Breaking News
light_mode

Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 101.720

PATI – Kopi tidak hanya menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Hal itu turut dirasakan Moh Fais Amin (32), pelaku usaha Kopi Theng yang memiliki kedai di Desa Langenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kedai tersebut tercantum di Google Maps dengan nama Kopi Muria Theng.

Fais telah menekuni dunia kopi selama sekitar lima tahun. Menurutnya, ketertarikannya terhadap kopi berawal dari kebutuhan konsumsi sekaligus daya tarik estetik yang dimiliki kopi.

Biji kopi yang digunakan Kopi Theng berasal dari kawasan lereng Gunung Muria, termasuk sejumlah wilayah di Jepara, Pati, dan Kudus. Beberapa di antaranya berasal dari Tempur dan Gunungwungkal.

Kopi Theng menyediakan jenis kopi robusta dengan karakter rasa yang lebih pekat. Fais yang juga sebagai seorang roaster menerapkan profil roasting medium to dark untuk menghasilkan cita rasa kopi yang lebih kuat.

“Kalau di Kopi Theng sendiri lebih pekat rasanya, dalam arti lebih terasa di kopinya karena kita mempunyai profil roasting medium to dark. Kebetulan saya roastery,” ujar Fais.

Menurutnya, perkembangan dunia kopi saat ini semakin menarik karena proses pengolahan dan penyeduhan telah mengalami banyak perubahan. Jika dahulu kopi lebih identik dengan seduhan sederhana, kini tersedia beragam metode, mulai dari V60 hingga espresso, yang masing-masing memiliki karakter tersendiri.

Selain metode penyeduhan, pilihan menu kopi juga semakin beragam. Kopi tubruk, americano, dan latte menjadi beberapa menu yang dapat dinikmati konsumen.

Fais mengaku mempelajari dunia kopi melalui berbagai cara. Selain belajar dari teman yang lebih dahulu berkecimpung di dunia kopi, ia juga belajar secara otodidak melalui tutorial dan banyak melakukan percobaan.

Proses pembelajaran tersebut dimulai dari produksi, kemudian berlanjut ke tahap roasting hingga pengolahan kopi. Pengalaman itu membuatnya semakin berani mengembangkan usaha dan memperdalam pengetahuan mengenai kopi.

Ke depan, Fais menilai prospek bisnis kopi masih sangat luas. Ia melihat semakin banyak masyarakat yang tertarik menikmati kopi dengan cita rasa dan karakter aslinya. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha kopi lokal untuk terus berkembang.

“Prospek ke depannya kopi ini bagus dan sangat luas. Memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita menjaga hidup sehat karena semakin banyak pula yang menikmati kopi dengan keasliannya,” katanya.

Meski demikian, pelaku usaha kopi juga menghadapi tantangan, salah satunya terkait fluktuasi harga bahan baku. Fais menyebut harga kopi robusta saat ini berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp65 ribu, meski harga tersebut dapat berubah dalam waktu relatif cepat.

Menurutnya, perbedaan harga juga dipengaruhi oleh petani, pengepul, hingga kondisi produksi di masing-masing wilayah. Di kawasan Pati, misalnya, harga kopi dapat mengalami perubahan hanya dalam hitungan pekan.

“Misalnya satu minggu ini harganya Rp60 ribu, minggu depan juga bisa Rp63 ribu atau Rp65 ribu. Siklus harganya cepat,” ujarnya.

Di tengah dinamika tersebut, Fais optimistis kopi lokal, khususnya dari kawasan lereng Muria, memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Dengan pengolahan yang semakin modern dan keberagaman metode penyeduhan, kopi tidak hanya menjadi minuman sehari-hari, tetapi juga bagian dari pengalaman dan gaya hidup masyarakat.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Bangsa

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.640
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Ali Badrudin menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar dijadikan bacaan rutin dalam upacara atau kegiatan seremonial […]

  • Peduli Abrasi Ratusan Mangrove Ditanam

    Peduli Abrasi Ratusan Mangrove Ditanam

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Puluhan anggota Karang Taruna Desa Karanggondang bersama Tim KKN Universitas Diponegoro dan pelajar setempat menanam mangrove di Pantai Empu Rancak Jumat (2/2/18). Lingkar Muria, JEPARA – Pengikisan wilayah pesisir pantai atau yang dikenal dengan abrasi, tiap tahun memakan wilayah pesisir Karanggondang. Hal itu kemudian disikapi dengan melakukan aksi kepedulian lingkungan dengan menanam mangrove. Ketua Karang […]

  • Masjid Agung Pati Gelar Ngaji Budaya, Makin Meriah dengan Wayang dan Dagelan

    Masjid Agung Pati Gelar Ngaji Budaya, Makin Meriah dengan Wayang dan Dagelan

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BUDAYA – Kegiatan ngaji budaya digelar Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (28/3). Ngaji budaya ini bertajuk Ngaji Cangkrukan. Kegiatan ini bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an. Ngaji Cangkrukan di Masjid Agung Baitunnur Pati memadukan mengaji agama dan bershalawat dengan wayang, serta dagelan, dan kesenian lain. Acara tersebut dimeriahkan gamelan Kalimosodo, Ahbabul Musthofa Pucakwangi, OSBand Pelajar NU […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan pemberdayaan dan pembinaan bagi kaum disabilitas, khususnya mereka yang telah tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati. Muntamah, anggota DPRD Pati, menyatakan bahwa PPDI Kabupaten Pati merupakan pionir komunitas yang berhasil memberdayakan kaum berkebutuhan khusus. “Kami sangat […]

  • Maling Gondol Berkas Penting di Gedung DPRD Pati

    Maling Gondol Berkas Penting di Gedung DPRD Pati

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

      Suasana di TKP Gedung DPRD Pati Biasanya maling menggondol uang tunai atau barang elektronik berharga. Namun maling di DPRD Pati “cukup unik” karena yang hilang justru berkas-berkas penting seperti draf RAPBD 2023. PATI – Gedung DPRD Kabupaten Pati disatroni maling. Sejumlah dokumen-dokumen penting dilaporkan lenyap. Kamis (25/8/2022) siang, polisi melakukan olah TKP. Staf Perlengkapan […]

expand_less