Satpolairud Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 101.712

Jajaran Satpolairud Polresta Pati bersama kepala sekolah dan siswa TK Kemala Bhayangkari 42 dan 43 saat kegiatan Polisi Sahabat Anak.
PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 42 dan 43 Pati, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini diikuti 182 siswa, bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan kepercayaan kepada Polri sekaligus memberikan pemahaman keselamatan di lingkungan perairan sejak usia dini.
Hadir memimpin kegiatan Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., didampingi jajaran personel. Selain pemberian materi, anggota juga memperkenalkan tugas pokok kepolisian perairan melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.
Kepala TK Kemala Bhayangkari 42 Pati Rumiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan tersebut. Ia menilai program ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa.
“Anak-anak sangat antusias bertemu langsung dengan anggota Polairud. Kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan keberanian, kedekatan, dan rasa hormat kepada polisi sejak usia dini,” ujar Rumiati.
Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan berbagai jenis seragam dinas, tugas menjaga keamanan laut dan sungai, serta perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung, ring pelampung, U-safe, teleskop pengamatan, hingga alat selam yang biasa digunakan petugas.
Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan menjelaskan edukasi keselamatan perairan sangat penting diberikan sejak dini mengingat Indonesia adalah negara maritim dengan wilayah perairan yang luas.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Sejak dini mereka perlu dikenalkan tentang laut, sungai, dan pentingnya menjaga keselamatan saat berada di sekitar perairan,” kata Kompol Hendrik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap membantu dan melindungi masyarakat. Dengan begitu akan tumbuh rasa percaya dan kedekatan yang positif terhadap institusi Polri,” lanjutnya.
Materi yang disampaikan meliputi langkah sederhana menjaga keselamatan di sungai, waduk, maupun pantai, serta fungsi alat keselamatan yang diperagakan secara langsung.
“Keselamatan adalah hal utama. Melalui peragaan alat keselamatan seperti jaket pelampung dan ring buoy, anak-anak dapat memahami fungsi peralatan tersebut dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Selain wawasan kemaritiman, kegiatan ini juga menanamkan nilai karakter dan kedisiplinan.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengenal tugas Polairud, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki kesadaran keselamatan yang baik,” ungkapnya.
Satpolairud Polresta Pati berkomitmen terus mendukung pembelajaran kemaritiman di sekolah untuk membangun budaya cinta laut dan keselamatan perairan.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menanamkan wawasan kemaritiman sejak dini. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak di masa depan,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

