas pelatih asal Portugal ini.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    Menyingkap Keteladanan Wirausaha dari Kiai Tionghoa

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KH Agus Sunyoto KUDUS – Diskusi bertajuk “Menggali Culture-Preneurship Kyai Telingsing: Inspirator Sunan Kudus,”digelar  Mubarok Food Delecia. Perusahaan jajanan jenang itu menggandeng Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kudus.  Sarasehan itu dilaksanakan untuk mendedahkan kembali kepada khayalak tentang keteladanan salah satu kyai yang masyhur di Kudus tersebut. Direktur Mubarok Food Delecia, Muhammad […]

  • Tingkatkan Kontrol Santri, Forum Ponpes Kajen Terapkan Jam Malam

    Tingkatkan Kontrol Santri, Forum Ponpes Kajen Terapkan Jam Malam

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Forum komunikasi pengasuh pondok pesantren (FKPP) menggelar diskusi dan rapat bersama menjelang tahun ajaran baru. Dalam kesempatan itupun mereka mengajak agar para santri dapat menguatkan semangat dalam mencari ilmu dan memperbaiki akhlak. Pertemuan yang dihadiri 45 pengasuh pondok pesantren se Kajen dan sekitarnya itu digelar di Aula MA Salafiyah Kajen Sabtu (14/6/2018) kemarin. […]

  • Sudah Ada Surat Edarannya, Masyarakat Masih Bertanya Masa Berlaku E-KTP

    Sudah Ada Surat Edarannya, Masyarakat Masih Bertanya Masa Berlaku E-KTP

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Sebagian masa berlaku KTP elektronik belum semua tertulis berlaku seumur hidup. Ada yang masih tertulis masa berlaku. Misalnya, berlaku hingga 1 Januari 2018. Hal ini masih memicu kebingungan masyarakat. Meskipun sudah diterbitkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Jumat (29/1/16) lalu. Dimana dalam surat edaran tersebut disebutkan dengan jelas, […]

  • Kasus Kekerasan Seksual di Pati: Ayah Kandung Setubuhi Anaknya Berkali-kali

    Kasus Kekerasan Seksual di Pati: Ayah Kandung Setubuhi Anaknya Berkali-kali

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati sedang memberikan dukungan psikologis kepada seorang remaja perempuan berusia 18 tahun yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya. Korban, yang berasal dari Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, telah mengalami pelecehan seksual oleh ayahnya sejak usia 17 tahun dan masih […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • DPRD Pati Mengkritik Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Masyarakat

    DPRD Pati Mengkritik Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin, menyoroti perilaku masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan. Politisi dari PDI Perjuangan ini menyatakan bahwa masalah sampah ini terjadi di seluruh kecamatan di Kabupaten Pati. “Rata-rata masyarakat mengabaikan kebersihan dengan membuang sampah di tepi jalan atau di sungai. Ini sudah menjadi kebiasaan buruk dan sering dianggap sepele,” […]

expand_less