DPRD Pati Soroti Rendahnya Kehadiran Kades dan Camat saat Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 99.090

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto
PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk pembangunan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan.
Acara yang bertempat di aula kantor DPUTR Pati ini ditujukan khusus bagi para kepala desa yang tercatat sebagai penerima bantuan, guna memberikan panduan mengenai tata cara dan aturan penggunaan dana tersebut sesuai peraturan yang berlaku.
Namun, pelaksanaan kegiatan ini dinilai belum berjalan dengan maksimal. Pasalnya, meski dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB pada (18/5), acara baru dapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.
Keterlambatan waktu pelaksanaan tersebut ternyata berdampak pada kehadiran peserta. Sejumlah kepala desa memutuskan untuk meninggalkan lokasi karena tidak dapat menunggu terlalu lama, mengingat mereka memiliki jadwal tugas lain di desa masing-masing.
“Sesuai undangan jam 8 pagi, tapi acara dimulai jam 11 lebih, jadi banyak kades yang datang absen lalu pulang,” ujar salah satu kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dari total hampir 200 kepala desa yang seharusnya hadir, tercatat hanya kurang dari 150 orang yang bertahan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran para camat pun dinilai jauh dari harapan, karena hanya sekitar tujuh camat yang terlihat hadir di tempat.
Tak hanya itu, kehadiran instansi terkait pun dinilai belum lengkap. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati diketahui tidak mengirimkan perwakilan, padahal instansi ini memegang peran penting dalam pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, serta Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengaku sangat menyayangkan rendahnya antusiasme dan kehadiran peserta dalam sosialisasi ini. Ia menegaskan, agenda ini sangat strategis dan seharusnya menjadi prioritas utama bagi para kepala desa maupun camat.
“Ini kenapa banyak kursi kosong, banyak kades tidak hadir, camat juga sekitar tujuh orang yang hadir, dari dinas juga tidak hadir, padahal ini kegiatan penting,” ujarnya.
Joni menambahkan, program bantuan keuangan ini menjangkau seluruh 21 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pati. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus cerminan komitmen tinggi bagi para perangkat pemerintahan di tingkat bawah dalam mendukung pembangunan desa.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

