Breaking News
light_mode

Komika Nasional Gautama Shindu, Ajak Suporter Persijap Jepara Perkuat Branding dan Dukung Klub Lewat Cara Positif

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 101.184

JEPARA – Influencer sekaligus komika nasional asal Jepara, Gautama Shindu, menyampaikan pandangannya terkait kondisi finansial yang tengah dihadapi Persijap Jepara. Sebagai suporter, ia menilai persoalan keuangan merupakan tantangan yang bisa dialami klub mana pun apabila regulasi mengenai kesehatan finansial klub belum dijalankan secara optimal.

Menurut Gautama, menjalankan klub sepak bola di Indonesia bukan perkara mudah. Ia menyebut bisnis sepak bola memiliki risiko kerugian yang tinggi karena pendapatan klub sering kali belum mampu menutupi biaya operasional.

“Yang namanya bisnis itu pasti bisa naik turun. Kekuatan owner juga pasti ada batasnya. Jangankan Persijap, jadi owner tim sepak bola di Indonesia itu pasti berat karena revenue-nya masih minus,” ujar Gautama dalam unggahannya di akun instagram @gautamashindu.

Ia menilai stabilitas finansial klub hanya bisa terwujud apabila memiliki sumber pendanaan yang kuat, baik dari pemilik saham maupun sponsor. Namun, untuk menarik sponsor besar, sebuah klub harus memiliki nilai jual atau value yang baik.

“Supaya sponsor tertarik, branding tim juga harus bagus. Klub harus punya sesuatu yang bisa dijual kepada sponsor,” katanya.

Tingkatkan Citra Klub
Gautama kemudian mengajak seluruh suporter Persijap untuk berperan aktif meningkatkan citra klub melalui media sosial. Menurutnya, membuat konten positif mengenai Persijap menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap pendukung.

Ia juga mengingatkan agar suporter tidak mudah melabeli penggemar baru sebagai “pansos” atau “fomo”. Menurutnya, jika Persijap ingin berkembang menjadi klub besar, maka klub harus terbuka terhadap siapa pun yang ingin memberikan dukungan.

“Persijap bukan milik segelintir orang, tapi milik banyak orang. Kalau ada orang dari luar daerah bahkan luar negeri yang mendukung Persijap, itu justru bagus karena bisa memperluas nama klub,” ucapnya.

Gautama mencontohkan, kehadiran pemain asing seperti Sudi Abdallah berpotensi menghadirkan pendukung baru dari negara asal sang pemain. Hal tersebut dinilainya sebagai peluang untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan eksposur Persijap di tingkat internasional.

Selain membangun citra di media sosial, Gautama juga mengajak suporter membeli merchandise resmi Persijap. Ia menilai pembelian produk resmi akan memberikan pemasukan langsung kepada klub sehingga membantu kondisi keuangan tim.

“Aku akan berusaha memberi contoh memakai merchandise asli. Yang penting pendapatannya masuk ke kas tim,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau suporter untuk selalu menjaga sikap, baik di dunia nyata maupun media sosial. Menurutnya, komentar yang santun, dukungan positif, dan menghindari perdebatan yang tidak perlu akan memperkuat citra Persijap sebagai klub Liga 1 dengan basis suporter yang dewasa.

Menutup pesannya, Gautama mengajak seluruh pendukung tetap optimistis menghadapi musim baru. Menurutnya, Persijap telah membuktikan mampu bertahan dan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia meski selama ini kerap dipandang sebelah mata.

“Persijap selalu diremehkan, tetapi bisa bertahan dan eksis sampai sekarang. Tidak semua klub mampu melakukan itu. Jadi tetap tenang, terus dukung Persijap, dan bangun citra positif bersama. Persijap selamanya,” pungkasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.793
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Pengunjung melihat karya 3D dalam pameran DKV dan multimedia SMK Cordova Pati PATI – Siswa – siswi jurusan desain komunikasi visual (DKV) dan multimedia SMK Cordova menggelar pameran karya. Pameran ini sebagai bentuk memberikan ruang kepada siswa untuk lebih berkembang sesuai disiplin ilmu yang ditekuni. Pameran berlangsung di gedung sekolah yang beralamat di Desa Kajen […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Edukasi Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Edukasi Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.496
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, menegaskan bahwa upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan di jalan raya juga perlu terus digalakkan secara berkelanjutan. Selain mengubah perilaku pengendara, Irianto juga menekankan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana […]

  • DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI — DPRD Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian adalah isu strategis lingkungan, khususnya pelestarian Kawasan Kendeng. Pelestarian kawasan ini dinilai penting karena dampaknya langsung terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar. Catatan lain menyoroti kinerja anggaran dan […]

  • Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Ilustrasi ketela pohon yang menjadi bahan utama pembuatan tepung tapioka PATI – Makelar ketela atau singkong yang banyak berperan menentukan harga jual, membuat repot para pengusaha tepung tapioka di Kabupaten Pati. Hal itu diakui sangat mempengaruhi produksi tepung tapioka. Karena itu para pengusaha tepung tapiokadi  Kabupaten Pati bertekad membentuk kelompok Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi […]

  • Komisi B DPRD Pati: Kualitas Bahan Pangan Program SPPG Harus Jadi Prioritas Utama

    Komisi B DPRD Pati: Kualitas Bahan Pangan Program SPPG Harus Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.988
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Komisi B menekankan bahwa mutu dan kualitas bahan pangan harus ditempatkan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan program SPPG. Pernyataan ini disampaikan saat digelarnya rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang berlangsung di ruang rapat DPRD Pati. […]

expand_less