Breaking News
light_mode

Satpolairud Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
  • visibility 101.773

PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 42 dan 43 Pati, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini diikuti 182 siswa, bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan kepercayaan kepada Polri sekaligus memberikan pemahaman keselamatan di lingkungan perairan sejak usia dini.

Hadir memimpin kegiatan Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., didampingi jajaran personel. Selain pemberian materi, anggota juga memperkenalkan tugas pokok kepolisian perairan melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

Kepala TK Kemala Bhayangkari 42 Pati Rumiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan tersebut. Ia menilai program ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa.

“Anak-anak sangat antusias bertemu langsung dengan anggota Polairud. Kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan keberanian, kedekatan, dan rasa hormat kepada polisi sejak usia dini,” ujar Rumiati.

Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan berbagai jenis seragam dinas, tugas menjaga keamanan laut dan sungai, serta perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung, ring pelampung, U-safe, teleskop pengamatan, hingga alat selam yang biasa digunakan petugas.

Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan menjelaskan edukasi keselamatan perairan sangat penting diberikan sejak dini mengingat Indonesia adalah negara maritim dengan wilayah perairan yang luas.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Sejak dini mereka perlu dikenalkan tentang laut, sungai, dan pentingnya menjaga keselamatan saat berada di sekitar perairan,” kata Kompol Hendrik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap membantu dan melindungi masyarakat. Dengan begitu akan tumbuh rasa percaya dan kedekatan yang positif terhadap institusi Polri,” lanjutnya.

Materi yang disampaikan meliputi langkah sederhana menjaga keselamatan di sungai, waduk, maupun pantai, serta fungsi alat keselamatan yang diperagakan secara langsung.

“Keselamatan adalah hal utama. Melalui peragaan alat keselamatan seperti jaket pelampung dan ring buoy, anak-anak dapat memahami fungsi peralatan tersebut dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Selain wawasan kemaritiman, kegiatan ini juga menanamkan nilai karakter dan kedisiplinan.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengenal tugas Polairud, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki kesadaran keselamatan yang baik,” ungkapnya.

Satpolairud Polresta Pati berkomitmen terus mendukung pembelajaran kemaritiman di sekolah untuk membangun budaya cinta laut dan keselamatan perairan.

“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menanamkan wawasan kemaritiman sejak dini. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak di masa depan,” pungkasnya.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Tak Difavoritkan, Akhirnya Persijap Jepara Lolos ke Liga 1

    Sempat Tak Difavoritkan, Akhirnya Persijap Jepara Lolos ke Liga 1

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berhasil naik kasta ke Liga 1 musim depan. Tiket ke Liga 1 dipastikan usai Persijap menang 1 – 0 saat menjamu tamunya PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Selasa (25/2) malam. Gol kemenangan Persijap dicetak oleh Leo Lelis pada menit ke-85. Melalui sepakan mendatar di tiang jauh. Rekrutan anyar […]

  • Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    PATI – Kasus pencurian marak terjadi dalam sepekan ini. Yasman, 57 warga Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong kali menjadi korban. Uang dan perhiasan yang disimpannya senilai Rp 25 juta ludes dibawa kabur maling Jumat (7/10/2018) lalu. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalaui Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan, kejadian pencurian ini terjadi pagi hari. Namun korban baru […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

  • Bantu Alsintan, Dukung Peningkatan Produksi Pangan di Jepara

    Bantu Alsintan, Dukung Peningkatan Produksi Pangan di Jepara

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SUMBER : Jepara.go.id JEPARA – Petani di Kabupaten Jepara ketiban rejeki. Melalui Kementrian Pertanian, 106 unit alat mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada sejumlah gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kota Ukir. Hal itu demi terwujudnya peningkatan produksi pangan dalam negeri. Alsintan yang diberikan itu meliputi 20 unit traktor roda dua, 20 unit pompa air, 15 unit […]

  • Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati bakal berlangsung (7/2/2019) pekan depan. Acara reorganisasi itu bakal digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Pakis Kecamatan Tayu, dengan mengusung tema “Satu Abad Menuju Kemandirian NU”, dalam konferensi itu isu-isu penting bakal dibahas. Diantaranya soal kemandirian ekonomi dan pendidikan. Ketua Konfercab PCNU 2019, Jamal Ma;mur […]

  • Saring sebelum Sharing, dan Ilmu Ojo Kesusu ala Gus Nadirsyah Hosen

    Saring sebelum Sharing, dan Ilmu Ojo Kesusu ala Gus Nadirsyah Hosen

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kehadiran buku berjudul Saring sebelum Sharing ini semakin menyadarkan kita untuk tak gampang buru-buru percaya sebuah kebenaran. Sebab, bisa jadi kebohongan yang terus berulang dipercaya menjadi kebenaran. Setidaknya hal itu yang hendak disampaikan penulisnya. Profesor Nadirsyah Hosen. Atau kita akrab mengenalnya Gus Nadirsyah. Rosi Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul Ulama Australia dan Selandia Baru. […]

expand_less