Breaking News
light_mode

Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 99.742

PATI – Keberhasilan dan cara kerja Siti Halimah di dunia hukum ternyata menarik perhatian salah satu pengacara paling ternama di Indonesia, Hotman Paris Hutapea.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Kalim ini mengaku sering berpapasan dan berinteraksi dengan Hotman saat pengacara kondang itu menangani perkara di pengadilan Semarang.

Dari pertemuan-pertemuan tersebut, Kalim akhirnya mendapatkan tawaran istimewa dan kesempatan emas untuk bergabung dengan kantor hukum milik Hotman Paris yang berpusat di Jakarta.

Meski peluang itu terbuka lebar, perempuan kelahiran Pati, 10 Juli 1995 ini memilih untuk tidak langsung terbang ke ibu kota.

Ia memutuskan untuk tetap berkiprah di daerah dengan tujuan mematangkan berbagai keahlian hukumnya, mulai dari penyusunan dokumen, seni negosiasi, hingga kemampuan analisis dan penalaran hukum secara mendalam.

Keputusan berani menolak tawaran besar ini tidak terlepas dari mentalitas baja yang telah terbentuk sejak ia melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

Kalim tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh. Ia kehilangan sosok ayah saat baru berusia satu bulan, dan kemudian dibesarkan sepenuhnya oleh ibu tunggal di tengah keterbatasan ekonomi.

Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangatnya; ia justru berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan berkat tekad kuat menempuh pendidikan dan kerja keras tanpa henti.

Sejak masih kecil, Kalim selalu berusaha masuk ke sekolah-sekolah unggulan, baik yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) maupun Sekolah Standar Nasional (SSN), dengan mengandalkan beasiswa. Jejak pendidikannya tercatat di SD Negeri Kajen, SMP Negeri 1 Margoyoso, hingga akhirnya lulus dari SMA Negeri 2 Pati pada tahun 2014.

Untuk membiayai kuliahnya sendiri, Kalim merantau ke Semarang dan bekerja keras melakukan berbagai pekerjaan berat. Ia pernah menjadi buruh pabrik di Demak dan Semarang, serta bekerja sebagai pramuniaga di Alfamart selama satu setengah tahun.

Perjalanan menempuh S1 Ilmu Hukum di Universitas Semarang (USM) pun tidak mudah. Ia sering kali harus mengambil cuti kuliah karena terkendala biaya dan harus membagi waktu dengan pekerjaan.

Di tengah keterbatasan itu, jiwa wirausahanya justru tumbuh. Saat berusia 23 tahun, Kalim sukses membuka usaha kuliner ayam geprek dan tahu mercon yang berkembang hingga memiliki dua cabang.

Bisnis tahu mercon yang ia rintis sejak tahun 2018 terbukti tangguh dan masih berjalan hingga tahun 2026 ini. Selain itu, ia juga mengelola usaha jasa dekorasi balon dan buket bunga.

Setelah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum pada tahun 2023, aktivitas Kalim semakin luas. Ia melanjutkan pendidikan profesi advokat sekaligus terjun ke dunia politik praktis sebagai sarana memperluas jaringan dan relasi.

Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Daerah Pemilihan 3 Kota Semarang, aktif di kepengurusan DPD Hanura Jawa Tengah, dan kini menjabat sebagai Staf Khusus Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kota Semarang, yang berfokus pada pendampingan dan advokasi hukum bagi kaum perempuan.

Dedikasinya di bidang hukum diuji saat ia menjalani masa magang selama dua tahun tanpa menerima bayaran, di bawah bimbingan advokat senior. Pengorbanan itu berbuah manis saat ia resmi disumpah menjadi advokat pada tahun 2025, di bawah naungan Peradi Bersatu Jawa Tengah.

Saat ini, sambil menempuh pendidikan Magister (S2) Hukum, Kalim tetap aktif berpraktik di Kantor Hukum Semarang serta Koperasi Kota Semarang (KKBH) guna terus mengasah kemampuan profesionalnya.

Terinspirasi oleh semangat pantang menyerah yang dikenal sebagai mentalitas “Korea” ala Bambang Pacul, pengacara muda ini kini menyiapkan langkah yang jauh lebih besar. Ia sedang menyiapkan diri untuk mengikuti seleksi jabatan hakim, sebuah cita-cita tinggi yang ingin ia wujudkan di masa depan.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Penanggulangan HIV/AIDS

    Dewan Pati Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Penanggulangan HIV/AIDS

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sriwahyuningati, menyerukan kepada masyarakat untuk terbuka jika merasakan gejala yang mungkin mengarah ke HIV/AIDS. Ia menekankan pentingnya keterbukaan untuk mencegah kasus HIV/AIDS menjadi fenomena gunung es. “Masyarakat tidak perlu ragu, pemerintah memiliki Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan berbagai organisasi yang siap memberikan pendampingan kepada penyintas HIV/AIDS,” […]

  • Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 368
    • 0Komentar

      Instagram senisamar Menyebut Muria, tidak bisa sertamerta, sebuah wilayah secara geografis. Juga administratif. Muria, adalah Alam dan Manusia. Yang didalamnya terdapat aneka ragam peradaban. Namun jika merujuk pada Geografi dan Administrasi, Muria berada di tengah Segitiga Hijau, yaitu Kota Pati, Jepara dan Kudus. Ketiga kota tersebut dalam wilayah Jawa Tengah – Indonesia. Artsotika Muria, […]

  • Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mendorong Kabupaten Pati untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada penurunan APBN. Menurut Firman, ketergantungan pada APBN saja tidak cukup untuk membangun Pati yang lebih maju di berbagai bidang. “Untuk membangun Pati yang lebih baik dan maju, kita […]

  • Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    Temuan Pelapis Lambung Kapal Diminati Perusahaan, Sayang Masih Banyak Kendala

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Agung Kusuma Jaya diarak keliling Kecamatan Kayen usai pulang dari Brazil dan menggondol prestasi sebagai juara 3 di ajang olimpiade sains terapan PATI – Prestasi Agung Kusuma Jaya, siswa SMA PGRI Kayen-Pati tak berhenti hanya di ajang olimpiade sains terapan saja di Brazil baru-baru ini. Namun, penemuan pelapis lambung kapal berbahan abu sekam padi ini […]

  • Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JEPARA – Bayu Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu. Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik. Dalam gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima busana carnival bertemakan nusantara. Kostum […]

  • Gagal Beraksi Satu Pelaku Curanmor di Tambakromo Diamankan

    Gagal Beraksi Satu Pelaku Curanmor di Tambakromo Diamankan

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DITAHAN : Pelaku pencurian sepeda motor diamankan polisi usai aksinya kepergok di pinggir jalan persawaan Jalan  Sungsang  turut Desa Karangawen Kecamatan  Tambakromo  Senin (27/11) petang lalu Lingkar Muria, PATI – Seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil diamankan kepolisian. Hal ini terjadi usai aksi pelaku curanmor yang bernama Suprapto, 50, diketahui warga. Tersangka yang tinggal […]

expand_less