Breaking News
light_mode

Gus Miftah Berceramah di Hadapan Ratusan Pekerja Karaoke Pati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
  • visibility 255

PATI – Dai kondang Gus Miftah memberikan ceramah di hadapan ratusan Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke di Kabupaten Pati, Selasa (29/4/2025).

Acara yang bertajuk “Pengajian Tombo Ati bersama Gus Miftah” ini digelar di Cafe & Karaoke Permata, Puri, Kecamatan Pati, dan dihadiri oleh ratusan LC dan pekerja karaoke lainnya. Suasana pengajian semakin meriah dengan kehadiran pelawak Cak Percil yang turut meramaikan acara dengan guyonan khasnya.

Gus Miftah, dalam ceramahnya, menyatakan bahwa “dunia malam” telah menjadi medan dakwahnya sejak awal. Ia bahkan berkelakar menyebut tempat hiburan malam sebagai “Pusat Kesenangan Mas-Mas” (Puskesmas).

“Karakter dakwah kami. Pertama, kebangsaan. Kedua, basic saya sejak awal ketika terjun ke dunia dakwah adalah di wilayah yang dianggap marjinal. Alhamdulillah saya kembali ada waktu untuk menjumpai sahabat-sahabat kita di tempat seperti ini. Kebetulan hari ini rezekinya di Pati,” ujarnya.

Dalam ceramahnya, Gus Miftah mengambil hikmah dari kisah sahabat Nabi, Nu’aiman, seorang sahabat yang dekat dengan Nabi namun gemar bermaksiat.

“Nu’aiman adalah sahabat yang sangat dekat dengan Nabi, tapi dia suka mabuk. Dia ahli maksiat, tapi mencintai Allah dan Nabi Muhammad. Para sahabat Nabi yang lain melaknat Nu’aiman karena menganggap dia fasik, orang yang rusak agamanya. Kepada para sahabat Nabi justru berkata, janganlah kalian melaknat Nu’aiman. Karena hatinya sangat mencintai Allah dan Rasulullah,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa maksiat memang salah, namun hal itu tidak seharusnya mengurangi rasa cinta kepada Allah dan Nabi.

“Iman seseorang itu hilang bukan karena maksiat, melainkan karena kesombongan. Maka kalau hari ini kamu masih suka mabuk, jangan pernah menjadikan hatimu jauh dari Allah dan Rasulullah,” tegasnya.

Gus Miftah juga mengungkapkan ungkapannya, “cukuplah bodimu yang bermaksiat, hatimu jangan,” yang menurutnya sering disalahpahami. Intinya, meski bermaksiat, seseorang tidak boleh kehilangan Allah di dalam hatinya.

Sebagai analogi, Gus Miftah menceritakan pengalamannya melihat pelelangan batu bacan bertuliskan lafaz Allah seharga Rp 3 miliar di TMII.

“Ketika itu ada batu bacan, di dalamnya ada lafaz Allah. Waktu itu dilelang, kalau tidak salah laku Rp 3 miliar. Padahal batu itu benda mati. Ketika di dalamnya ada kalimat Allah, laku semahal itu. Coba Anda bayangkan ketika dalam hatimu ada Allah. Berapa nilainya? Tak terhingga!” tuturnya.

Usai pengajian, Gus Miftah menjelaskan bahwa dakwahnya di tempat hiburan malam seperti rem kendaraan.

“Yang sering kita lupa, ketika berada di dunia seperti ini, yang orang bilang dugem, dunia gemerlap, kita biasanya lepas kontrol. Ini yang saya bilang terlena. Bahwa dunia malam ketika tidak ada rem, orang akan terlena. Kewajiban kita mengingatkan kembali agar mereka tidak terlena,” katanya.

Ia juga mencontohkan kasus mahasiswi di Jogja yang bekerja di dunia malam untuk membiayai kuliah namun lupa dengan kuliahnya setelah mendapatkan uang.

