Breaking News
light_mode

Pantai Banyutowo Bersolek, Angka Wisatawan Dikerek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
  • visibility 43

Salah seorang pengunjung sedang bersantai di pinggir Pantai Idola Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti. Di sampingnya berdiri gardu pandang.
PATI – Pantai di Desa Banyutowo yang dinamakan
Pantai Idola makin hari makin bersolek saja. Berbagai fasilitas pun mulai
serius digarap pengelola. Tak heran, pantai yang dulunya kotor dan tak terawat
ini, kini tiap harinya ramai dikunjungi wisatawan.
Berbagai fasilitas penunjang itu mulai dari restoran
di tengah tambak, bebek-bebekan, gardu pandang, hutan mangrove, dan masih
banyak lagi.
Keberhasilan menyulap Pantai idola tak
luput dari perjuangan warga sekitar.
Mereka adalah warga dari Desa
Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti

sendiri
, yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata
(Pokdarwis) Putra Bahari yakni, Yoyon, Harto, dan Sunardi. Mereka mampu
menyulap pantai yang dulunya tak terawat menjadi pantai yang indah yang kini
diberi nama Pantai Idola.
Pengelola Pantai
Idola, Sunardi mengungkapkan, dulu pantai ini sangat kotor dan tidak tertata.
Sebagiannya juga hanya tambak-tambak ikan milik warga. Kemudian ditata, dan
syukur sekarang sudah bisa bagus seperti ini walaupun masih belum sempurna.
“Dulu kita
bertiga, yakni saya mas Yoyon dan mas Harto kerja dari pagi sampek sore untuk
menata pantai ini. Bahkan banyak yang mencomooh, tapi kita tetap yakin pantai
ini bisa dikelola menjadi objek wisata yang bagus,” ungkap Sunardi yang juga
wakil ketua Pokdarwis Pati saat ditemui kemarin.
Jalin Kerjasama dengan Desa
Dirinya
menjelaskan, dalam menjadikan Pantai Idola menjadi bagus. Pihaknya lalu
bekerjasama dengan pihak Desa dan Bumdes, selain itu warga, pemilik tambak, dan
nelayan juga mereka rangkul untuk sama-sama membesarkan Pantai tersebut.
“Pengelolaan ini
juga lewat Bumdes, pemilik tambak juga kita ajak kerjasama, pokoknya kita ajak
kerjasama semua. Karna nanti hasilnya juga untuk kesejahteraan masyarakat sini
juga,” jelasnya.
 “Kedepan akan kita tata lagi,
fasilitasnya juga akan terus kita tambah. Sehingga pengunjung bisa terus
bertambah. Sekarang ini saja setiap hari rata-rata pengunjung bisa mencapai
1000 an,” pungkasnya.
Diketahui, meski
baru dibuka pada maret lalu. Pantai Idola yang berada di Desa Banyutowo kini
mulai ramai oleh pengunjung. Untuk berlibur kesana, pengunjung hanya dibebani
biaya parkir motor 2 ribu rupiah, dan untuk mobil 10 ribu rupiah
. (mil)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hore!!! Apkasi Gelar Anugerah Jurnalistik 2022

    Hore!!! Apkasi Gelar Anugerah Jurnalistik 2022

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Istimewa Lomba jurnalistik kembali digelar Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Apkasi ingin mengapresiasi peran media dalam mendukung pembangunan di daerah-daerah. Tahun 2022 ini tema lomba yang ditentukan adalah Inovasi Daerah untuk Menarik Potensi Investasi Dalam dan Luar Negeri JAKARTA – Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) kembali akan menggelar lomba tulis jurnalistik untuk wartawan/media, […]

  • Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PATI – Kuliner tradisonal selalu memiliki kenikmatan tersendiri. Salah satunya adalah sajian sayur cemeding yang khas. Di Pati Jawa Tengah, sayur cemeding ini cukup banyak penjualnya. Biasanya disajikan pada saat jam makan siang. Salah satu warung yang cukup populer menjual sayur cemeding ini adalah warung makan Pak Totok Joyo. Lokasinya di dalam komplek Stadion Joyokusumo […]

  • Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

    Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Berjabat tangan NU dan Muhamadiyah Laku dua ormas Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhamadiyah di Kabupaten Jepara patut ditiru. Tiap tahun keduanya selalu menggelar halalbihalal bersama. Sabtu (6/7/2019). Tahun ini kedua ormas itu bahkan meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam tema kegiatan. Tema besarnya adalah merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa, dalam menjaga keutuhan […]

  • Geger Tembakau Disetarakan Narkotika RUU Kesehatan Bikin Polemik

    Geger Tembakau Disetarakan Narkotika RUU Kesehatan Bikin Polemik

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Hamparan tanaman tembakau/ Instagram @noor3va Saat ini sedang ramai isu soal tembakau yang disetarakan dengan narkotika. Mencuatnya isu ini membuat kalangan petani tembakau khususnya, menjadi geram. JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PPP KH Muslich Zaenal Abidin mengaku didatangi para petani tembakau dari Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah. Para petani itu menolak […]

  • DPRD Pati Resmi Ganti Anggota Pansus Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan

    DPRD Pati Resmi Ganti Anggota Pansus Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara resmi melakukan pergantian anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan. Proses pergantian ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Rabu siang. Dalam keputusan tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati menunjuk Sudi Rustanto sebagai pengganti Joko Wahyudi dalam keanggotaan Pansus […]

  • Ingin Gelorakan Salawat

    Ingin Gelorakan Salawat

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Siti Warisatul Mahmudah  Istimewa Risa punya cara menggelorakan lagu salawat, agar orang makin banyak yang menyukai. Caranya, gadis bernama lengkap Siti Warisatul Mahmudah itu terjun langsung dalam grup musik nasyid, yang banyak mendendangkan lagu-lagu salawat dengan syair kekinian. Risa tergabung di sebuah grup nasyid di Semarang. Awalnya gadis kelahiran Pati, 23 Novemner 1996 ini mengenal […]

expand_less