Breaking News
light_mode

Menjadi Guru Idola

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
  • visibility 434
Ilustrasi ayobandung.com

Guru idola? Guru yang
diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang
paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru
idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan
langkah awal untuk menjadi guru idola. 

Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar untuk
mengidolakan guru sebagai panutannya. Guru dituntut untuk bekerja profesional.
Tidak mudah untuk menjadi guru profesional.

Banyak hal yang harus
terpenuhi kriteria-kriterianya. Jika hanya sekedar disukai siswa, mudah
didapat. Asalkan guru itu ramah, supel, dan peduli dengan siswa, otomatis akan
menjadi idola siswa. Apalagi jika ketika pembelajaran ada variasi dan tidak
membosankan. Yang diminta, guru jangan pernah marah terhadap siswa. Jelas guru
tersebut ada di hati para siswa.
Paham karakter
Satu hal yang harus
dimiliki guru idola adalah guru yang memahami karakter siswa satu-persatu.
Ketika pembelajaran sedang berlangsung, jika guru mendapatkan siswanya ada yang
berhasil mengerjakan tugas dan benar, maka tak segan guru memberikan pujian,
hadiah, atau sanjungan.

Hadiah yang diberikan
guru tidak harus berupa barang
atau benda. Hadiah
bisa berupa ucapan yang mampu membuat anak menjadi bangga.  Anak akan merasa senang dan puas akan hasil
kerjanya.

Dengan adanya hadiah,
pujian yang diberikan kepada siswa, dalam kesempatan lain anak tersebut akan
berbuat hal yang sama. Ingin mendapatkan sanjungan atau pujian. Dengan adanya
sanjungan, pujian atau hadiah, anak akan merasakan ada satu pembelajaran yang
lebih.

Guru yang ramah. Guru
yang tak pernah marah-marah kepada siswa. Guru yang selalu tersenyum jika
bertemu dengan siswanya. Guru yang peduli akan siswanya. Yang diharapkan siswa
adalah guru yang peduli terhadap anak. Kadang guru perlu mengajak siswanya
untuk saling bertukar pikiran.

Kadang anak juga ingin
diajak untuk bercanda bersama.  Ada
suasana keakraban yang tercipta ketika anak dan guru saling bersendau gurau (
kadang guru sering menggojlok
siswanya, agar tidak ada kesan guru begitu angkuh dan tiada peduli kepada
siswa).

Thomas
Gordon
seorang penyelenggara
berbagai kursus keterampilan yang tersohor di Amerika Serikat telah memberikan
beberapa definisi guru yang baik.
Begini
kutipan ciri guru yang baik menurut Thomas Gordon:

1. Tenang dan tidak
menunjukkan emosi yang menyala,
2. Tidak mempunyai
prasangka yang buruk kepada peserta didiknya,
3. Dapat menyembunyikan
perasaannya dari peserta didik,
4. Memandang semua
peserta didik sama,
5. Mampu menciptakan
lingkungan belajar yang menyenangkan, bebas, motivator, dan semangat,
6. Konsisten, tidak
berubah-ubah pendirian dan jarang melakukan kesalahan,
7.Pandai, bijaksana
dalam memperlakukan siswa dan mampu menjawab pertanyaan siswa,
8. Sanggup memberikan
bantuan secara maksimal kepada peserta didik.

Jika diperhatikan poin demi poin ke delapan ciri tersebut,
ternyata  guru yang baik harus lebih dalam segala hal dari
orang-orang pada umumnya. Harus lebih mengerti, lebih memiliki ilmu pengetahuan,
lebih sempurna dari orang-orang lain. Guru harus mampu mengatasi kelemahan
manusia lain!


Tidak akan ada manusia
biasa yang mampu menjadi guru sesuai ciri-ciri tersebut. Kalau ada, itu hanya
mitos atau cerita hayalan belaka. Akan tetapi dari delapan ciri tersebut,
beberapa poin di antaranya mungkin dimiliki oleh guru. Jika ada profil guru
yang memiliki ciri-ciri seperti di atas, adalah guru yang benar-benar guru,
guru  yang hanya berpikir dan bekerja,
untuk anak didiknya saja.

