Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Ubah Pola Pikir Masyarakat Terkait Cek Kesehatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 248

GROBOGAN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan pemerintah belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Hal ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat melakukan sosialisasi gerakan masyarakat dalam pelayanan kesehatan klinis di Gedung Kartika, Kecamatan Gubug, Kamis (7/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh warga dan tenaga kesehatan setempat, Edy Wuryanto menekankan pentingnya CKG sebagai instrumen pencegahan penyakit sejak dini.

“Partisipasi masyarakat dalam cek kesehatan masih rendah. Padahal program ini ditujukan agar penyakit bisa terdeteksi lebih awal dan dicegah sejak dini,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa ketakutan terhadap hasil pemeriksaan dan keengganan datang ke fasilitas kesehatan menjadi penyebab utama rendahnya partisipasi masyarakat.

“Banyak warga yang takut tahu penyakitnya, atau malas datang ke puskesmas. Padahal justru dengan tahu lebih awal, penyakit bisa ditangani sebelum parah,” katanya.

Ia menambahkan, pola pikir ini harus diubah agar masyarakat tidak mengabaikan pentingnya deteksi dini.

“Ketakutan tidak akan menyembuhkan, sebaliknya, justru bisa membuat kondisi kesehatan memburuk tanpa disadari,” tegasnya.

Edy juga menyoroti peran Puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer. Ia mendorong agar Puskesmas lebih proaktif dalam menjangkau masyarakat.

“Kami minta puskesmas lebih aktif, jemput bola. Datangi warga, edukasi, dan ajak periksa kesehatan. Pemerintah sudah sediakan semuanya secara gratis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa CKG tidak hanya penting untuk pencegahan penyakit tidak menular, tetapi juga untuk menanggulangi penyakit menular seperti TBC.

“Ini bukan hanya untuk kesehatan individu, tapi untuk keberlanjutan kesehatan masyarakat. Pemerintah sedang menargetkan eliminasi TBC 2030, dan CKG salah satu pintunya,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Edy mengajak seluruh masyarakat Grobogan untuk memanfaatkan layanan CKG yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan tunggu sakit baru datang ke puskesmas. Gunakan kesempatan cek kesehatan gratis ini selagi sehat. Ini adalah investasi paling penting dalam hidup kita,” tutupnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usaha Angkringan Bikin Makin Pengalaman

    Usaha Angkringan Bikin Makin Pengalaman

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sri Wahyuni Sudah dua tahunan ini, Sri Wahyuni bergelut dengan usaha jualan nasi kucing di angkringan miliknya sendiri. Tentu selain nasi kucing, juga banyak aneka makanan lain layaknya angkringan pada umumnya. Dari situ, ia sedikit-sedikit dapat membantu biaya kuliah, jajan, hingga membeli kosmetik sendiri. Perempuan kelahiran Pati 13 September 1994 ini menuturkan, tak canggung dengan […]

  • Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Sab, 11 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

      Kapolres Pemalang menunjukkan barang bukti Pria bejat di Pemalang ini akhirnya merasakan akibatnya karena telah mencabuli anak tirinya. Polres Pemalang berhasil meringkus pria berusia 45 tahun itu. Hukuman penjara 15 tahun bakal menantinya. PEMALANG – Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan JB (45) tersangka tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak tirinya ANH (12), […]

  • Melayani Pasien adalah Bentuk Pengabdian

    Melayani Pasien adalah Bentuk Pengabdian

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Bupati Kudus memberikan motivasi kepada pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi Bupati Kudus Hartopo meminta para pegawai di RSUD dr. Loekmono Hadi untuk melayani dengan sepenuh hati. Hal ini merupakan sebuah bentuk nyata pengabdian. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo memotivasi pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi untuk melayani dengan sepenuh hati. Kegiatan ini dilakukan dalam bincang bersama […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Pati Futsal League 2024

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Pati Futsal League 2024

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Pati Futsal League (PFL) 2024 sukses digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Pati. Turnamen yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, ini mempertandingkan dua kategori, yaitu tingkat SMP dan SMA sederajat. Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, memberikan dukungan penuh terhadap PFL 2024. […]

  • Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

    Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Rambu Dibenahi, Sebulan Disosialisasi Papan peringatan larangan melewati Jalan Juwana – Wedarijaksa untuk kendaraan berat seperti truk tronton di pertigaan Wedarijaksa. Lingkar Muria, PATI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati bergerak cepat guna membenahi rambu-rambu kelas jalan yang selama ini dilanggar truk besar seperti tronton. Hal ini diupayakan dengan sejumlah pembenahan rambu sejak Jumat (26/1) […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan pemberdayaan dan pembinaan bagi kaum disabilitas, khususnya mereka yang telah tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati. Muntamah, anggota DPRD Pati, menyatakan bahwa PPDI Kabupaten Pati merupakan pionir komunitas yang berhasil memberdayakan kaum berkebutuhan khusus. “Kami sangat […]

expand_less