Breaking News
light_mode

Cuaca Buruk Nelayan Nekat Melaut Harus Membuat Surat Pernyataan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 2 Des 2017
  • visibility 189



CUACA EKSTRIM: Beberapa
kapal parkir di sepanjang Sungai Juwana kemarin.




JUWANA – Cuaca ekstrim
mengantui beberapa wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan
Geofisika (BMKG) juga telah menghimbau nelayan untuk tidak melaut hingga 3
Desember. Namun beberapa kapal di Juwana nekat melaut dengan syarat harus
membuat surat pernyataan.

Kasi Tata Kelola dan
Pelayanan Usaha Pantai Pelabuhan Baomulyo, Drianto Widiatmoko mengungkapkan
saat ini cuaca buruk hingga terjadi bencana di beberapa daerah. Tak terkecuali
di perairan yang berpotensi besar terjadi gelombang tinggi. Ini dikhawatirkan
berdampak bagi nelayan yang masih nekat melaut.

Ia mengaku, setiap harinya
ada kapal di Juwana yang nekat melaut. Sehari rata-rata ada lima kapal yang
berangkat melaut. Seperti Senin (27/11/17) ada lima kapal yang nekat melaut dan
kemarin (28/11/17) juga ada lima kapal yang nekat melaut meskipun sudah ada
himbauan untuk tidak melaut karena cuacanya buruk.

Bahkan gelombang tinggi
terjadi di laut Jawa mulai Selasa (27/11/17) hingga saat ini. Tinggi gelombang
diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 Meter.  Menurutnya, posisi gelombang itu
lebih tinggi dibandingkan di perairan Selatan Kalimantan yang hanya 1, 25
hingga 2,2  meter.

“Gelombang yang tinggi
seperti itu membahayakan bagi kapal beserta awaknya yang berada di
tengah-tengah laut. Berdasarkan informasi bahkan ada beberapa kapal yang hampir
tenggelam di tengah perairan,” beber Drianto. 

Menurutnya dari pihak BMKG
telah memberikan himbauan untuk tidak melaut hingga 3 Desember nanti. Pihak
pelabuhan juga sudah memberikan peringatan baik secara tertulis maupun secara
lisan. Namun tetap saja ada kapal yang masih nkat melaut.

“Kami sudah memasang
pengumuman di papan pengumuman sekitar pelabuhan. Namun ternyata masih ada
nelayan yang masih melaut. Meski demikian tidak bisa mencegah sehingga mereka
harus membuat surat pernyataan jika masih tetap melaut,” ungkapnya kemarin.

Ia memprediski para nelayan
yang nekat melaut itu mempunyai trik tersendiri ketika ada gelombang tinggi di
tengah perairan. Sehingga mereka tidak khawatir meskipun sudah diberikan
himbauan. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – Sering dengan perkembangan zaman, siswa mulai luntur semangat untuk mempelajari sejarah, terlebih sejarah yang berada di lingkungan sekitar (lokal).  SMPN 3 Lasem merupakan sekolah yang mencanangkan  peserta didiknya untuk peduli terhadap keberadaan situs-situs sejarah yang berada di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan waktu jeda semester pertama, SMP N 3 Lasem mengajak peserta […]

  • Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Kinerja BPD sebagai mitra Pemdes harus selalu solid untuk mendukung program pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan […]

  • Kyai Mutamakkin dan Corak Islam di Nusantara Sebelum Abad ke-20

    Kyai Mutamakkin dan Corak Islam di Nusantara Sebelum Abad ke-20

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Masjid Kajen merupakan peninggalan Mbah Mutamakkin. Oleh Ulil Abshar Abdalla Bulan Sura punya makna yang khusus bagi komunitas Muslim di Nusantara, termasuk Jawa. Banyak ritual slametan dan haul yang berlangsung pada bulan ini, antara lain haulnya seorang wali yang amat populer di kawasan Pati (Jawa Tengah) dan sekitarnya, yaitu Kiai Mutamakkin. Atau dikenal di daerah […]

  • [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18). Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir. Berdasarkan informasi […]

  • Wabup Kudus Bellinda membuka Festival Dandangan 2026.

    Festival Dandangan Kudus 2026 Resmi Dibuka Wabup Bellinda, Diikuti 527 Pedagang dan Terapkan Sistem Digital

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.141
    • 0Komentar

    KUDUS – Festival Tradisi Dandangan Kabupaten Kudus 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (9/2/2026). Pembukaan kegiatan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bellinda menyampaikan bahwa Festival Dandangan tahun ini diikuti oleh 527 pengusaha dengan lebih dari […]

  • PMI Kabupaten Pati: Bantuan Nyata untuk Korban Kebakaran Sukolilo

    PMI Kabupaten Pati: Bantuan Nyata untuk Korban Kebakaran Sukolilo

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PATI – Sehari setelah pengukuhan Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Pati, Senin (21/7/2025), aksi nyata kemanusiaan langsung dilakukan. PMI Kabupaten Pati bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada Aan Setiawan, warga Dukuh Bacem, RT 3 RW 3, Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, yang menjadi korban kebakaran pada 5 Juli lalu. “Kami memberikan bantuan sembako dan uang tunai,” ungkap […]

expand_less