Breaking News
light_mode

Hendak Tawuran, Puluhan Warga PSHT Diamankan Polres Karanganyar Jawa Tengah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 265

 

Aparat Polres Karanganyar mengamankan warga PSHT yang hendak tawuran.

Aparat Polres Karanganyar bertindak cepat,
menangani gerombolan anak muda yang diduga hendak melakukan tawuran.

KARANGANYAR – Puluhan warga
Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) diamankan jajaran Polres Karanganyar. Warga
PSHT tersebut diamankan  saat sedang
melakukan konvoi di pintu barat obyek wisata Sondokoro Kecamatan Tasikmadu
Kabupaten Karanganyar, Minggu (25/7/2021) pukul 01.30.

Giat pengamanan dipimpin
langsung oleh Kapolres Karanganyar AKBP M. Syafi’ Maulla.

Kabid Humas Polda Jateng
Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan secara keseluruhan ada 40 warga PSHT
yang terjaring pengamanan. Selain itu kepolisian juga mengamankan 24 sepeda
motor yang digunakan konvoi oleh warga PSHT.

“Kepolisian juga
menemukan adanya gir sepeda motor yang dibalut 
Ikat pinggang hitam perguruan pencak silat,” ujarnya Minggu
(25/7/2021) seperti dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Menurutnya,  40 warga PSHT sebagian besar masih di bawah
umur. Polisi mengindikasikan warga PSHT tersebut hendak melakukan tawuran.

“Kami menemukan adanya
ajakan untuk melakukan tawuran,” kata dia.

Ia menuturkan terhadap
warga PSHT dilakukan tes swab. Mereka juga didata identitasnya.

“Terhadap  yang sebagian besar anak anak muda sudah
dilakukan pembinaan oleh satbinmas. Mereka diberikan edukasi juga terkait
protokol kesehatan dan orang tua yang bersangkutan akan dipanggil dipertemukan
untuk buat surat pernyataan,” tandasnya.

Iqbal juga berpesan
pada  Perguruan PSHT agar turut serta
membantu tugas-tugas Polri dalam menjaga kamtibmas, sosialisasikan protokol
kesehatan ketat dan membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Untuk pengurus PSHT
mari kita jaga bersama-sama Kamtibmas yang ada di Karanganyar, sitambah situasi
sekarang kita juga perlu sosialisasikan Prokes untuk putus rantai
covid-19,” tutupnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Sepeda Tua Pati Dikukuhkan, Siap Ramaikan Hari-hari Bersejarah

    Komunitas Sepeda Tua Pati Dikukuhkan, Siap Ramaikan Hari-hari Bersejarah

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Para peserta ngontel bareng pengukuhan Kosti Pati PATI – Minggu lalu (17/2/2019), pagi-pagi benar jalanan Kota Pati ramai. Jalanan dipenuhi orang-orang bersepeda santai. Mayoritas memakai sepeda tua. Kita mengenalnya sebagai sepeda ontel. Ada seribu lebih sepeda-sepeda ontel itu memenuhi jalanan Kota Pati.  Ribuan sepeda itu memeriahkan pengukuhan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Pati. Ribuan peserta […]

  • Gus Mus Sentil Soal Agama dan Kemanusiaan

    Gus Mus Sentil Soal Agama dan Kemanusiaan

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Suasana ngaji budaya Suluk Maleman bersama Gus Mus PATI – Sentilan yang sederhana namun sangat mengena disampaikan KH Mustofa Bisri saat ikut mengisi dalam Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (22/12/2018) malam kemarin. Pria yang karib disapa Gus Mus situ menyebut seringkali manusia kurang bersyukur atas anugerah yang diberikan. Hal itulah yang terkadang juga membuat […]

  • Olahraga Bapak-Bapak di Desa, Sarana Hiburan dan Kegiatan Sosial

    Olahraga Bapak-Bapak di Desa, Sarana Hiburan dan Kegiatan Sosial

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

      Keseruan bapak-bapak bermain sepak bola  Olahraga tidak hanya menjadi kegiatan fisik yang bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga menjadi sarana hiburan dan kegiatan sosial yang digemari oleh banyak orang.  Di Indonesia, ada beberapa olahraga yang khususnya populer di kalangan bapak-bapak. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa olahraga paling digemari oleh bapak-bapak di Indonesia, mengenal […]

  • Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI –  “Darurat Kasih Sayang” menjadi tema utama Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 yang digelar pada Sabtu (21/9/2024) malam. Tema ini menjadi ajakan untuk merenungkan kembali situasi carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, menekankan pentingnya belajar sifat kasih sayang di bulan kelahiran Nabi Muhammad. Beliau mengingatkan […]

  • Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pati – Relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati (DGP8) Pati melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Juwana pada Jumat (9/2/2024). Dalam acara tersebut, puluhan relawan DGP8 membagikan sekitar 300 nasi bungkus di Alun-Alun Kecamatan Juwana. Selain membagikan nasi bungkus, para relawan juga memberikan atribut seperti […]

  • Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Muhammad Zainuddin Akhyar membuat bangga warga Jepara. Siswa kelas VI SD Bandungrejo Kalinyamatan ini berhasil meraih peringkat lima besar atau juara kelima di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Qatar baru – baru ini. Hasil itu diraih setelah Zainuddin Akhyar bersaing dengan anak-anak sebayanya dari 15 negara yang berpartisipasi. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan dua […]

expand_less