Percepat Penanggulangan TBC, Polresta Pati Kerahkan 254 Bhabinkamtibmas dan Sinergikan Berbagai Pihak
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 48 menit yang lalu
- visibility 99.520

Polresta Pati libatkan 254 Bhabinkamtibmas, 29 tenaga kesehatan, dan 120 relawan untuk percepat skrining TBC, guna wujudkan Kabupaten Pati bebas TBC.
PATI – Dalam upaya mempercepat penanganan dan pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TBC), Polresta Pati menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), serta para relawan peduli TBC.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan pembekalan dan persiapan skrining yang melibatkan ratusan Bhabinkamtibmas, berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polresta Pati pada 3 Juli 2026.
Acara ini dihadiri oleh personel kepolisian, tenaga kesehatan, serta para relawan yang berkomitmen mendukung program kesehatan masyarakat.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan aktif institusi Polri terhadap program kesehatan daerah, khususnya dalam upaya mendeteksi kasus TBC sejak dini di seluruh wilayah Kabupaten Pati.
“Pada hari ini Polresta Pati melaksanakan kegiatan skrining terkait anggota Bhabinkamtibmas yang akan diterjunkan dalam kegiatan pendataan dan skrining penderita TBC di Kabupaten Pati. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati serta Balkesmas untuk menyukseskan program ini,” ujarnya.
Menurutnya, peran serta para Bhabinkamtibmas menjadi kunci utama keberhasilan program ini, mengingat mereka adalah garda terdepan kepolisian yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga hingga ke pelosok desa dan kelurahan, sehingga memiliki akses serta pemahaman mendalam mengenai kondisi masyarakat setempat.
“Kami juga menggandeng berbagai pihak yang peduli terhadap penanggulangan TBC. Seluruh unsur yang terlibat terdiri dari sekitar 120 relawan, 29 petugas kesehatan yang tersebar di puskesmas, serta 254 Bhabinkamtibmas Polresta Pati,” jelasnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan jangkauan pelayanan dan pemeriksaan dapat diperluas secara signifikan. Hal ini bertujuan agar setiap warga yang menunjukkan gejala atau terindikasi menderita TBC dapat segera ditemukan, diperiksa, dan mendapatkan penanganan medis yang tepat dan berkelanjutan.
“Harapan kami dengan melibatkan para Bhabinkamtibmas, proses skrining dapat dilakukan seluas-luasnya kepada masyarakat yang terindikasi TBC sehingga mereka dapat segera menjalani pengobatan dan proses penyembuhan,” katanya.
Dari catatan data yang ada, tercatat pada tahun 2025 lalu terdapat sekitar 2.600 orang penderita TBC di wilayah Pati yang sudah mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, hingga pertengahan tahun 2026 ini, telah terdata sekitar 1.000 kasus baru yang masih memerlukan perhatian khusus serta pendampingan lanjutan agar pengobatan berjalan tuntas.
“Dengan keterlibatan Bhabinkamtibmas, kami ingin memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak takut menjalani pemeriksaan. Target akhirnya adalah menekan angka penyebaran TBC dan mewujudkan Kabupaten Pati menuju zero TBC melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

