Breaking News
light_mode

Damainya Pantai Lemah Abang di Jepara Utara (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
  • visibility 313

Pantai
Lemah Abang memang tak sepopuler Pantai Bondo atau Bandengan. Pantai ini sedikit
tersembunyi. Lokasinya di Desa Balong Kecamatan Kembang. Dari pusat Kota Jepara
jaraknya 30 kilometer. Sebuah pantai indah yang masih sunyi dan asri.
 

Ardian
Firda Maulida berjalan agak cepat. Mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kudus
itu naik ke sebuah tebing yang menghadap langsung laut Pantai Lemah Abang.
Firda sapaan akrabnya, tidak sendiri. Dia datang ke Pantai Lemah Abang bersama
sejumlah temannya.

Firda
baru pertama kali datang ke pantai itu. Pantai yang dulu direncanakan sebagai
tapak PLTN pertama di Indonesia itu. Firda menyebut, Pantai Lemah Abang
terbilang unik. Karena  pantainya berbeda
dari yang lain. Pada umumnya pantai di Jepara terkenal dengan pantai berpasir
putih.

 Namun, di pantai ini pasirnya ada yang warna
hitam bahkan ada pasir yang berwarna kemerah-merahan bercampur dengan tanah. Selain
berpasir, pantai ini juga berkarang. Mirip seperti Pantai Benteng Portugis di
Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo. Air laut di pantai ini cukup bersih.

Keunikan
lainnya, pantai ini juga bertebing. Hampir mirip dengan pantai-pantai di Gunung
Kidul Yogyakarta. ”Ada tebing-tebingnya juga. Nah yang unik itu tebing yang
berwarna kemerah-hitaman. Serta gundukan tanah yang menyerupai punuk sapi.”   

Pantai
ini patut menjadi salah satu rekomendasi tempat berlibur yang menyenangkan. Meskipun
perlu perjuangan untuk mencapai pantai ini. Sebab akses menuju pantai ini harus
melintasi kebun karet yang luas dengan jalanan masih berupa tanah. Jadi, tidak
disarankan untuk datang kesana saat musim hujan.

Namun
perjuangan itu akan dibayar mahal dengan apa yang akan pengunjung dapatkan. Sesampai
di pantai itu, pengunjung akan langsung disuguhi hamparan air laut yang
berwarna biru cerah, dengan ombak yang tenang khas Laut Jawa.

Pantai
ini sudah komplet sebagai destinasi wisata. Sejumlah fasilitas sudah dipenuhi
pengelola. Mulai dari toilet, hingga gazebo-gazebo untuk tempat bersantai. Selain
itu, sudah ada beberapa warung-warung yang menjual makanan. Pengunjung tak
perlu takut kelaparan.

Akses
menuju pantai ini cukup mudah. Dari Kota Jepara, nanti ada pertigaan (tidak
jauh dari Kantor Kecamatan Kembang) yang ada tulisannya “Petilasang Syeh Siti
Jenar Balong”. Tinggal mengikuti saja jalan menuju Desa Balong. Setelah itu
nanti melewati hutan karet yang rindang. 
Perjalanan jadi makin seru. Sebelum keseruan memuncak di pantai yang
sunyi dan asri itu. 

Teks = Hasan 

Foto = adam9aluh

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Kawal Rapat RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

    DPRD Pati Kawal Rapat RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati menyatakan komitmennya untuk mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2029. Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudi Rustanto, menekankan pentingnya kerjasama harmonis antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan RPJMD yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Fraksi […]

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Gelar Pahlawan Nasional untuk Hidupkan Semangat Kemaritiman Ratu Kalinyamat

    Gelar Pahlawan Nasional untuk Hidupkan Semangat Kemaritiman Ratu Kalinyamat

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Lukisan Ratu Kalinyamat yang gagah berani dengan latar belakang kapal-kapal besar JEPARA – Gerakan penandatanganan petisi dilakukan, sebagai upaya mengajukan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. Beberapa kelompok masyarakat sudah memulai. Ada Yayasan Dharma Bakti Lestari, Yayasan Lembayung Kalinyamatan, Komunitas Mas dan Mbak Jepara, Lesbumi NU Jepara, dan beberapa tokoh lainnya. Ratu Kalinyamat sendiri adalah seorang […]

  • DPRD Pati Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Banjir di Musim Hujan

    DPRD Pati Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Banjir di Musim Hujan

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 564
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada seluruh warga Kabupaten Pati untuk lebih waspada terhadap potensi banjir yang meningkat seiring dengan datangnya musim hujan. Imbauan ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul akibat banjir. “Dengan dimulainya musim hujan ini, kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata dia. Selain […]

  • Anggaran Cukup, DPRD Pati Yakin Pati Bisa Tembus Tiga Besar Porprov

    Anggaran Cukup, DPRD Pati Yakin Pati Bisa Tembus Tiga Besar Porprov

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.971
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan posisi tiga besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Target tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 323
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

expand_less