Breaking News
light_mode

Pj Bupati Jepara Tertibkan Bantaran Sungai Serang Kedungmalang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
  • visibility 224
Pj Bupati Jepara melakukan dialog bersama warga


Masih banyak bangunan liar memenuhi bantaran Sungai Serang di desa Kedungmalang, Karangaji dan Tedunan. Ada puluhan bangunan liar yang dibangun warga dan digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari tempat untuk jualan, kandang kambing hingga tempat untuk menyimpan ikan asin berderet di sepanjang bantaran sungai tersebut.

JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta bangunan liar yang ada di sepanjang bantaran Sungai Serang ditata. Bangunan liar ini bahkan sudah ada yang dibuat permanen berdiri di bantaran sungai ini. Pj Bupati bahkan secara langsung melihat kondisinya pada Kamis (21/7/2022). Edy juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah warga yang mendirikan bangunan di bantaran sungai tersebut.

“Saya minta DPUPR dan perangkat daerah terkait untuk berkoordinasi dengan Kementrian yang memiliki kewenangan terhadap lahan tersebut. Sebab, secara aturan memang tidak boleh didirikan bangunan di bantaran sungai. Koordinasikan terlebih dahulu, saya ingin semuanya ditata menjadi baik,” kata Pj Bupati.

Terpaksa

Salah seorang warga Kedungmalang RT 4 RW 2 Sunarni mengaku jika warga memang memanfaatkan lahan bantaran sungai sebagai lokasi usaha. Ada yang diguanakan untuk mengeringkan dan menyimpan ikan asin serta untuk usaha-usaha lainnya.

“Ya memang tidak ada lahan dan kami ingin usaha mencari makan, makanya lahan yang ada kami manfaatkan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati juga melihat secara langsung proses pembersihan sampah yang ada di sekitar Pasar Karangaji. Lebih dari 60 ton sampah yang menumpuk sudah dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Jepara menggunakan alat berat.

“Saya minta pengelolaan sampah di Pasar Karangaji ini lebih diperhatikan dengan baik. Jangan sampai permasalahan sampah ini mengganggu masyarakat dan lingkungan,” jelas Edy.

Petinggi Karangaji Abdillah Fadlol mengungkapkan jika pemerintah desa sudah melakukan kerjasama dengan DLH untuk pengangkutan sampah masyarakat. Hanya saja memang masih ada 2 RT yang belum bersedia bergabung diantaranya yang ada di sekitar wilayah pasar. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dukung Pelestarian Sedekah Laut Juwana, Tradisi Budaya yang Harus Dijaga

    DPRD Pati Dukung Pelestarian Sedekah Laut Juwana, Tradisi Budaya yang Harus Dijaga

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.877
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut Juwana sebagai warisan budaya turun-temurun mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Pati. Pada Minggu (29/3/2026), prosesi tradisi ini digelar dengan khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, dengan kehadiran langsung Anggota Komisi B DPRD Pati Sudi Rustanto beserta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. Acara […]

  • FGD Bareng Warga Growong Kidul, Komisi C DPRD Pati Dorong Penanganan Pemukiman Kumuh

    FGD Bareng Warga Growong Kidul, Komisi C DPRD Pati Dorong Penanganan Pemukiman Kumuh

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.104
    • 0Komentar

    PATI – Penanganan kawasan permukiman kumuh menjadi sorotan penting yang didorong oleh legislatif. Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang dinilai kurang layak huni di berbagai wilayah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, usai melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion […]

  • Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pentas Kayu Naga Muria yang akan dilakukan mahasiswa PGMI IAIN Kudus. Mahasiswa PGMI IAIN Kudus mengajak masyarakat mengenal folkor di Kudus. Salah satu yang dikenalkan adalah cerita tentang Kayu Naga Muria. Yang dipercaya mampu mengusir tikus yang meresahkan petani. KUDUS – Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) A angkatan 19 IAIN Kudus  menampilkan pentas pertunjukan […]

  • PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

    Kekeringan Parah PWI Pati Kirimkan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

  • Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 250% di Pati Menuai Protes, Bupati Minta Maaf Setelah Viral

    Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 250% di Pati Menuai Protes, Bupati Minta Maaf Setelah Viral

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250% menuai penolakan dari warga. Gelombang protes memuncak setelah Bupati Pati, Sudewo, mengeluarkan pernyataan yang dianggap menantang masyarakat, yang kemudian disusul dengan kericuhan terkait pembubaran paksa posko donasi. Warga Protes, Gelar Aksi Demo Besar-besaran Kenaikan PBB yang dinilai sangat memberatkan memicu kemarahan […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024). Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait […]

expand_less