Breaking News
light_mode

Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
  • visibility 194

Dandim Letkol Arm Arief Darmawan ikut menanam mangrove

PATI – Jajaran Kodim  0718/Pati turut peduli
dengan ancaman abrasi, untuk itu mereka terlibat langsung melakukan penanaman
bibit mangrov di sepanjang Pantai Desa Margomulyo Kecamatan Tayu Kabupaten Pati
Senin
(25/3/2019)
kemarin. Total
ada 1500 bibit yang ditanam prajurit angkatan darat ini.

Penanaman
mangrove dengan menggandeng masyarakat dan sejumlah komunitas di Kabupaten Pati
itu dipimpin langsung oleh Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan.

“Kegiatan
ini kami laksanakan sebagai bagian dari program penghijauan di pesisir pantai
yang bertujuan untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan. Termasuk
mencegah abrasi. Sekaligus mengembalikan ekosistem yang lestari di wilayah
pesisir dengan adanya mangrove ,” terang Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief
Darmawan di sela-sela kegiatan penanaman mangrove.

Menurutnya,
Ada 1500 tanaman mangrove yang sudah ditanam. Program penanaman mangrove itu
menjadi bagian dari kegiatan rutinitas Kodim. “Program ini dilaksanakan
bukan hanya kali ini saja. Namun, ditahun-tahun sebelumnya di beberapa daerah
sepanjang pantai wilayah Kabupaten Pati juga sudah pernah ditanami mangrove,”
imbuh Dandim Arief Darmawan.

Dandim
mengaku, terhitung pihaknya sudah lima kali melakukan penanaman mangrove. Namun
diakuinya masih ada beberapa yang kurang berhasil. “Berangkat dari
pengalaman itu, dalam penanaman kali ini kami tidak akan berhenti di menanam
saja. Akan tetapi kami akan pantau pertumbuhannya,” jelas Dandim.

Kesadaran
ikut menanam mangrove ini dilatari besarnya manfaat hutan mangrove bagi kelangsungan
kelestarian wilayah pesisir. “penanaman mangrov dapat mencegah dan
mengantisipasi bencana alam abrasi pantai yang terjadi seperti di beberapa
daerah dimana sekian lama garis pantai akan terkikis oleh air pantai,”
kata dandim.

“Kami
berharap masyarakat di sekitar pantai tempat kami menanam bisa sama-sama
menjaga tanaman mangrove ini, agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik yang
tentunya manfaatnya bisa kita rasakan bersama-sama,” pungkasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Tiru Semangat Kartini

    Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Tiru Semangat Kartini

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk menghormati Raden Ajeng Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan emansipasi perempuan dan pendidikan di Indonesia. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, berharap generasi muda, khususnya perempuan, dapat meneladani semangat Kartini. “Beliau memperjuangkan emansipasi perempuan dan pendidikan di Indonesia. Sehingga generasi sekarang perlu meneladani Kartini,” ujarnya. Warsiti menilai […]

  • Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo Persijap Jepara gagal memang melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa” saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG Pati. SOLO – Persijap […]

  • Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

      Festival Kajen, menembangkan Tesk Pakem Kajen PATI – Manuskrip yang ditulis pada tahun 1891 ini terakhir ditembangkan pada tahun 1950-an di Pasareyan Mbah Mutamakkin alias Kiai Cabolek alias Pangeran Hadikusuma, cucu Raja Pajang, Joko Tingkir alias Mas Karebet alias Sultan Hadiwijaya. Penulis manuskrip adalah Kiai Abdul Karim dari Margotuhu Ngerojo. Terakhir, sebab panambangnya setelah […]

  • Nakhoda Baru IPNU IPPNU Pati : Pelajar NU Berilmu, Humanis dan Mandiri

    Nakhoda Baru IPNU IPPNU Pati : Pelajar NU Berilmu, Humanis dan Mandiri

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Pati ke XIII menghasilkan Nakhoda baru di organisasi itu. Mastna Zakiyatus Salwa terpilih sebagai ketua IPNU dan Melisa Yusrina terpilih sebabagi ketua IPPNU Kabupaten Pati Acara puncak Konfercab ini dihelat di Pendopo Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Kabupaten […]

  • Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

      PATI, Cluwak – Sore menjelang, anak-anak mulai berdatangan ke sebuah tempat latihan beladiri yang sederhana di Desa Mojo Kecamatan Cluwak. Tempat latihan itu bernama Abror Muay Thai Boxing Camp. Camp latihan ini berdiri sudah setahunan ini, sejak Desember 2020. Pendiri sekaligus pengelolanya adalah Ahmad Azarudin Al Abror. Dia berlatar belakang atlet beladiri. Namanya sempat […]

  • APTRI Blora Kembangkan Varietas Tebu Unggul Baru dengan Dukungan TJSL Bulog Peduli Petani

    APTRI Blora Kembangkan Varietas Tebu Unggul Baru dengan Dukungan TJSL Bulog Peduli Petani

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BLORA – Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora berkolaborasi dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli Petani untuk mengembangkan varietas tebu unggul baru, Mustika A, di Blora. Program ini menargetkan peningkatan produktivitas dan rendemen tebu di lahan seluas 100 hektar. Varietas Mustika A, yang diimpor dari Thailand, diharapkan mampu mengatasi […]

expand_less