Breaking News
light_mode

Pj Bupati Jepara Tertibkan Bantaran Sungai Serang Kedungmalang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
  • visibility 306
Pj Bupati Jepara melakukan dialog bersama warga


Masih banyak bangunan liar memenuhi bantaran Sungai Serang di desa Kedungmalang, Karangaji dan Tedunan. Ada puluhan bangunan liar yang dibangun warga dan digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari tempat untuk jualan, kandang kambing hingga tempat untuk menyimpan ikan asin berderet di sepanjang bantaran sungai tersebut.

JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta bangunan liar yang ada di sepanjang bantaran Sungai Serang ditata. Bangunan liar ini bahkan sudah ada yang dibuat permanen berdiri di bantaran sungai ini. Pj Bupati bahkan secara langsung melihat kondisinya pada Kamis (21/7/2022). Edy juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah warga yang mendirikan bangunan di bantaran sungai tersebut.

“Saya minta DPUPR dan perangkat daerah terkait untuk berkoordinasi dengan Kementrian yang memiliki kewenangan terhadap lahan tersebut. Sebab, secara aturan memang tidak boleh didirikan bangunan di bantaran sungai. Koordinasikan terlebih dahulu, saya ingin semuanya ditata menjadi baik,” kata Pj Bupati.

Terpaksa

Salah seorang warga Kedungmalang RT 4 RW 2 Sunarni mengaku jika warga memang memanfaatkan lahan bantaran sungai sebagai lokasi usaha. Ada yang diguanakan untuk mengeringkan dan menyimpan ikan asin serta untuk usaha-usaha lainnya.

“Ya memang tidak ada lahan dan kami ingin usaha mencari makan, makanya lahan yang ada kami manfaatkan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati juga melihat secara langsung proses pembersihan sampah yang ada di sekitar Pasar Karangaji. Lebih dari 60 ton sampah yang menumpuk sudah dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Jepara menggunakan alat berat.

“Saya minta pengelolaan sampah di Pasar Karangaji ini lebih diperhatikan dengan baik. Jangan sampai permasalahan sampah ini mengganggu masyarakat dan lingkungan,” jelas Edy.

Petinggi Karangaji Abdillah Fadlol mengungkapkan jika pemerintah desa sudah melakukan kerjasama dengan DLH untuk pengangkutan sampah masyarakat. Hanya saja memang masih ada 2 RT yang belum bersedia bergabung diantaranya yang ada di sekitar wilayah pasar. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam JEPARA – Wilayah terluar Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai […]

  • DPRD Pati Tekankan Keseriusan dalam Penyelenggaraan MBG

    DPRD Pati Tekankan Keseriusan dalam Penyelenggaraan MBG

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 417
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan pentingnya keseriusan dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu pemenuhan gizi anak sekolah demi masa depan yang lebih baik. “Ini program presiden yang bagus. Harus dijalankan […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan kekurangan guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tayu. Kondisi ini terungkap dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Tayu, Sri Wahyuni. Sri Wahyuni menjelaskan bahwa dari total 41 guru di SMPN 1 Tayu, hanya empat yang merupakan guru […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih serius dalam mengembangkan potensi wisata budaya lokal. Hal ini disampaikan mengingat banyaknya potensi seni dan budaya yang dimiliki Pati, namun belum dikelola secara optimal. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, mengungkapkan bahwa Pati memiliki berbagai potensi wisata budaya yang menarik, seperti pentas wayang topeng soneyan, […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.181
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyuarakan keprihatinan mendalam atas temuan pemerintah yang menunjukkan tingginya indikasi gangguan kesehatan jiwa pada anak. Data skrining dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirilis Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa hampir 10 persen dari sekitar 7 juta anak yang diperiksa menunjukkan gejala kecemasan dan depresi. […]

expand_less