Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 6 Des 2024
  • visibility 376

KUDUS – Warga Dukuh Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, melaksanakan Kirab Budaya Pager Mangkok untuk memperkenalkan kembali ajaran bersedekah dari Sunan Muria.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka Festival Pager Mangkok #4 yang digagas oleh Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan pada Jumat (6/12/2024).

Ritual dimulai dengan arak-arakan gunungan hasil bumi dari Panggung Ngepringan menuju Punden Depok. Prosesi ini diikuti oleh ibu-ibu yang membawa nasi tomplingan, barisan anak-anak, serta tokoh agama dan warga setempat. Arak-arakan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.

Setibanya di Punden Depok, rombongan disambut dengan lantunan shalawat terbang papat, dilanjutkan dengan ritual pager mangkok yang menjadi simbol ajaran bersedekah.

Usai prosesi utama, warga berbondong-bondong berebut hasil bumi dari gunungan yang diarak. Tak ketinggalan, sekitar 1.000 bungkus nasi tomplingan yang dibalut daun pisang turut dibagikan kepada peserta kirab.

Koordinator kirab, Ulul Azmi, menjelaskan bahwa Kirab Pager Mangkok ini telah memasuki tahun keempat. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai falsafah Sunan Muria, terutama ajaran “Pager Mangkok” dan “Tapangeli”.

“Pager Mangkok berasal dari pesan Sunan Muria yang berbunyi pagerono omahmu nganggo mangkok, artinya pagarilah rumahmu dengan bersedekah. Filosofi ini mengajarkan bahwa bersedekah lebih baik daripada mengutamakan simbol material seperti pagar tembok,” jelasnya.

Selain itu, falsafah Tapangeli yang berarti “mengarus tetapi tidak terbawa arus” juga disosialisasikan kepada masyarakat. Falsafah ini mengajarkan agar masyarakat tetap beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada prinsip dan tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

“Dua ajaran ini penting untuk diteruskan kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ungkap Ulul yang dikenal dengan nama panggung Citul.

Tahun ini, Festival Pager Mangkok mengusung tema “Labora(s)tories”. Melalui tema ini, Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan ingin menunjukkan bahwa budaya dan seni bisa menjadi wadah inklusif untuk semua kalangan, termasuk anak-anak muda.

“Semoga kegiatan semacam ini tetap tumbuh dan memunculkan generasi-generasi baru yang cinta akan seni dan budaya,” harapnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PATI – Mako Satpolairud Polresta Pati dipenuhi keceriaan pada Selasa (30/9/2025) saat menyambut 55 siswa SD Muhammadiyah Margomulyo, Kecamatan Tayu. Kedatangan rombongan sekolah dalam rangka kegiatan Outing Class ini menjadi momen edukasi yang menyenangkan bagi para siswa kelas 4 hingga kelas 6. Wakasat Polairud IPTU Tamyis membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sekolah memilih […]

  • Suka Rela Dengan Arisan Kurban

    Suka Rela Dengan Arisan Kurban

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Dokumen MA NU Raudlatus Sibyan Colo Lingkar Muria , Dawe – Berkurban bisa dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya arisan kurban, seperti yang dilakukan dewan guru MA NU Raudlatus Sibyan Colo Minggu (3/9/2017). Para guru mengadakan arisan kurban dengan asas suka rela dan semangat bergotong royong. Selain suka rela, kurban dengan model arisan ini dimaksudkan untuk memudahkan […]

  • Festival #SeAbadPram: Sebuah Perayaan untuk Sang Maestro Sastra Indonesia

    Festival #SeAbadPram: Sebuah Perayaan untuk Sang Maestro Sastra Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 455
    • 0Komentar

    , JAKARTA – Peringatan seabad kelahiran Pramoedya Ananta Toer, sastrawan Indonesia ternama, akan dirayakan dalam sebuah festival akbar bertajuk #SeAbadPram di Blora, Jawa Tengah, kota kelahiran sang maestro. Festival yang berlangsung selama tiga hari, 6-8 Februari 2025, ini merupakan inisiatif gerakan pekerja kreatif lintas generasi untuk menghidupkan dan menyebarluaskan pemikiran, semangat, dan nilai-nilai dalam karya-karya […]

  • Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya […]

  • Jepara United Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola di Kota Ukir

    Jepara United Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola di Kota Ukir

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 959
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kelahiran Jepara United yang dibidani Askab PSSI Jepara diharapkan akan menjadi wadah bagi pemain muda di Kabupaten Jepara. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Askab PSSI Jepara Abdul Aziz. Di samping untuk mengikuti kompetisi resmi, Azizi menyebut pendirian Jepara United juga bertujuan untuk mewadahi talenta-talenta sepak bola di Kota Ukir. Dirinya melihat geliat sepak […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Tambahagung dan Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 55 rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, dengan kategori kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat. Selain rumah warga, fasilitas umum di kedua desa tersebut juga mengalami kerusakan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

expand_less