Breaking News
light_mode

Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 101.522

PATI – Kopi tidak hanya menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Hal itu turut dirasakan Moh Fais Amin (32), pelaku usaha Kopi Theng yang memiliki kedai di Desa Langenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kedai tersebut tercantum di Google Maps dengan nama Kopi Muria Theng.

Fais telah menekuni dunia kopi selama sekitar lima tahun. Menurutnya, ketertarikannya terhadap kopi berawal dari kebutuhan konsumsi sekaligus daya tarik estetik yang dimiliki kopi.

Biji kopi yang digunakan Kopi Theng berasal dari kawasan lereng Gunung Muria, termasuk sejumlah wilayah di Jepara, Pati, dan Kudus. Beberapa di antaranya berasal dari Tempur dan Gunungwungkal.

Kopi Theng menyediakan jenis kopi robusta dengan karakter rasa yang lebih pekat. Fais yang juga sebagai seorang roaster menerapkan profil roasting medium to dark untuk menghasilkan cita rasa kopi yang lebih kuat.

“Kalau di Kopi Theng sendiri lebih pekat rasanya, dalam arti lebih terasa di kopinya karena kita mempunyai profil roasting medium to dark. Kebetulan saya roastery,” ujar Fais.

Menurutnya, perkembangan dunia kopi saat ini semakin menarik karena proses pengolahan dan penyeduhan telah mengalami banyak perubahan. Jika dahulu kopi lebih identik dengan seduhan sederhana, kini tersedia beragam metode, mulai dari V60 hingga espresso, yang masing-masing memiliki karakter tersendiri.

Selain metode penyeduhan, pilihan menu kopi juga semakin beragam. Kopi tubruk, americano, dan latte menjadi beberapa menu yang dapat dinikmati konsumen.

Fais mengaku mempelajari dunia kopi melalui berbagai cara. Selain belajar dari teman yang lebih dahulu berkecimpung di dunia kopi, ia juga belajar secara otodidak melalui tutorial dan banyak melakukan percobaan.

Proses pembelajaran tersebut dimulai dari produksi, kemudian berlanjut ke tahap roasting hingga pengolahan kopi. Pengalaman itu membuatnya semakin berani mengembangkan usaha dan memperdalam pengetahuan mengenai kopi.

Ke depan, Fais menilai prospek bisnis kopi masih sangat luas. Ia melihat semakin banyak masyarakat yang tertarik menikmati kopi dengan cita rasa dan karakter aslinya. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha kopi lokal untuk terus berkembang.

“Prospek ke depannya kopi ini bagus dan sangat luas. Memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita menjaga hidup sehat karena semakin banyak pula yang menikmati kopi dengan keasliannya,” katanya.

Meski demikian, pelaku usaha kopi juga menghadapi tantangan, salah satunya terkait fluktuasi harga bahan baku. Fais menyebut harga kopi robusta saat ini berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp65 ribu, meski harga tersebut dapat berubah dalam waktu relatif cepat.

Menurutnya, perbedaan harga juga dipengaruhi oleh petani, pengepul, hingga kondisi produksi di masing-masing wilayah. Di kawasan Pati, misalnya, harga kopi dapat mengalami perubahan hanya dalam hitungan pekan.

“Misalnya satu minggu ini harganya Rp60 ribu, minggu depan juga bisa Rp63 ribu atau Rp65 ribu. Siklus harganya cepat,” ujarnya.

Di tengah dinamika tersebut, Fais optimistis kopi lokal, khususnya dari kawasan lereng Muria, memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Dengan pengolahan yang semakin modern dan keberagaman metode penyeduhan, kopi tidak hanya menjadi minuman sehari-hari, tetapi juga bagian dari pengalaman dan gaya hidup masyarakat.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri acara Jateng Bersholawat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa malam (21/10), sebagai bagian dari peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri ribuan masyarakat dan diisi dengan sholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin), Hadroh Azzahir, dan K.H. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). Usai acara, […]

  • Penuhi Target Kemsos RI, Sebanyak 1.671 Keluarga Bakal Jadi KPM Baru di Kudus

    Penuhi Target Kemsos RI, Sebanyak 1.671 Keluarga Bakal Jadi KPM Baru di Kudus

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KUDUS – Sebanyak 1.671 keluarga bakal menjadi anggota baru Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Februari 2020. Hal ini menggenapi target 10 juta PKH. Semantara ini Kecamatan Kota Kudus menjadi yang pertama dalam pendistribusian kartu keluarga sejahtera (KKS-PKH). Pendistribusian tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Kota Kudus, Kamis (06/02/2020). Sebanyak 145 keluarga telah resmi menjadi KPM […]

  • Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    Modus Baru, Makam Cina Jadi Lahan Transaksi Sabu di Juwana

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Konferensi pers ungkap kasus narkotika oleh Polres Pati, Selasa (8/3/2022). Sepanjang tanggal 9 sampai 28 Februari Polres Pati berhasil mengungkap belasan kasus peredaran narkotika. Jumlah kasus yang berhasil diungkap ini menjadi yang tertinggi se Jawa Tengah. PATI – Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) Candi 2022, 9 hingga 28 Februari 2022 telah selesai. Satresnarkoba Polres Pati berhasil […]

  • Komisi D DPRD Pati : Pemerintah Harus Fokus Penguatan Pembinaan Atlet

    Komisi D DPRD Pati : Pemerintah Harus Fokus Penguatan Pembinaan Atlet

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.575
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan keyakinannya bahwa kontingen daerah ini mampu menembus peringkat tiga besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang akan datang. Harapan ini didasarkan pada capaian sebelumnya, di mana Pati berhasil menempati posisi keempat pada penyelenggaraan Porprov periode lalu. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

    Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.764
    • 0Komentar

    PATI – Keberhasilan dan cara kerja Siti Halimah di dunia hukum ternyata menarik perhatian salah satu pengacara paling ternama di Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Perempuan yang akrab disapa Mbak Kalim ini mengaku sering berpapasan dan berinteraksi dengan Hotman saat pengacara kondang itu menangani perkara di pengadilan Semarang. Dari pertemuan-pertemuan tersebut, Kalim akhirnya mendapatkan tawaran istimewa […]

  • Kolaborasi Lintas Sektor Didorong Komisi D DPRD Pati untuk Tekan HIV/AIDS

    Kolaborasi Lintas Sektor Didorong Komisi D DPRD Pati untuk Tekan HIV/AIDS

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.754
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati menegaskan bahwa penekanan angka penyebaran HIV/AIDS di daerah perlu didukung oleh kerja sama yang erat antar berbagai sektor. Teguh Bandang Waluyo, Ketua Komisi D, menyampaikan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara mandiri oleh satu lembaga saja, melainkan memerlukan kontribusi bersama dari berbagai komponen masyarakat dan instansi yang […]

expand_less