Breaking News
light_mode

Pantai Banyutowo Bersolek, Angka Wisatawan Dikerek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
  • visibility 324

Salah seorang pengunjung sedang bersantai di pinggir Pantai Idola Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti. Di sampingnya berdiri gardu pandang.
PATI – Pantai di Desa Banyutowo yang dinamakan
Pantai Idola makin hari makin bersolek saja. Berbagai fasilitas pun mulai
serius digarap pengelola. Tak heran, pantai yang dulunya kotor dan tak terawat
ini, kini tiap harinya ramai dikunjungi wisatawan.
Berbagai fasilitas penunjang itu mulai dari restoran
di tengah tambak, bebek-bebekan, gardu pandang, hutan mangrove, dan masih
banyak lagi.
Keberhasilan menyulap Pantai idola tak
luput dari perjuangan warga sekitar.
Mereka adalah warga dari Desa
Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti

sendiri
, yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata
(Pokdarwis) Putra Bahari yakni, Yoyon, Harto, dan Sunardi. Mereka mampu
menyulap pantai yang dulunya tak terawat menjadi pantai yang indah yang kini
diberi nama Pantai Idola.
Pengelola Pantai
Idola, Sunardi mengungkapkan, dulu pantai ini sangat kotor dan tidak tertata.
Sebagiannya juga hanya tambak-tambak ikan milik warga. Kemudian ditata, dan
syukur sekarang sudah bisa bagus seperti ini walaupun masih belum sempurna.
“Dulu kita
bertiga, yakni saya mas Yoyon dan mas Harto kerja dari pagi sampek sore untuk
menata pantai ini. Bahkan banyak yang mencomooh, tapi kita tetap yakin pantai
ini bisa dikelola menjadi objek wisata yang bagus,” ungkap Sunardi yang juga
wakil ketua Pokdarwis Pati saat ditemui kemarin.
Jalin Kerjasama dengan Desa
Dirinya
menjelaskan, dalam menjadikan Pantai Idola menjadi bagus. Pihaknya lalu
bekerjasama dengan pihak Desa dan Bumdes, selain itu warga, pemilik tambak, dan
nelayan juga mereka rangkul untuk sama-sama membesarkan Pantai tersebut.
“Pengelolaan ini
juga lewat Bumdes, pemilik tambak juga kita ajak kerjasama, pokoknya kita ajak
kerjasama semua. Karna nanti hasilnya juga untuk kesejahteraan masyarakat sini
juga,” jelasnya.
 “Kedepan akan kita tata lagi,
fasilitasnya juga akan terus kita tambah. Sehingga pengunjung bisa terus
bertambah. Sekarang ini saja setiap hari rata-rata pengunjung bisa mencapai
1000 an,” pungkasnya.
Diketahui, meski
baru dibuka pada maret lalu. Pantai Idola yang berada di Desa Banyutowo kini
mulai ramai oleh pengunjung. Untuk berlibur kesana, pengunjung hanya dibebani
biaya parkir motor 2 ribu rupiah, dan untuk mobil 10 ribu rupiah
. (mil)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga derbi sarat gengsi klub elit sepakbola Jawa Tengah bakal tersaji di babak 64 besar Piala Indonesia. Persijap Jepara yang menempati zona 4 bakal bertemu dengan Mahesa Jenar PSIS Semarang. Kepastian itu didapat setelah PSSI mengumumkan secara resmi hasil undian babak 64 besar Sabtu (10/11/2018). Namun sayang, derbi yang sarat gengsi tersebut kini […]

  • Ketua Sementara DPRD Pati Ingatkan Warga Tak Kepincut Calo CPNS

    Ketua Sementara DPRD Pati Ingatkan Warga Tak Kepincut Calo CPNS

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kabupaten Pati telah resmi ditutup. Tercatat 71 formasi tersedia, dengan 50 formasi untuk tenaga teknis dan 21 formasi untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter. Menanggapi animo masyarakat yang tinggi terhadap seleksi CPNS, Ali Badrudin, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur dengan […]

  • Jateng Fair 2026, Wadah Perluas Pasar dan Kenalkan Potensi Asli Pati

    Jateng Fair 2026, Wadah Perluas Pasar dan Kenalkan Potensi Asli Pati

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.720
    • 0Komentar

    PATI – Beragam produk unggulan Kabupaten Pati kembali tampil dan dipromosikan ke khalayak luas dalam ajang Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang. Pelaksana Tugas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, pada Jumat (3/7) berkesempatan meninjau langsung stan pameran Kabupaten Pati. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran UMKM […]

  • DPRD Pati Nilai Sumur Bor Pangdam IV/Diponegoro Jadi Solusi Kekeringan Warga Tanjungsekar

    DPRD Pati Nilai Sumur Bor Pangdam IV/Diponegoro Jadi Solusi Kekeringan Warga Tanjungsekar

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.109
    • 0Komentar

    PATI – Bantuan sumur bor dari Pangdam IV/Diponegoro memberikan kemudahan bagi masyarakat Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Fasilitas tersebut menjadi salah satu solusi bagi warga yang kerap mengalami kesulitan air ketika memasuki musim kemarau. Anggota Komisi C DPRD Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menyambut baik pembangunan sumur bor tersebut. Ia […]

  • Dewan Pati Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Penanggulangan HIV/AIDS

    Dewan Pati Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Penanggulangan HIV/AIDS

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sriwahyuningati, menyerukan kepada masyarakat untuk terbuka jika merasakan gejala yang mungkin mengarah ke HIV/AIDS. Ia menekankan pentingnya keterbukaan untuk mencegah kasus HIV/AIDS menjadi fenomena gunung es. “Masyarakat tidak perlu ragu, pemerintah memiliki Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan berbagai organisasi yang siap memberikan pendampingan kepada penyintas HIV/AIDS,” […]

  • Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    SIMBOLIS : Bupati Haryanto dan anggota komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan kemarin Lingkar Muria, PATI – Selama ini di Kabupaten Pati nilai ekonomi pertanian masih dikuasai kalangan tengkulak. Hal ini disebabkan ketidakmampuan petani, sebab masih banyak yang masih bertani dengan cara […]

expand_less