Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Ubah Pola Pikir Masyarakat Terkait Cek Kesehatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 214

GROBOGAN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan pemerintah belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Hal ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat melakukan sosialisasi gerakan masyarakat dalam pelayanan kesehatan klinis di Gedung Kartika, Kecamatan Gubug, Kamis (7/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh warga dan tenaga kesehatan setempat, Edy Wuryanto menekankan pentingnya CKG sebagai instrumen pencegahan penyakit sejak dini.

“Partisipasi masyarakat dalam cek kesehatan masih rendah. Padahal program ini ditujukan agar penyakit bisa terdeteksi lebih awal dan dicegah sejak dini,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa ketakutan terhadap hasil pemeriksaan dan keengganan datang ke fasilitas kesehatan menjadi penyebab utama rendahnya partisipasi masyarakat.

“Banyak warga yang takut tahu penyakitnya, atau malas datang ke puskesmas. Padahal justru dengan tahu lebih awal, penyakit bisa ditangani sebelum parah,” katanya.

Ia menambahkan, pola pikir ini harus diubah agar masyarakat tidak mengabaikan pentingnya deteksi dini.

“Ketakutan tidak akan menyembuhkan, sebaliknya, justru bisa membuat kondisi kesehatan memburuk tanpa disadari,” tegasnya.

Edy juga menyoroti peran Puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer. Ia mendorong agar Puskesmas lebih proaktif dalam menjangkau masyarakat.

“Kami minta puskesmas lebih aktif, jemput bola. Datangi warga, edukasi, dan ajak periksa kesehatan. Pemerintah sudah sediakan semuanya secara gratis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa CKG tidak hanya penting untuk pencegahan penyakit tidak menular, tetapi juga untuk menanggulangi penyakit menular seperti TBC.

“Ini bukan hanya untuk kesehatan individu, tapi untuk keberlanjutan kesehatan masyarakat. Pemerintah sedang menargetkan eliminasi TBC 2030, dan CKG salah satu pintunya,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Edy mengajak seluruh masyarakat Grobogan untuk memanfaatkan layanan CKG yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan tunggu sakit baru datang ke puskesmas. Gunakan kesempatan cek kesehatan gratis ini selagi sehat. Ini adalah investasi paling penting dalam hidup kita,” tutupnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kulit jeruk pamelo  Di tangan orang kreatif, apapun bisa menjadi berharga. Seperti yang dilakukan para mahasiswa KKN di Desa Bageng ini misalnya. Limbah kulit jeruk pamelo diolahnya menjadi selai. Hasilnya, limbah yang sia-sia menjadi berguna. Asap dari dapur mengepul tebal. Matahari mulai beranjak naik. Sinarnya terik. Di dalam dapur, keriuhan anak-anak muda menambah kesibukan. Kholishotin […]

  • Nahkoda NU Kudus Masa Khidmat 2019-2024 Siap Realisasikan Rumah Sakit hingga Universitas NU

    Nahkoda NU Kudus Masa Khidmat 2019-2024 Siap Realisasikan Rumah Sakit hingga Universitas NU

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Asyrofi Masyitho sebagai Ketua Tanfidziyah, dan KH. Muhamad Ulil Albab Arwani sebagai Rais Syuriah Masa Khidmat 2019-2024 (SN) KUDUS – Gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kudus telah berakhir pada Minggu (3/3/2019) di SMK NU Ma’arif Kudus. Terpilihnya Asyrofi Masyitho sebagai Ketua Tanfidziyah, dan KH. Muhamad Ulil Albab Arwani sebagai Rais Syuriah menjadi penutup agenda reorganisasi […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong pengembangan sektor pertanian tembakau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menilai tembakau memiliki nilai ekonomi tinggi dengan harga pasar yang stabil. Ia menyebut tembakau sebagai sumber penghidupan utama bagi masyarakat di Kecamatan Mojoagung dan Pucakwangi. “Tembakau merupakan komoditas pertanian yang masih […]

  • Tiga Putra Daerah Merapat

    Tiga Putra Daerah Merapat

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Para pesepakbola Pati yang sebelumnya berkarir di luar daerah mulai mengikuti latihan pembentukan tim Persipa sore kemarin di Stadion Joyokusumo. Mereka bergabung dengan pemain hasil seleksi pekan lalu. Mereka adalah Ragil Putut Widodo eks Persijap Jepara yang berposisi sebagai pemain depan, Joko Purwanto eks Persikaba Blora pemain tengah, dan Dwi Cahyono […]

  • PWI Pati Gelar Motion Infographic Contest Berhadiah Jutaan Rupiah

    PWI Pati Gelar Motion Infographic Contest Berhadiah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

      PATI – Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati menggelar sejumlah agenda. Diantaranya Motion Infographic Contest (MIC) untuk umum, orientasi kewartawan, serta virtual expo. Khusus untuk lomba Motion Infographic Contest,  panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah. “Periode lombanya mulai hari ini, 10 Maret -23 maret 2021. Objeknya bisa berupa […]

  • Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman, (17/9/2022) Bukan seberapa banyak jumlah tentara atau canggihnya alutsista. Namun kedaulatan pangan dan kesadaran budayalah yang menjadi sumber utama kekuatan bangsa.  Masalah kebangsaan kembali dibahas dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam forum ngaji budaya itu dibahas tentang pentingnya posisi kedaulatan pangan serta kesadaran budaya sebagai sumber utama […]

expand_less