“Ada banyak mbak-mbak yang bekerja di tempat seperti ini alasannya untuk mencukupi kebutuhan anak, tapi begitu punya uang, lupa dengan anaknya. Begitu juga yang punya alasan untuk menafkahi orang tuanya. Maka fungsi pengajian itu tidak hanya meningkatkan keimanan, melainkan juga manajemen keuangan, bagaimana agar mereka tidak meninggalkan niat awalnya,” jelasnya.

Gus Miftah menegaskan komitmennya untuk terus berdakwah di dunia malam dan mempertahankan gaya dakwahnya yang khas.

“Karakter mau diubah bagaimana? Kalau saya berperilaku lebih santun di tempat seperti ini, mungkin malah mereka tidak mau mendengarkan saya. Jangan berubah lah,” tandasnya.

Musyafak, pengusaha karaoke yang menjadi inisiator pengajian, mengungkapkan bahwa keinginan untuk mengundang Gus Miftah sudah ada sejak dua tahun lalu.

“Namun saat ini kami diprakarsai oleh staf-staf utusan khusus presiden. Sehingga beliau mau hadir di Karaoke Permata ini. Kami sudah mencoba menawarkan pengajian bersama insan karaoke ini di GOR maupun di lapangan namun beliau tetap memilih di tempat karaoke ini,” jelasnya.

Sekitar 1.200 LC di Kabupaten Pati mendaftar, namun hanya ratusan yang dapat hadir karena keterbatasan tempat. Musyafak berharap pengajian serupa dapat dilakukan secara berkala.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 713
    • 0Komentar

    JEPARA – Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menyerukan seluruh kader Ansor dan Banser untuk menjadi penolong bagi umat, daerah, dan bangsa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di GOR Al-Fitroh, Desa Watu Aji, Jepara, Sabtu (3/5/2025). “Ansor artinya penolong. Maka tolonglah saudara-saudaramu, tolonglah desamu, dan tolonglah […]

  • Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Pojok Berkah 2000 Pati menawarkan sarapan lengkap hanya dengan berinfaq Rp 2000. Tempat ini terletak di Ruko Salza, dekat Alun-Alun Pati dan buka setiap Jumat pagi. Setiap minggu, menu di Pojok Berkah selalu berubah. Pada Jumat (23/2/2024), mereka menyajikan nasi gandul disertai keripik tempe dan semangka, serta minuman seperti kopi, teh, dan air […]

  • Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Pati Torism Expo 2018 dibuka secara resmi hari ini Sabtu (7/3/18) di Pasar Produk Unggulan Pragfolo. Puluhan stand aneka produk khas Pati dan juga layanan, akan menyambut para pengunjung yang diperkirakan datang dari berbagai daerah ini. Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Wiyadi menuturkan, ada sejumlah 64 […]

  • Polresta Pati Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Satu Tersangka Diamankan

    Polresta Pati Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.591
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati resmi mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Lapangan Sukolilo, wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis, 12 September 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, sementara pengumuman pengungkapan kasus dilaksanakan di Aula SS Mapolresta Pati pada Kamis, 13 Agustus 2026 mulai pukul […]

  • Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.472
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan kekecewaannya lantaran agenda sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati terpaksa harus ditunda. Penundaan ini dilakukan karena jumlah wali murid yang hadir dinilai sangat minim dan tidak sesuai dengan target. Berdasarkan data yang ada, dari sekitar 600 wali murid yang diundang, hanya tercatat sekitar […]

  • Pemain Persipa Pati Dhanu Syahputra membawa bola berusaha melewati pemain PSCS Cilacap

    Tanding di Kandang Persipa hanya Raih Hasil Imbang

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Tim Persipa Pati bermain imbang 1-1 melawan PSCS Cilacap (24/9/2023) di Stadion Joyokusumo Pati. Persipa gagal meraih target kemenangan hasil itu dinilai sangat mengecewakan.

expand_less