Breaking News
light_mode

Museum Kartini Jadi Ajang Pameran Karya Perupa Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
  • visibility 277

Pengunjung Museum Kartini Jepara menikmati ragam karya lukisan para perupa Jepara 


Puluhan karya seni rupa dipamerkan di aula Museum Kartini Jepara. Diharapkan ramainya kegiatan pameran menambah khazanah seni rupa di Kota Ukir.

JEPARA- Sebahyak 49 karya dari para perupa Jepara dipamerkan di Aula Museum Kartini Jepara. Sebagian besar karya-karya yang dipamerkan bertema soal Jepara.

Separuh dari karya tersebut sebelumnya merupakan hasil dari agenda Indonesia Menggambar beberapa hari lalu. Puluhan perupa dari berbagai kalangan dan usia ikut menyumbangkan karya yang dikerjakan di Museum Kartini Jepara.

Jatmiko, salah satu perupa senior di Jepara, sangat mengapresiasi pameran yang digagas para perupa muda itu. Menurutnya, pameran-pameran serupa mesti diperbanyak untuk menambah khazanah seni rupa di Kota Ukir.

“Saya rasa ini pameran pertama kali setelah dua tahun tidak ada karena pandemi. Ternyata masih banyak seniman yang berkarya. Dan ini patut diapresiasi,” kata Jatmiko, Sabtu (28/5/2022).

Identitas Jepara

Sementara itu, perupa senior lain, Utoyo Hadi, juga menyambut baik pameran bertajuk “Jepara dalam Coretan” itu. Dirinya menilai, banyaknya karya yang dipamerkan beraliran naturalis itu, menurutnya sudah menjadi salah satu identitas dari perupa Jepara sejak masa lalu.

“Seperti saya dulu, juga pernah membuat banyak karya naturalis. Dan ternyata peminatnya banyak. Bahkan sebagian dari luar negeri. Menurut saya, perupa-perupa Jepara yang beraliran naturalis mesti memperbanyak karya dan rajin pameran. Supaya semakin banyak orang yang melihat lalu tertarik,” tutur Utoyo.

Utoyo sangat berharap ada galeri khusus seni rupa di Jepara. Sehingga, karya-karya para perupa bisa dipamerkan setiap saat di tempat yang pasti.

Terpisah, Kustam Eka Jalu, Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara, menyatakan bahwa pameran yang diinisiasi oleh Komite Seni Rupa dan sejumlah komunitas itu, menjadi permulaan dari pergerakan seniman rupa di Bumi Kartini.

Dengan mengajak seluruh perupa yang di komunitas atau yang berkarya secara personal dalam satu even, menurut Kustam, itu sangat tepat untuk memajukan seni rupa di Jepara. 

“Tentu kami terus berupaya untuk membuka ruang-ruang ekpresi dan karya bagi kawan-kawan perupa Jepara. Salah satunya dengan pameran seperti ini. Setelah ini, tentu akan makin banyak lagi even serupa dengan skala yang lebih besar lagi,” jelas Kustam.

Pameran bersama ini digelar sampai Selasa (31/5/2022). Pameran dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Ilustrasi ketela pohon yang menjadi bahan utama pembuatan tepung tapioka PATI – Makelar ketela atau singkong yang banyak berperan menentukan harga jual, membuat repot para pengusaha tepung tapioka di Kabupaten Pati. Hal itu diakui sangat mempengaruhi produksi tepung tapioka. Karena itu para pengusaha tepung tapiokadi  Kabupaten Pati bertekad membentuk kelompok Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 390
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

  • Semarak Festival Kajen VII Bedah Sebelas Buku

    Semarak Festival Kajen VII Bedah Sebelas Buku

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Salah satu acara Festival Kajen tahun 2021 ini PATI – Sekelompok pemuda Desa Kajen, Margoyoso yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Haul Sang Wali diperingati setiap bulan Muharram.   Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Kelapa Kopyor Pati Permata Hijau di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor menjadi buah unggulan dari Pati Jawa Tengah yang memiliki nilai lebih dan keunikan rasanya sangat diminati.

  • 223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI– Apes nasib yang dialami pemilik toko handphone Tele Ring di Jalan Panglima Sudirman. Sebanyak 233 hp dengan berbagai merk raib digondol maling Selasa (7/8/2018) kemarin. atas kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 440 juta. Kepada wartawan, kepala toko hp Tele Ring, Kunto Wijayandanu mengungkapkan, kejadian itu diperkirakan berlangsung pada pukul 02.00. hal […]

  • Tiga Putra Daerah Merapat

    Tiga Putra Daerah Merapat

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Para pesepakbola Pati yang sebelumnya berkarir di luar daerah mulai mengikuti latihan pembentukan tim Persipa sore kemarin di Stadion Joyokusumo. Mereka bergabung dengan pemain hasil seleksi pekan lalu. Mereka adalah Ragil Putut Widodo eks Persijap Jepara yang berposisi sebagai pemain depan, Joko Purwanto eks Persikaba Blora pemain tengah, dan Dwi Cahyono […]

expand_less