Breaking News
light_mode

Safin Pati Sports School Sabet Dua Penghargaan LEPRID

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
  • visibility 876
H. Saiful Arifin bersama anak-anak Safin Pati Sports School 

Akademi sepak bola Safin Pati Sports School mendapatkan dua penghargaan dari LEPRID. Kedepan akamedi yang ada di Desa Mojoagung ini ingin meniru Gothenburg Swedia dengan kompetisi Gothia Cup, yang menjadi magnet dunia pembinaan sepak bola usia dini

PATI – Training ground Safin Pati Sports School di Desa Mojoagung diharapkan bakal menjadi kiblat pembinaan sepak bola nasional, bahkan di level dunia. Dengan fasilitas lapangan latihan yang lengkap diharapkan Mojoagung bisa meniru daerah Gothenburg di Swedia yang menjadi pusat kompetisi level junior bergengsi di dunia Ghotia Cup.

“Kita ingin dengan adanya kompleks lapangan sepak bola ini bisa menjadi magnet, supaya anak-anak bisa datang ke sini dan berlatih sepak bola. Ya kita ingin di sini bisa jadi seperti di daerah di Swedia dengan kompetisi Ghotia Cup yang menjadi kompetisi usia muda paling bergengsi di dunia. Dimana menjadi magnet orang-orang berbondong ke sini,” terang owner Safin Pati Sports School Saiful Arifin usai menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Mendunia (LEPRID) (5/3/2023) pagi kemarin.

LEPRID memberikan dua penghargaan untuk training ground miliki mantan bos tim Liga 2 Putra Safin Grup (PSG) Pati itu. Penghargaan yang pertama adalah rekor pembangunan lapangan sepak bola sebanyak 7 buah berjajar di Indonesia, dan yang kedua adalah Insan Indonesia Pertama yang memprakarsai akademi khusus pemain bola dengan fasilitas memadai.

Saiful Arifin mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diberikan. Hal itu menjadi motivasi untuk semakin baik. “Kita niatnya memang menyediakan fasilitas yang baik kepada anak-anak untuk berlatih, dengan fasilitas yang baik harapannya hasilnya juga akan lebih baik,” jelas pria yang akrab disapa Safin ini.

Lebih lanjut di tahun ketiga ini akademi sepak bola Safin Pati Sports School telah berkembang pesat. Siswanya dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini beberapa pemainnya juga telah masuk ke tim Elite Pro Academy di Liga 1. (nir)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Potensi Kepemimpinan Perempuan

    Menakar Potensi Kepemimpinan Perempuan

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Mawar Hartopo, Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kudus Kepemimpinan perempuan di era sekarang ini telah menjadi bagian dari dunia politik. Meski demikian, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memecahkan stigma pemimpin perempuan agar setara dengan laki-laki.  Penyelenggaraan latihan kepemimpinan merupakan langkah yang strategis dalam upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas. Dalam artian, pemimpin yang mampu […]

  • Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025). Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan […]

  • Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Tanti Alesha Biasanya banyak orang menginginkan punya banyak waktu luang, agar hidup terasa santai. Akan tetapi jika waktu luang itu berkepanjangan, tentu akan terasa sangat membosankan bagi siapa saja. Begitu juga yang dialami Tanti Alesha, mahasiswi IPMAFA punya cara sendiri untuk membunuh rasa bosannya itu. ”Saya biasanya banyak menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar nonton […]

  • Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.661
    • 0Komentar

    KUDUS – Ruang Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus tampak penuh semangat saat diisi oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan MBG (Membaca, Berkarya, Gembira) yang digagas oleh komunitas Read Aloud Kudus. Program ini dirancang khusus untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus menumbuhkan minat baca, daya kreativitas, dan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Ketua Read Aloud […]

  • Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya. ”Sebanyak […]

  • Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Para siswi MA Salafiyah praktik melakukan rukyat di Pantai Kartini Jepara  JEPARA – menjelang matahari terbenam, puluhan pelajar MA Salafiyah Kajen menyesaki sudut di Pantai Kartini Kamis (8/11/2018). Bukan untuk menikmati sunset ala wisatawan, mereka yang masih berseragam lengkap ala pesantren, mereka nampak serius menggunakan sebuah alat peneropong bernama teodolit. Mereka sedang praktik melihat rukyat. […]

expand_less