Breaking News
light_mode

Ketua Komisi C DPRD Pati Hadiri Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa: Pembangunan Jalan Wajib Gunakan Hotmix atau Beton

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 99.127

PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengadakan sosialisasi terkait penyaluran Bantuan Keuangan (Bankeu) guna pembangunan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan untuk tahun anggaran 2026. Acara tersebut berlangsung di ruang aula kantor DPUTR Kabupaten Pati.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, para pejabat kecamatan, serta para kepala desa yang menjadi penerima bantuan keuangan tersebut.

Pertemuan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan menyeluruh mengenai tata cara pencairan dana infrastruktur desa, mulai dari jenis proyek berskala besar hingga mekanisme pelaksanaannya.

Salah satu hal yang menjadi sorotan utama pada tahun 2026 ini adalah perubahan sistem penunjukan langsung yang kini diubah menjadi sistem mini kompetisi.

Perubahan ini diterapkan demi meningkatkan aspek transparansi serta memberikan ruang persaingan yang lebih sehat dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menegaskan bahwa seluruh persiapan yang dibahas dalam sosialisasi ini harus segera ditindaklanjuti. Hal ini penting agar pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan tidak mengalami penundaan jadwal.

“Kegiatan ini harus sudah mulai bergerak, karena kalau tidak bulan ini maka pekerjaan bisa terlambat sehingga kita hitung sudah cukup waktunya,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa dalam prosesnya, pencairan anggaran bantuan keuangan tersebut sempat mengalami keterlambatan. Namun, hal itu menurutnya merupakan dampak dari adanya tahapan pengawasan ketat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga pengawas independen guna menjamin seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Sebagai pelaksana tugas Plt Bupati, DPRD dan dinas terkait pastinya menunggu eksistensi dari KPK, pemeriksaan BPK maupun dari kejaksaan,” katanya.

Menurut Joni, keterlibatan lembaga pengawas eksternal tersebut sangat berpengaruh terhadap jadwal pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati. Meskipun memakan waktu lebih lama, pengawasan ini dinilai sangat krusial untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Selain mekanisme penyaluran, Joni juga menyoroti adanya pembaruan standar teknis dalam pembangunan jalan di wilayah desa. Jika pada masa lalu masih sering dijumpai penggunaan metode aspal goreng, maka mulai sekarang seluruh pekerjaan konstruksi jalan diarahkan menggunakan material berstandar lebih tinggi, yakni jenis hotmix atau cor beton. Tujuannya agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang jauh lebih baik dan daya tahan yang lebih lama.

“Kita contohkan, untuk pembangunan di desa sekarang tidak bisa aspal goreng, harus hotmix atau cor. Kalau itu dipikirkan semua maka volumenya juga harus turun dan berubah,” jelasnya.

Joni menambahkan bahwa perubahan sistem serta standar teknis ini tentu memerlukan penyesuaian, terutama dalam hal penyusunan rencana volume pekerjaan dan perhitungan anggaran biaya. Meski begitu, pihak DPRD Kabupaten Pati sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut demi peningkatan mutu pembangunan di tingkat desa.

Melalui perubahan mekanisme penyaluran bantuan dan peningkatan standar teknis ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap seluruh pembangunan sarana dan prasarana desa pada tahun 2026 dapat terlaksana dengan prinsip transparan, berkuaitas tinggi, serta tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Pati, H. Sudewo, ST., MT., dari Kepala BPK Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Rahmatullah, di Auditorium BPK Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis […]

  • Bupati Pati Hadiri Rapat Pansus DPRD, Tegaskan Keterbukaan dan Penghormata 

    Bupati Pati Hadiri Rapat Pansus DPRD, Tegaskan Keterbukaan dan Penghormata 

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, memenuhi undangan rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati yang membahas kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Rapat penting ini berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPRD Kabupaten Pati, menandai sebuah babak baru dalam sinergi antara eksekutif dan legislatif di daerah tersebut. Dalam forum tersebut, Bupati Sudewo dengan […]

  • Ubah Pola Pikir Masyarakat, Edy Wuryanto Fokus pada Deteksi Dini Penyakit di Grobogan

    Ubah Pola Pikir Masyarakat, Edy Wuryanto Fokus pada Deteksi Dini Penyakit di Grobogan

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 998
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan bahwa upaya mengubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit menjadi fokus utama dalam sosialisasi program pembangunan kesehatan di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi, Sabtu (29/11/2025). Bersama Kementerian Kesehatan, Edy menekankan bahwa layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bukan sekadar program, tetapi sarana untuk membangun budaya […]

  • Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara 2025/2026, Laga Perdana Hadapi Dejan FC di Magelang

    Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara 2025/2026, Laga Perdana Hadapi Dejan FC di Magelang

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati siap mengarungi kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026. Persipa Pati tergabung di Grup A, dengan pertandingan yang akan berlangsung tersentral di Magelang. Laga perdana akan dimainkan pada 29 November 2025, di mana Persipa akan menghadapi Dejan FC di Stadion Moch Soebroto pada pukul 15.00 WIB. CEO Persipa Pati, Rafi Arifin, menyatakan bahwa […]

  • DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

      Peneliti melihat situs watu payon di wilayah Pegunungan Muria Pati Kesadaran akan pentingnya kehadiran museum semakin meluas. Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB mendorong dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati untuk mendirikan museum guna menyimpan temuan bersejarah. PATI – Keberadaan museum di Kota Pati  menjadi atensi Komisi D DPRD Pati. […]

expand_less