Breaking News
light_mode

Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
  • visibility 111
Aksi protes petani dengan memotong jembatan glugu beberapa waktu lalu.


Buntut kasus penambangan batuan illegal, petani Tulakan dilaporkan penambang. Hal ini diduga akibat buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh kelompok tani. Para petani dilaporkan atas sangkaan perusakan akses jembatan.

JEPARA – Kasus penambangan batuan illegal di Kali Gelis Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara memasuki babak baru.

Buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo, para petani dilaporkan oleh penambang dari Pati, Didik Subiyakto bin Sugiarto atas sangkaan perusakan akses jembatan.

Surat pengaduan bernomor : 04/ II/ 2022 tertanggal 31 Januari 2022 tentang peristiwa tindak pidana barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau barang pada jum’at 7 Januari 2022 silam.

“Selama hampir 2 jam, kami diklarifikasi oleh unit reskrim Polsek Donorojo”, kata H. Masruhan, Ketua Gapoktan Margo Utomo, Tulakan dalam rilis tertulis yang diterima Lingkar Muria.

Lebih lanjut ia menjelaskan aksi yang dilakukan oleh Gapoktan merupakan reaksi dari tindakan penambangan batuan illegal oleh para penambang.

“Aksi yang dilakukan oleh Gapoktan tentu ada sebab-musabab  dan asal muasalnya. Petinggi Tulakan sudah memberikan teguran resmi kepada penambang pada 3 Januari 2022, namun tidak diindahkan”, kata Masruhan.

Bahkan, Gapoktan Margo Utomo sudah melayangkan penolakan tertanggal 27 Januari 2022 yang diketahui Petinggi Tulakan dan Ketua BPD Tulakan serta ditembuskan kepada Camat, Kapolsek  dan Danramil.

Sementara itu Koordinator Lapangan Aksi,  Rahmanto menyatakan keheranannya atas klarifikasi oleh polisi.

“Sebenarnya kami telah melakukan pengaduan kepolisian pada tanggal 4 Januari 2022 tentang penambangan tanpa izin, dan pihak kami juga sudah periksa pada tanggal 24 Januari 2022 lalu”, kata Rahmanto.

“Ini kok tiba-tiba ada surat pengaduan balik dari penambang untuk kasus yang sedang kami adukan”, ujar Rahmanto.

Ditempat terpisah, Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kabupaten Jepara, Nur Syamsudin, saat dihubungi melalui aplikasi whatsapp menyatakan kesiapannya mendampingi petani.

“Pada prinsipnya LPBHNU Kabupaten Jepara siap mendampingi petani dalam memperjuangkan hak-haknya”, kata Syamsudin. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bedah buku DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Mejobo, Kudus KUDUS – Cerita rakyat bisa jadi sumber belajar yang menarik. Ada nilai-nilai luhur yang bisa digali dari jalan cerita yang berkembang di masyarakat. Meskipun hanya dari tutur lisan. Lazim diketahui, cerita rakyat ini umumnya “miskin” data-data […]

  • Dewan Pati Apresiasi Even Meron Sebagai Wisata Budaya

    Dewan Pati Apresiasi Even Meron Sebagai Wisata Budaya

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Golkar, Endah Sri Wahyuningati, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan tradisi Meron di Sukolilo, Pati. Ia menilai tradisi ini sebagai sebuah even budaya yang menarik minat wisatawan. “Saya sangat mengapresiasi berjalannya tradisi Meron di Sukolilo, Pati. Ini adalah sebuah even budaya yang menarik dan patut kita lestarikan,” ujar Bu […]

  • Ilustrasi benih ikan lele berkualitas.

    Cara Mudah Memilih Benih Ikan Lele untuk Budidaya Bagi Pemula

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 122
    • 0Komentar

      EDUKASI – Cara mudah memilih benih ikan lele bagi pembudidaya yang baru pemula, dapat dipraktekkan di rumah sendiri. Budidaya ikan lele merupakan salah satu cara mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Permintaan ikan lele di pasar cenderung masih sangat tinggi, karena itu prospek untuk budidaya ikan lele terbilang bagus. Hal yang mendasar dalam […]

  • Melihat Muria yang Gagah di Rimong Indah

    Melihat Muria yang Gagah di Rimong Indah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Senja di Rimong Indah, Medani-Pati Badan tiba-tiba rileks begitu saja. Sesampainya di kawasan Wisata Alam Rimong Indah, di Desa Medani. Udara yang sejuk dengan tebing-tebing yang dihiasi lebatnya pepohonan membuat mata segar.  Wilayah pegunungan di Kabupaten Pati memiliki daya tarik wisata yang luar biasa. Salah satunya adalah Wisata Rimong Indah. Tempat wisata ini, berada di […]

  • Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

      Bupati Jepara Dian Kristiandi Percepatan vaksinasi ke masyarakat harus dilakukan. Bupati Jepara meminta agar puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi lebih luas lagi. JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi terus berupaya menangani pandemi Covid-19. Pihaknya meminta puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. Dengan sasaran vaksinasi yang lebih luas kepada masyarakat umum. Hal ini disampaikan oleh […]

  • Polresta Pati Amankan Enam Remaja Tersangka Aksi Viral Bersenjata Tajam

    Polresta Pati Amankan Enam Remaja Tersangka Aksi Viral Bersenjata Tajam

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati berhasil mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam aksi konvoi bersenjata tajam di Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Aksi tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook @bhogellsadega pada 6 Juni 2025, menampilkan sekelompok remaja berlarian sambil mengacung-acungkan senjata tajam dengan narasi “Gengster Desa Cengkalsewu […]

expand_less