Breaking News
light_mode

Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 4.086

PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya.

Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat kerangka manusia di bawah pohon kopi di lahan garapannya.

“Melihat temuan itu, saksi langsung memberi tahu warga lain dan Bhabinkamtibmas,” kata AKP Lilik.

Laporan diterima sekitar pukul 12.30 WIB. Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Pati, dan tim medis dari Puskesmas Gembong segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Kami langsung bergerak ke TKP bersama tim gabungan untuk memastikan kondisi kerangka dan melakukan langkah penanganan awal,” ujarnya.

Hasil Pemeriksaan

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jasad telah dalam kondisi tinggal kerangka, dengan sedikit jaringan tubuh yang masih menempel.

Dokter Puskesmas Gembong, dr. Wakhyudin, memperkirakan kematian terjadi sekitar dua bulan lalu.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kerangka diduga berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan 165 sentimeter.

“Dari struktur tulangnya, terutama bagian pinggang, diperkirakan korban adalah laki-laki,” jelas AKP Lilik.

Di lokasi, petugas juga menemukan pakaian yang diduga milik korban, berupa hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, dan sandal jepit merah. Namun, identitas korban belum dapat dipastikan.

“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut karena belum ada identitas yang bisa dipastikan,” tambahnya.

Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang korban. Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.

“Tidak tampak adanya bekas kekerasan, tetapi penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” tegas AKP Lilik.

Kerangka tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

“Kami berharap warga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera menghubungi kepolisian agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Fatwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Lapangann Gelora Sukarno Mojoagung Pati Tahun 2022 ini Kabupaten Pati memilik 12 desa wisata baru. Wisata yang dijual beragam. Dari wisata alam, agrowisata buah-buahan hingga wisata seni budaya, dan olahraga. PATI — Kini pilihan tempat wisata di Kabupaten Pati semakin beragam. Hal ini karena munculnya desa-desa wisata baru. Pata tahun ini ada 12 desa wisata […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Berburu Menu Buka di Kampung Ramadan Tjempaka Dukuhseti

    Berburu Menu Buka di Kampung Ramadan Tjempaka Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Bazar berkonsep kampung ramadan digelar di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Berbagai kuliner khas Ramadan dan aneka produk masyarakat dijajakan di lokasi tersebut. Kampung Ramadan sendiri buka mulai pukul 15.00 hingga waktu buka puasa tiba. Kemudian tutup sampai salat tarawih, dan buka kembali sampai pukul 22.00. Selain kuliner, hiburan juga disediakan panitia. Seperti hiburan […]

  • Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 352
    • 0Komentar

    PATI – Daerah Gunungwungkal di Kabupaten Pati dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah manggis berkualitas tinggi. Buah manggis dari daerah ini bahkan telah menembus pasar nasional, dengan Desa Gunungsari menjadi salah satu desa yang paling produktif. Hampir setiap rumah di desa ini memiliki pohon manggis, yang menghasilkan buah dengan citarasa manis dan asam yang […]

  • Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Suasana Kampung Ramadan Kajen Pati  PATI – Kampung Ramadan Kajen digelar selama 16 hari mulai tanggal 1 Ramadan. Di tempat ini menjadi pusatnya jajanan berbuka dan menjadi tempat ngabuburit favorit, seperti rebbana dan musik akustik. Pasar Ramadan yang digagas Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen berlokasi di belakang balai desa, sekitar 50 meter dari makam […]

  • Balingtan Kenalkan Pertanian Ramah Lingkungan

    Balingtan Kenalkan Pertanian Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    BALINGTAN PATI PATI – Pertanian dengan konsep ramah lingkungan makin digiatkan. Salah satunya dengan menghadirkan teknologi tepat guna dengan bahan dasar limbah lingkungan. Hal ini berkaitan dengan banyaknya limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan oleh para petani. Hal itu disampaikan Kepala Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Pati, Asep Nugraha Ardiwinata dalam acara Bimbingan Teknis Teknologi Pertanian ramah Lingkungan di Auditorium Balingtan Jakenan, […]

expand_less