Breaking News
light_mode

Kreatif Manfaatkan Barang Bekas Siswa MTs Salafiyah Bikin Robot

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 338
Siswa MTs Salafiyah Kajen membuat robot dari bahan barang bekas

Anak madrasah tidak hanya pandai soal ilmu agama saja. Akan tetapi teknologi membuat robot sederhana pun dikuasai. Seperti yang dilakukan siswa MTs Salafiyah Kajen – Pati ini.

PATI – Sebuah robot yang diberi nama Basilica ini dibuat oleh siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen. Uniknya robot itu dibuat dengan memanfaatkan sejumlah barang bekas.

Siswa kreatif itu adalah Anargya Fahmi Ilmi Nugraha dan Muhammad Ridwan Arsyad. Mereka dibimbing oleh Angelia, guru MTs Salafiyah dan tim Madrasah Robotic Competition (MRC). 

Robot itu dibuat untuk kompetisi dimana diantara misinya adalah menggunakan system menangkap dan melempar bola.

“Nama Basilica sendiri terinspirasi dari meriam raksasa kekaisaran Ottoman Turki yang menjadi salah satu kunci kemenangan dalam penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 M. Sehingga diharapkan robot ini nantinya akan seperti meriam Basilica,” terangnya.

Selayaknya meriam Basilica, robot yang dibuat siswa MTs Salafiyah itu juga memiliki semacam meriam untuk pelempar bola berukuran besar. Uniknya meriam itu dibuat dari kaleng makanan ringan kentang.

Unik

“Diantara keunikan dan kelebihan robot buatan siswa ini memang memanfaatkan barang bekas. Selain agar dapat lebih ramah lingkungan tentu penggunaan barang bekas ini justru memiliki banyak kelebihan lainnya,” terangnya.

Selain kaleng makanan ringan itu, mereka juga menggunakan stik es krim dan triplek bekas. Diantaranya untuk lengan robot. Penggunaan barang bekas itu diakuinya justru membuat beban robot Basilica buatan mereka menjadi lebih ringan.

“Memang ada bagian yang dikuatkan dengan akrilik. Tapi tak sedikit yang menggunakan stik eskrim, dan triplek bekas. Kalau semua pakai akrilik rupanya bebannya justru jadi berat. Begitu pula pada lengan robotnya,”tambahnya.

Oleh karena itulah dia yakin penangkap bola yang terbuat dari triplek itu akan mampu memindahkan tangkapannya ke area aman dengan lebih cepat. Apalagi bebannya terbilang lebih ringan.

“Kelebihan lainnya, pelemparnya pun kami rasa memiliki kecepatan yang tinggi,”tambahnya.

Untuk membuat robot Basilica itu, dia mengatakan anak-anak dampingannya memang harus melakukan riset yang cukup kuat. Sebagian besar waktunya bahkan habis dalam proses penggalian data dan referensi.

“Jadi ide pembuatan robot itu benar-benar berdasarkan riset. Bahkan tak jarang sampai malam hari saat melakukan risetnya itu. Kalau perlu dirancang komponen apa yang bisa dilakukan untuk misi penangkap dan pelempar bola seperti yang diisyaratkan dalam kompetisi MRC,”tambahnya. 

Mereka bahkan harus melakukan trial and error sehingga seringkali berganti konsep. Terutama dalam proses penentuan dimensi dan keefektifan dari kinerja robot itu sendiri.

“Harus dicoba berkali-kali. Misalkan kerangkanya akan menganggu proses pelemparannya atau tidak,”imbuhnya.

Prestasi

Berkat ketelatenan para siswa MTs Salafiyah Kajen itu, mereka pun berhasil lolos seleksi dalam Kompetisi Robotik Madrasah tahun 2022 yang digelar Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). 

“Kalau kompetisinya akan digelar pada 22 hingga 23 November mendatang. Saat ini kami tengah mematangkan proses kesiapan dalam kompetisi tersebut. Termasuk mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki dan menjadwalkan riset,”tambahnya. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utamakan Pemulihan Ekonomi Warga, DPRD Pati Minta Penataan Empat Taman Ditangguhkan

    Utamakan Pemulihan Ekonomi Warga, DPRD Pati Minta Penataan Empat Taman Ditangguhkan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.545
    • 0Komentar

    PATI – Rencana Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan perbaikan dan penataan terhadap empat taman pada tahun 2026 mendapat perhatian khusus dari DPRD Kabupaten Pati. Mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya pulih, pihak legislatif meminta agar kegiatan tersebut ditunda sementara dan anggarannya dialihkan ke program yang lebih mendesak. Anggota Komisi C DPRD Pati, Muntamah, […]

  • Bantuan pengecoran jalan diberikan oleh BRI untuk memudahkan akses menuju Masjid Darussalam Dukuhseti Pati

    Program TJSL BRI Bangun Akses Jalan Masjid Darussalam di Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.961
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pengecoran jalan menuju Masjid Darussalam di Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Bantuan ini diberikan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan sarana ibadah masyarakat. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Islahuddin, S.Pd selaku Ta’mir Masjid Darussalam. […]

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.651
    • 0Komentar

    PATI – Melihat peran strategis usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menopang perekonomian warga, Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengajak masyarakat memberikan dukungan nyata dengan berbelanja langsung ke pedagang kaki lima dan pelaku usaha lokal. Langkah sederhana ini dinilai mampu menggerakkan perputaran uang di tingkat akar rumput. Ajakan itu disampaikan Joni saat mengunjungi […]

  • Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi wisata didorong untuk semakin aktif dalam pengembangannya. Hal ini seiring dengan munculnya kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satu contohnya adalah Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati Kota, yang berhasil menyulap bantaran Sungai Silugonggo atau Sungai Juwana menjadi tempat wisata bernama “Wisata […]

  • Forkopimda Pati Gelar Rakor Persiapan Lebaran, Jamin Kondusivitas Wilayah

    Forkopimda Pati Gelar Rakor Persiapan Lebaran, Jamin Kondusivitas Wilayah

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.262
    • 0Komentar

    PATI — Mendekati perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati mengadakan rapat koordinasi di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Pati pada hari Kamis (12/3). Kegiatan ini bertujuan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok, keamanan wilayah, dan kesiapan penanganan arus mudik agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman. Rapat yang dipimpin […]

expand_less