Realitanya, guru adalah
manusia biasa yang memiliki keterbatasan. Punya kekurangan dan kelemahan dalam
melaksanakan tugasnya sehari-hari. Itu sebabnya, di samping mengajar, seorang
guru juga sedang belajar. Guru juga bagian dari masyarakat yang memiliki
tanggung jawab dan beban moral tersendiri.

Jadi seorang guru juga
harus mampu menutupi segala permasalahan dari rumahtangganya atau dari
lingkungan dimana ia berada.
Guru harus bisa menutup
luka hatinya, meski dalam situasi membara. Jangan sampai emosi dan kesedihan di
bawa dalam kondisi pembelajaran.
[] 
Sarwiyani,
Guru SMP Negeri 1 Pucakwangi
, menjadi guru sejak 1983

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.995
    • 0Komentar

    JEPARA – Pertarungan sengit di papan bawah klasemen akan tersaji saat Laskar Kalinyamat menjamu Laskar Sape Kerrab. Kedua tim saat ini tengah terjebak dalam tren negatif dan sangat membutuhkan poin penuh untuk menjauh dari jeratan zona degradasi Super League 2025/2026. Analisis Performa Madura United (5 Laga Terakhir) Madura United datang ke Jepara dengan kondisi yang […]

  • Jembul Tulakan: Ritual Syukur Bumi Warisan Ratu Kalinyamat Ikon Wisata Jepara

    Jembul Tulakan: Ritual Syukur Bumi Warisan Ratu Kalinyamat Ikon Wisata Jepara

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JEPARA – Ribuan warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, memadati jalanan pada Senin (14/7/2025) untuk menyaksikan Jembul Tulakan, sebuah tradisi yang digelar setiap tahun pada hari Senin Pahing bulan Apit. Kemeriahan dan antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi ini masih sangat hidup dan relevan. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang hadir bersama Wakil Bupati dan […]

  • Wakapolda Singgung Korelasi Budaya Jawa Tengah dengan Etika Berkendara

    Wakapolda Singgung Korelasi Budaya Jawa Tengah dengan Etika Berkendara

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

      Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abioso Seno Aji SEMARANG – Operasi zebra candi 2021 dilaksanakan dari Senin (15/11/2021) hingga Minggu (28/11/2021). Kegiatan tersebut seluruh Kepolisian di Jawa Tengah. “Operasi zebra candi merupakan kegiatan tahunan. Namun yang membedakan operasi tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah jika sebelumnya ada penegakan hukum namun untuk tahun cara bertindaknya […]

  • Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Chilyatus Sa’adah Menjadi satu dalam sebuah tim memang harus kompak. Untuk mencapai tujuan tim itu, kekompakan tentu bisa diwujudkan dengan adanya saling dukung antar elemen dari tim itu. Dalam bekerja maupun lainnya. Begitulah yang didapat Chilyatus Sa’adah, perempuan kelahiran Jepara, 26 Agustus 1996 saat menjadi bagian dari tim kompetisi mobil listrik maupun mobil hemat energi. […]

  • Dipastikan Lolos 12 Besar Piala Soeratin U-17, Persipa Pati Junior Tetap Tampil Ngeyel

    Dipastikan Lolos 12 Besar Piala Soeratin U-17, Persipa Pati Junior Tetap Tampil Ngeyel

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    OLAHRAGA, LINGKARMURIA.COM – Persipa Pati U-17 telah memastikan tempat mereka di babak 12 Besar Piala Soeratin U-17 2023 Zona Jawa Tengah dan akan menjalani laga kedua Grup E melawan BJL 2000 Semarang di Stadion Citarum, Semarang pada Jumat (20/10/2023).Meskipun sudah pasti lolos, namun semangat bertanding tetap menyala di dalam tim. Dalam klasemen Grup E, Persipa […]

  • Gerakan Akar Rumput Lawan Korupsi, Pati Ora Sepele Gandeng KPK

    Gerakan Akar Rumput Lawan Korupsi, Pati Ora Sepele Gandeng KPK

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PATI – Guna memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pati, Komunitas Pati Ora Sepele mengambil langkah konkret dengan berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Keduanya menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus kampanye publik bertema “Membangun Pati Berintegritas dari Akar Rumput”, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cluwak pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah […]

expand_less