Breaking News
light_mode

DPRD Pati Tanggapi Aksi Petani Tolak Pabrik Semen di Kendeng

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
  • visibility 376

PATI – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipenuhi ratusan petani yang menggelar aksi menolak pendirian pabrik semen di pegunungan Kendeng, Jumat (20/9/2024).

Ketua DPRD Kabupaten Pati Sementara, Ali Badrudin, menyampaikan apresiasi atas aksi damai yang dilakukan para petani.

“Kami yang ada di DPRD Pati mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang hadir tadi dari para petani. Pada prinsipnya itu memperingati hari tani Nasional. Kemudian melakukan Brokohan, istilahnya syukuran atau bancaan,” ungkapnya.

Aksi yang digelar para petani dari berbagai kelompok, termasuk Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Serikat Petani Pati, Tani Merdeka Pati, dan Petani Pundenrejo, diwarnai dengan pentas teatrikal dan brokohan.

Beberapa anggota DPRD Pati tampak berbaur dengan para petani, ikut dalam kegiatan brokohan dan mencicipi makanan yang mereka bawa.

Dalam kesempatan tersebut, para petani menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya adalah revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) nomor 2 tahun 2021.

“Pesan-pesan yang disampaikan menjadi PR kami kedepan. Kami akan selalu koordinasikan dengan teman-teman DPRD yang lainnya,” katanya.

Meskipun demikian, Ali menegaskan bahwa revisi Perda RTRW bukan hanya tanggung jawab DPRD Kabupaten Pati, tetapi juga memerlukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

“Tentunya bersama eksekutif. Misal saja ada perubahan RTRW. Sumbernya tidak hanya di DPRD, ada kehendak dari eksekutif. Kalau ada publik hearing perubahan RTRW akan kami sampaikan ke JMPPK,” tandas dia.

Aksi para petani ini merupakan bentuk peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September.

Koordinator aksi, Bambang, menegaskan bahwa aksi tersebut murni untuk memperingati Hari Tani Nasional dan tidak terkait dengan kepentingan politik.

“Aksi ini adalah untuk memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2024. Kenapa dimajukan karena kita tidak terlibat dengan politik apapun. Karena 25 September sudah masa kampanye. Kita murni bukan untuk politik,” pungkas Bambang.

[ADV]

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Persjiap Jepara siap berlaga di Liga 2 musim 2021 JEPARA – Persijap Jepara berada di grup neraka dalam kompetisi Liga 2 musim 2021 ini. Tim kebanggaan Kota Ukir ini satu grup dengan Persis Solo, PSIM Yogyakarta, PSHW Jawa Timur, PSCS Cilacap, dan PSG Pati/AHHA PS.  Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat mengungkapkan, hasil pembagian dari […]

  • Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

    Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 345
    • 0Komentar

    KUDUS – Komunitas Penggiat Konservasi Muria (Peka Muria) memperingati hari jadinya yang kedua dengan menggelar sarasehan bertema “Sinergi Pendaki dan Konservasi Pegunungan Muria” di Joglo Migunani, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Sabtu (12/7/2025). Acara ini menjadi ajang refleksi pasca-insiden tragis jatuhnya pendaki di Pegunungan Muria, sekaligus penegasan komitmen Peka Muria dalam pelestarian lingkungan. Ketua Peka Muria, […]

  • Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Petani se-Kabupaten Pati memadati Gedung Olah Raga (GOR) Growong Lor Kecamatan Juwana pada Kamis (7/12/2023), dalam Forum Diskusi “Petani Peduli Demokrasi” yang diselenggarakan oleh Pok relawan Petani Bumi Pati Binaan Dukung Ganjar Presiden ke-8 (DGP8) Pati. Menurut Ketua Panitia, Widayatno, acara yang diinisiasi oleh relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati, […]

  • Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 947
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meluapkan kekecewaannya atas tragedi yang menimpa seorang ibu hamil di Papua. Empat rumah sakit menolak pasien tersebut hingga akhirnya meninggal dunia bersama bayinya. Edy menilai kejadian ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap hak kesehatan yang dijamin undang-undang. “Ini bukan kecelakaan administratif, ini pelanggaran terang-terangan […]

  • Lestari Moerdijat Dorong Petani Muda di Jepara Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

    Lestari Moerdijat Dorong Petani Muda di Jepara Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti urgensi keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sebagai pilar penting ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama petani milenial Jepara yang digelar di Anglo Resto, Jumat (19/12) Acara ini diikuti sekitar 150 petani muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jepara. […]

  • Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Kontroversi muncul di Kabupaten Pati terkait rapat yang membahas kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyoroti rapat yang diadakan di rumah pribadi Bupati Sudewo di Desa Slungkep. Yeti Kristianti, legislator dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan kejanggalan prosedur rapat tersebut, […]

expand_less