Breaking News
light_mode

Safin Pati Sports School Sabet Dua Penghargaan LEPRID

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
  • visibility 818
H. Saiful Arifin bersama anak-anak Safin Pati Sports School 

Akademi sepak bola Safin Pati Sports School mendapatkan dua penghargaan dari LEPRID. Kedepan akamedi yang ada di Desa Mojoagung ini ingin meniru Gothenburg Swedia dengan kompetisi Gothia Cup, yang menjadi magnet dunia pembinaan sepak bola usia dini

PATI – Training ground Safin Pati Sports School di Desa Mojoagung diharapkan bakal menjadi kiblat pembinaan sepak bola nasional, bahkan di level dunia. Dengan fasilitas lapangan latihan yang lengkap diharapkan Mojoagung bisa meniru daerah Gothenburg di Swedia yang menjadi pusat kompetisi level junior bergengsi di dunia Ghotia Cup.

“Kita ingin dengan adanya kompleks lapangan sepak bola ini bisa menjadi magnet, supaya anak-anak bisa datang ke sini dan berlatih sepak bola. Ya kita ingin di sini bisa jadi seperti di daerah di Swedia dengan kompetisi Ghotia Cup yang menjadi kompetisi usia muda paling bergengsi di dunia. Dimana menjadi magnet orang-orang berbondong ke sini,” terang owner Safin Pati Sports School Saiful Arifin usai menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Mendunia (LEPRID) (5/3/2023) pagi kemarin.

LEPRID memberikan dua penghargaan untuk training ground miliki mantan bos tim Liga 2 Putra Safin Grup (PSG) Pati itu. Penghargaan yang pertama adalah rekor pembangunan lapangan sepak bola sebanyak 7 buah berjajar di Indonesia, dan yang kedua adalah Insan Indonesia Pertama yang memprakarsai akademi khusus pemain bola dengan fasilitas memadai.

Saiful Arifin mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diberikan. Hal itu menjadi motivasi untuk semakin baik. “Kita niatnya memang menyediakan fasilitas yang baik kepada anak-anak untuk berlatih, dengan fasilitas yang baik harapannya hasilnya juga akan lebih baik,” jelas pria yang akrab disapa Safin ini.

Lebih lanjut di tahun ketiga ini akademi sepak bola Safin Pati Sports School telah berkembang pesat. Siswanya dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini beberapa pemainnya juga telah masuk ke tim Elite Pro Academy di Liga 1. (nir)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    Anggota Dewan Pati Muslihan : Sound Horeg Rawan Konflik di Acara Karnaval Desa, Aturan Harus Jelas

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyoroti penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa yang dinilai tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan adanya ‘sound horeg’ dijadikan kesempatan berpesta bahkan sampai […]

  • Daftar ke KPU PKS Pati Usung 50 Nama Caleg

    Daftar ke KPU PKS Pati Usung 50 Nama Caleg

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PKS Pati daftar ke KPU PATI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pati mendaftar ke KPU pada hari ini, Senin 8 Mei 2023, total ada sebanyak 50 nama caleg yang didaftarkan.  Dengan komposisi caleg perempuan di atas 30 persen. Ini merupakan bentuk kepedulian PKS terhadap keterlibatan perempuan dalam ranah politik. Rombongan DPD PKS Kabupaten Pati […]

  • Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 391
    • 0Komentar

    PATI – Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Akibatnya, sekitar 700 rumah warga di Desa Ketitangwetan dan Desa Raci terendam air setelah dua titik tanggul Sungai Widodaren jebol karena tak mampu menampung debit air yang tinggi. Banjir melanda Desa Ketitangwetan pada […]

  • Pak Zen Salurkan Sembako ke Dapur Umum Pastikan Suplai Makanan Aman

    Pak Zen Salurkan Sembako ke Dapur Umum Pastikan Suplai Makanan Aman

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Jawa Tengah Muh Zen meninjau dapur umum NU Peduli yang menyuplai makanan bagi korban banjir di Pati.  Bantuan terus mengalir untuk korban banjir bandang di wilayah Pati bagian selatan. Seperti yang dilakukan anggota DPRDJawa Tengah Muh Zen. Pihaknya memberikan sembako kepada relawan dapur umum menyiapkan makanan untuk para korban banjir.  PATI – Anggota […]

  • Wakapolda Singgung Korelasi Budaya Jawa Tengah dengan Etika Berkendara

    Wakapolda Singgung Korelasi Budaya Jawa Tengah dengan Etika Berkendara

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

      Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji SEMARANG – Operasi zebra candi 2021 dilaksanakan dari Senin (15/11/2021) hingga Minggu (28/11/2021). Kegiatan tersebut seluruh Kepolisian di Jawa Tengah. “Operasi zebra candi merupakan kegiatan tahunan. Namun yang membedakan operasi tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah jika sebelumnya ada penegakan hukum namun untuk tahun cara bertindaknya […]

  • Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.432
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan kekecewaannya lantaran agenda sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati terpaksa harus ditunda. Penundaan ini dilakukan karena jumlah wali murid yang hadir dinilai sangat minim dan tidak sesuai dengan target. Berdasarkan data yang ada, dari sekitar 600 wali murid yang diundang, hanya tercatat sekitar […]

expand_less