Breaking News
light_mode

Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 274

PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan
pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan
tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di
rumahnya masing-masing.
”Kemarin ada masyarakat termasuk
dari kepala desa sendiri yang menginformasikan banyak warga sakit yang perlu pengobatan.
Makanya hari ini kami ke sini menggelar bakti sosial pengobatan gratis kepada
warga yang membutuhkan,” kata Imam Suroso. 
Pengobatan gratis ditangani
langsung oleh tim dokter dari RS Mitra Bangsa. Pengobatan dilakukan di masjid
desa tersebut yang berada di tepi jalan. Selain di masjid, Imam Suroso bersama
tim dokter dari RS Mitra Bangsa juga menjemput warga sakit yang tertahan di
tempat tinggalnya yang tergenang air.
”Saat ini selain sembako, yang
dibutuhkan warga termasuk obat-obatan. Banyak yang mengeluh sakit. Seperti
batuk, pilek, dan juga gatal-gatal,” imbuhnya.
Ada dua rumah yang disusuri
menggunakan perahu. Satu warga yang sudah tua harus dirujuk ke RS Mitra Bangsa
untuk mendapatkan penanganan lebih. Serta seorang balita yang muntah-muntah dan
diare terus menerus juga dilakukan penanganan lebih.
”Semoga banjir segera surut. Juga
kepada masyarakat lain yang mampu bisa ikut serta memberikan bantuan kepada
mereka sehingga bisa meringankan juga,” harap politisi PDI Perjuangan ini.  
Banjir sendiri telah menggenangi
pemukiman warga sejak sepekan lalu. Saat ini banjir mulai surut. Namun masih
ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Saat menyusuri
rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip
seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.
Sementara itu Kepala Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo, Rumaji mengungkapkan, meski kebanjiran warganya tidak ada
satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan. ”Mereka membuat rumah
panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta
bendanya di rumah,” katanya.
Saat ini, warga yang masih
terdampak banjir memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap
hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih
dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan. Sedangkan
kebutuhan lain yang dirasa mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan.
Seperti diketahui, saat banjir melanda, selain membawa air, warga biasanya
mudah terjangkit penyakit. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Selidiki Kelangkaan Obat untuk Covid-19

    Polda Jateng Selidiki Kelangkaan Obat untuk Covid-19

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

      Kabid Humas Polda Jawa Tengah SEMARANG – Peredaran 11 jenis obat untuk menangani Covid-19 mulai langka. Bahkan beberapa apotek di Jawa Tengah sudah tak memiliki stok obat-obatan tersebut. Pold Jawa Tengah langsung bertindak cepat melakulan penyelidikan. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Al-Qudusy membenarkan kelangkaan 11 jenis obat tersebut. Iqbal mengatakan masyarakat   […]

  • Ada Jambanisasi, Warga Tak BABS Lagi

    Ada Jambanisasi, Warga Tak BABS Lagi

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    CEK LOKASI : Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan saat melihat pengerjaan jamban di salah satu warga penerima bantuan Lingkar Muria, PATI – Warga kurang mampu di Desa Godo Kecamatan Winong nampaknya sumringah dengan kegiatan fisik yang dilakukan Satgas TMMD Reguler ke 101. Sebab mereka yang selama puluhan tahun Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dalam […]

  • Kepercayaan Masyarakat kepada TNI Hampir 100 Persen

    Kepercayaan Masyarakat kepada TNI Hampir 100 Persen

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

      Upacara HUT TNI ke-77 di Makodim 0718/Pati Sejumlah survei menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi terhadap TNI. Ini menjadi kado indah di momen HUT TNI ke-77 tahun 2022. Tingkat kepercayaan masyarakat mendekati 100 persen.  PATI – Kepuasan masyarakat terhadap TNI diungkapkan dalam peringatan HUT ke-77 TNI bertajuk TNI Adalah Kita di Kabupaten Pati, […]

  • Sekolah Tani PKS Pati Cetak Petani Produktif dan Kreatif

    Sekolah Tani PKS Pati Cetak Petani Produktif dan Kreatif

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Pelatihan membuat pupuk organik saat launching program sekolah tani PKS Kabupaten Pati. Sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok petani, PKS Kabupaten Pati membuat program sekolah tani. Melalui program ini diharapkan muncul petani-petani yang kreatif, produktif dan bisa menyejahterakan. PATI – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pati secara resmi meluncurkan program Sekolah Tani di Kantor DPTD PKS […]

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap agar cagar budaya, khususnya Pintu Gerbang Majapahit di Desa Muktiharjo (Rendole), Kecamatan Margorejo, dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif yang berbasis sejarah. Harapan ini muncul setelah Pintu Gerbang Majapahit ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X sejak tahun 1998. Wakil Ketua […]

  • Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Lahan produktif seluas 1.036 hektare di Kecamatan Trangkil yang diperuntukkan sebagai kawasan peruntukan industri (KPI) mengagetkan anggota DPRD Pati. Hal ini mencuat di tengah wacana pembangunan pabrik besar di Kecamatan Trangkil itu. PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati merasa kecolongan, sebab adanya kawasan peruntukan industri (KPI) seluas seribu […]

expand_less