Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 99.077

Insya Lailatul Qodriyah, siswi MA Darun Najah Ngemplak Kidul, berhasil meraih juara dalam ajang lomba konten video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan oleh Polresta Pati.
PATI – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar dari MA Darun Najah Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dalam ajang lomba konten video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan oleh Polresta Pati.
Insya Lailatul Qodriyah, siswi sekolah tersebut, berhasil meraih posisi teratas setelah karya kreatif yang ia buat dinilai istimewa dan mendapat apresiasi tinggi dari seluruh dewan juri.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda di Kabupaten Pati mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital yang kian pesat.
Mereka tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menggunakannya untuk menciptakan karya yang tidak hanya kreatif dan inovatif, namun juga memiliki nilai edukasi yang baik.
Ajang ini pun menjadi wadah penting bagi para pelajar untuk menampilkan bakat serta kemampuan mereka di tengah gencarnya pengembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini.
Insya Lailatul Qodriyah mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil ia raih. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polresta Pati yang telah membuka ruang seluas-luasnya bagi para pelajar untuk menyalurkan ide dan kreativitas, sekaligus belajar memanfaatkan teknologi ke arah yang positif.
“Terima kasih kepada Polresta Pati karena telah memberi wadah bagi kami para pelajar untuk selalu berkarya dan memanfaatkan teknologi pada saat ini. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh rekan pelajar agar senantiasa menggunakan teknologi dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab, serta menjauhi penyalahgunaan untuk hal-hal yang berdampak buruk.
Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana pendukung untuk belajar, berkarya, serta membuka berbagai peluang positif di masa depan.
“Jangan menggunakan teknologi untuk hal-hal negatif seperti judi online, pinjaman online dan lainnya. Kita harus menggunakan teknologi dalam hal yang positif, karena kalau dimanfaatkan dengan baik, teknologi akan sangat menguntungkan,” tambahnya.
Selain Insya yang meraih juara pertama pada kategori Video AI, pemenang lainnya adalah Vemaz Candra Algadinata dari SMA Negeri 1 Kayen di posisi kedua, dan Shafa Wilda Safira dari SMA Negeri 1 Pati sebagai juara ketiga.
Sementara itu, untuk kategori Flyer Digital AI, juara pertama diraih oleh Marsa Husniyah Imamah dari MA Mattholi’ul Huda Pucakwangi, disusul Arrafi Dwi Saputro dari MA Al Hikmah di urutan kedua, serta Abie Dhamar Sasongko dari SMK Tunas Harapan Pati sebagai juara ketiga.
Karya-karya unggulan dari para pemenang lomba ini dapat disaksikan secara lengkap melalui akun Instagram resmi @polresta_pati.
Di tempat terpisah, Kepala MA Darun Najah Ngemplak Kidul Margoyoso, Wagio, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Polresta Pati.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan emas bagi para pelajar untuk mengembangkan wawasan dan keterampilan di bidang digital melalui sarana yang edukatif sekaligus kompetitif. Keberhasilan Insya pun disebutnya sebagai kebanggaan tersendiri bagi sekolah.
“Ini merupakan bentuk ekspresi sekaligus prestasi anak didik kami. Alhamdulillah, Insya bisa meraih juara satu dalam lomba konten AI. Kami sangat berterima kasih kepada Polresta Pati yang telah memberikan kesempatan bagi pelajar untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan wawasan di bidang teknologi,” ungkapnya.
Wagio juga menekankan bahwa di tengah pesatnya arus kemajuan teknologi, generasi muda perlu dibimbing agar mampu memanfaatkan dunia digital untuk hal-hal yang bersifat membangun dan mendidik.
Ia mengingatkan bahwa ancaman penyalahgunaan teknologi, seperti praktik judi online, kini sudah mulai menjangkau kalangan pelajar.
Oleh karena itu, kegiatan positif seperti lomba pembuatan konten AI ini dinilainya sebagai langkah strategis untuk memperkuat literasi digital, sekaligus membentuk karakter generasi muda agar semakin kreatif dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

