Breaking News
light_mode

Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 222

PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan
pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan
tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di
rumahnya masing-masing.
”Kemarin ada masyarakat termasuk
dari kepala desa sendiri yang menginformasikan banyak warga sakit yang perlu pengobatan.
Makanya hari ini kami ke sini menggelar bakti sosial pengobatan gratis kepada
warga yang membutuhkan,” kata Imam Suroso. 
Pengobatan gratis ditangani
langsung oleh tim dokter dari RS Mitra Bangsa. Pengobatan dilakukan di masjid
desa tersebut yang berada di tepi jalan. Selain di masjid, Imam Suroso bersama
tim dokter dari RS Mitra Bangsa juga menjemput warga sakit yang tertahan di
tempat tinggalnya yang tergenang air.
”Saat ini selain sembako, yang
dibutuhkan warga termasuk obat-obatan. Banyak yang mengeluh sakit. Seperti
batuk, pilek, dan juga gatal-gatal,” imbuhnya.
Ada dua rumah yang disusuri
menggunakan perahu. Satu warga yang sudah tua harus dirujuk ke RS Mitra Bangsa
untuk mendapatkan penanganan lebih. Serta seorang balita yang muntah-muntah dan
diare terus menerus juga dilakukan penanganan lebih.
”Semoga banjir segera surut. Juga
kepada masyarakat lain yang mampu bisa ikut serta memberikan bantuan kepada
mereka sehingga bisa meringankan juga,” harap politisi PDI Perjuangan ini.  
Banjir sendiri telah menggenangi
pemukiman warga sejak sepekan lalu. Saat ini banjir mulai surut. Namun masih
ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Saat menyusuri
rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip
seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.
Sementara itu Kepala Desa Kasiyan
Kecamatan Sukolilo, Rumaji mengungkapkan, meski kebanjiran warganya tidak ada
satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan. ”Mereka membuat rumah
panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta
bendanya di rumah,” katanya.
Saat ini, warga yang masih
terdampak banjir memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap
hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih
dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan. Sedangkan
kebutuhan lain yang dirasa mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan.
Seperti diketahui, saat banjir melanda, selain membawa air, warga biasanya
mudah terjangkit penyakit. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati menyikapi kontroversi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250 persen yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati. Dalam pernyataan sikapnya, IKA PMII Pati mendesak transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam kebijakan tersebut. Setelah melakukan kajian awal yang melibatkan 32 anggotanya dari berbagai latar belakang, termasuk […]

  • Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Mengupas Buku Islam Agama Cinta dan Damai karya PC ISNU Pati Buku karya ISNU Kabupaten Pati Sudah terang benderang. Kampus-kampus besar di kota memiliki basis pengkaderan organisasi keagamaan (Red, Islam) dengan paham eksklusif yang mengarah kepada gerakan radikalisme. Sasarannya jelas. Mahasiswa-mahasiswa baru dari latar belakang pemahaman agama yang belum kuat. Dengan iming-iming kajian keagamaan di […]

  • Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

      Royyan merawat sayuran selada yang ditanamnya dengan metode hidroponik di Desa Kembang, Dukuhseti, Pati. Belajar daring di masa pandemi ternyata menjadi berkah tersendiri. Misalnya dengan bekerja sampingan bertanam sayuran. Seperti yang dilakukan Royyan, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. PATI – Bagi Muhammad Fahmi Royyan Itsbad, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, […]

  • DPRD Pati Harap OPD Tak Anti Kritik Demi Pemerintahan yang Lebih Baik

    DPRD Pati Harap OPD Tak Anti Kritik Demi Pemerintahan yang Lebih Baik

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pati untuk bersikap terbuka terhadap kritik. Hal ini disampaikan Wisnu dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Pati. “Kritik sangat penting untuk membangun tata kelola pemerintahan Kabupaten Pati agar lebih baik lagi,” ujar politisi Partai Gerindra ini. Wisnu […]

  • Masih Ada Asa Timnas Indonesia ke Olimpiade, Main Nothing to Lose dan Enjoy Saja

    Masih Ada Asa Timnas Indonesia ke Olimpiade, Main Nothing to Lose dan Enjoy Saja

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Timnas Indonesia U-23 hampir saja lolos langsung ke Olimpiade Paris. Sayangnya pada perebutan juara ketiga melawan Irak, timnas Indonesia U-23 harus takluk dengan skor tipis 2-1. Dua kesempatan lolos langsung ke Olimpiade Paris 2024 gagal dimanfaatkan timnas Indonesia U-23. Peluang terakhir tampil ke ajang Olimpiade adalah berhadapan dengan Guinea pada babak playoff (9/5/2024) […]

  • PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Penandatanganan kesepakatan PWI-MUI Jawa Tengah PWI dan MUI Jawa Tengah sepakat untuk menonjolkan pemberitaan Covid-19 dengan narasi positif. Kesepakatan ini dalam rangka membangun optimisme publik menghadapi pandemi. Kesepakatan ini tertuang dalam empat butir seruan. SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan bersama agar dalam pemberitaan […]

expand_less