Breaking News
light_mode

Usai Kasus Kades Tlogosari, Ketua DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Taat Aturan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
  • visibility 98.689

PATI – Pengelolaan dana desa dan bantuan keuangan yang diterima oleh setiap lingkungan desa menjadi sorotan penting bagi DPRD Kabupaten Pati. Hal ini muncul menyusul terungkapnya dugaan penyelewengan anggaran yang terjadi di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu.

DPRD Pati meminta seluruh jajaran pemerintahan desa memastikan setiap anggaran yang ada digunakan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menegaskan bahwa sebagai pihak yang memegang kendali penggunaan dana, kepala desa wajib memahami sepenuhnya berbagai aturan serta skala prioritas dalam memanfaatkan dana desa maupun bantuan keuangan yang bersumber dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.

“Kami meminta ketika desa mendapatkan dana desa maupun bantuan keuangan dari kabupaten dan provinsi harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ali.

Menurutnya, tata cara pengelolaan kedua jenis anggaran tersebut telah diatur secara rinci dan jelas di dalam petunjuk teknis. Oleh karena itu, seluruh kepala desa di wilayah Pati diminta untuk mematuhi setiap ketentuan yang ada, agar alokasi dana tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Ali juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan anggaran tersebut, mengingat dana yang diterima diperuntukkan sepenuhnya untuk mendorong kemajuan lingkungan desa serta meningkatkan taraf hidup seluruh warga.

Ia menilai dana desa memiliki peran yang sangat strategis, termasuk dalam mendukung berbagai program utama pemerintah, salah satunya pembangunan sarana dan prasarana.

“Dana desa jangan disalahgunakan. Dengan dana desa ini pemerintah desa membangun desa. Saat ini kita juga konsen dengan program prioritas presiden, sehingga anggaran yang sudah direncanakan seperti pembangunan jalan dan lainnya harus dilaksanakan sesuai perencanaan,” katanya.

Sebelumnya, diketahui bahwa Kepala Desa Tlogosari ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Pati. Ia diduga telah melakukan tindak pidana korupsi yang menyangkut dana desa, pendapatan asli desa, serta bantuan keuangan.

Kerugian yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut diperkirakan mencapai angka Rp805.656.385, yang terjadi selama kurun waktu tahun 2022 hingga 2024.

Ali berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemerintahan desa di Kabupaten Pati, sehingga mereka lebih berhati-hati serta tetap berpegang teguh pada peraturan yang ada dalam mengelola keuangan daerah masing-masing.

“Tentunya mudah-mudahan tidak akan berimbas atau terjadi juga di daerah-daerah lain seperti yang terjadi di Desa Tlogosari,” tandasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Mukti Sutarman Espe saat hadir di FASBuK Bagaimana menulis puisi. Bagaimana menulis puisi yang indah. Bagaimana menulis puisi yang bernyawa. Bagaimana menulis puisi yang membawa pesan moral. Bagaimana menulis puisi sebagai kritik sosial. Bagaimana… Pertanyaan demi pertanyaan, membuat riuh sesi diskusi Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk), Selasa (29/10/2019) di auditorium Universitas Muria Kudus. […]

  • Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PATI – Semangat berbagi ditunjukkan ratusan emak-emak muda di Kecamatan Tayu. Mereka dengan sigap turun ke jalanan di Alun-alun Kecamatan Tayu Jumat (31/5/2019). Berpakaian serba hijau, mereka dengan penuh semangat membagikan bingkisan kepada tukang becak, dan orang-orang duafa lainnya. Kegiatan bagi-bagi bingkisan menjelang lebaran itu memang dibudayakan kader Fatayat di Kecamatan Tayu.   “Pembagian bingkisan […]

  • DPRD Pati Dorong Petani Terapkan Pemupukan Berimbang untuk Optimalkan Hasil Panen

    DPRD Pati Dorong Petani Terapkan Pemupukan Berimbang untuk Optimalkan Hasil Panen

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyerukan kepada para petani untuk menerapkan pola pemupukan yang berimbang guna meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman padi. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya pemupukan yang tepat guna mencapai hasil panen maksimal. Beliau juga meminta Dinas Pertanian (Dispertan) Pati dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk […]

  • Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Aksi sejumlah pembalap dalam ajang Casytha Manahadap Road Race 2022 di Stadion Joyokusumo Kota Pati Sukses Gelar Kejurprov Road Race 2022. Di sirkuit darurat Stadion Joyokusumo akhir pekan kemarin ratusan pembalap beradu lincah dalam berbagai kelas lomba. Even di Pati ini merupakan seri ke-1 dari 5 seri yang rencananya akan digelar. Kejurprov Jateng Casytha Manahadap […]

  • Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Bupati memakai caping kopi PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor. Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi. ”Potensinya ada, tinggal bagaimana langkah komitmen para petani […]

  • DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Andhika Prasetya, mendorong promosi batik tulis asal Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, melalui media sosial. Batik tulis Soneyan yang memiliki ciri khas motif topeng dan filosofi budaya, menurutnya, perlu dikenal lebih luas di masyarakat. “Kerajinan batik tulis Soneyan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan merupakan warisan leluhur,” ujarnya. Maulana […]

expand_less