Breaking News
light_mode

Daftar Nama-nama Kecamatan di Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 15 Des 2018
  • visibility 382
Patung kuda di Jalan Panglima Sudirman Pati

Kabupaten Pati yang terletak di
Provinsi Jawa Tengah memiliki 21 kecamatan. Berikut daftar nama-nama kecamatan
di Kabupaten Pati lengkap dengan gambaran sekilas mengenai geografi
masing-masing kecamatan di Kabupaten Pati ini.
1.      
Kecamatan Pati. Kecamatan ini merupakan ibu kota
Kabupaten Pati. Letaknya di tengah-tengah wilayah Kabupaten Pati yang terdiri
dari wilayah pesisir dan juga pegunungan.
2.      
Kecamatan Batangan. Terletak di ujung timur
wilayah Kabupaten Pati. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten
Rembang.
3.      
Kecamatan Juwana. Kecamatan ini berada diantara
kecamatan Pati, Batangan, dan Wedarijaksa. Kecamatan ini memiliki wilayah
pesisir sama dengan Kecamatan Batangan. Juwana terkenal dengan kuningan dan
hasil perikanan tangkapnya. Di banding, Pati, Juwana malah lebih dikenal di
luar Kabupaten Pati.
4.      
Kecamatan Wedarijaksa. Kecamatan ini saat ini
terkenal dengan sentra industri kecil memengah pembuatan sepatu kulit. Adanya
di Desa Suwaduk.
5.      
Kecamatan Tlogowungu. Kecamatan ini berada di
lereng Pegunungan Muria. Banyak petani kopi di kecamatan ini. Termasuk
kopi-kopi hasil perkebunannya dikemas apik dan banyak dijual di luar daerah
6.      
Kecamatan Gembong. Kecamatan ini juga berada di
lereng Pegunungan Muria. Selain menghasilkan kopi, kecamatan ini sangat masyur
dengan hasil Jeruk Pamelonya.
7.      
Kecamatan Margorejo. Kalau kecamatan ini
letaknya di jalur pantura. Banyak cafe, karaoke tentunya. 
8.      
Kecamatan Cluwak. Kecamatan ini berbatasan
langsung dengan wilayah Kabupaten Jepara. Di kecamatan ini banyak tumbuh pohon
durian. Tiap musim durian, Pasar Ngablak di kecamatan ini ramai dengan pedagang
durian di pinggiran jalan.
9.      
Kecamatan Tayu. Kecamatan ini berada di pesisir
utara Pati. Di sini terkenal dengan hasil ikan nila salin. Bahkan budidaya ikan
nila salin di kecamatan ini menjadi yang terbesar di Indonesia.
10.  
Kecamatan Dukuhseti. Kecamatan ini juga
bebrbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Jepara. Di sini orang akan ingat
kepada Soimah dan juga kelapa kopyornya.
11.  
Kecamatan Winong. Kecamatan ini menjadi salah
satu kecamatan yang letaknya cukup jauh dari perkotaan. Namun kecamatan ini
juga memiliki potensi wisata alamnya.
12.  
Kecamatan Jaken. Kecamatan ini menjadi salah
satu sentra pertanian bawang merah di Kabupaten Pati, selain Batangan,
Wedarijaksa, dan juga Juwana.
13.  
Kecamatan Jakenan. Ingat Jakenan, ingat grup
ketoprak Wahyu Manggolo. Selain itu Jakenan juga merupakan tempat kelahiran
salah mantan walikota Semarang yang fenomenal, Sukawi Sutarip. Dikutip dari
wikipedia, Sukawi Sutarip lahir di Pati, 15 Januari 1951.
14.  
Kecamatan Kayen. Kecamatan ini juga cukup unik. Banyak
potensinya. Terutama wisata alam yang memanfaatkan wilayah Pegunungan Kendeng. Di
Kayen juga ada tokoh fenomenal Syeh Jangkung alias Saridin.
15.  
Kecamatan Trangkil. Ingat Trangkil, ya ingat PG
Trangkil. Ingat Rudi Widodo, pesepakbola nasional asal Bumi Mina Tani selain
Ribut Waidi.
16.  
Kecamatan Sukolilo. Ingat Sukolilo. Ingat Pegunungan
Kendeng. Ingat Sunan Prawoto. Ingat Gua Wareh. Banyak potensi di kecamatan ini.
kecamatan yang berbatasan dengan Kudus dan Grobogan.
17.  
Kecamatan Pucakwangi. Kecamatan ini menjadi
salah satu wilayah paling pelosok di Kabupaten Pati. Kecamatan ini juga pernah
menjadi saksi perjuangan tentara pelajar di wilayah Pegunungan Muria. Kecamatan
ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora.
18.  
Kecamatan Gabus. Di kecamatan ini ada Desa
Karaban. Karaban terkenal akan industri kapuknya.
19.  
Kecamatan Margoyoso. Kecamatan Margoyoso adalah
tempatnya Desa Kajen. Desa yang penuh dengan santri.
20.  
Kecamatan Tambakromo. Ingat Kecamatan
Tambakromo, pasti ingat akan sego tewelnya yang khas. Di samping itu, kecamatan
ini juga pernah bergolak akibat rencana pendirian pabrik semen di wilayah
kecamatan tersebut.
21.  
Kecamatan Gunungwungkul. Di kecamatan ini
terkenal dengan viharanya yang besar. Pemandangan di beberapa desa di kecamatan
ini juga lumayan menarik.
Demikian nama-nama kecamatan di Kabupaten Pati. Di tulisan berikutnya
redaksi akan mengulas lebih dalam mengenai kearifan lokal di masing-masing
kecamatan di Kabupaten Pati. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Berkomitmen untuk Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem Hingga 0 Persen

    Pemkab Pati Berkomitmen untuk Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem Hingga 0 Persen

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Pemkab Pati menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penanganan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrim. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Sekda Pati Jumani, Forkopimda Kabupaten Pati, Kepala Bapperida Pati Muhtar, Camat se Kabupaten Pati, mitra pembangunan, serta Kepala OPD terkait di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (04/03/2024) pagi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian […]

  • BRI Kanca Pati Hadir untuk Masyarakat, Salurkan Bantuan Sembako BRI Peduli di Cluwak

    BRI Kanca Pati Hadir untuk Masyarakat, Salurkan Bantuan Sembako BRI Peduli di Cluwak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.280
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Pati kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial Program BRI Peduli. Bertempat di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, BRI menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu bekerja sama dengan Yayasan Nurur Rohmah. Kegiatan sosial yang […]

  • Kuota Haji Pati Ditambah

    Kuota Haji Pati Ditambah

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 431
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati mendapat tambahan untuk kuota calon jamaah haji (CJH) tahun ini. Penambahan itu sebanyak 21 orang. Demikian diungkapkan Kepala Kemenag Pati Imron melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Hamid belum lama ini. ”Untuk tahun ini dari Kemenag Jawa Tengah memberikan penambahan kuota calon jamaah haji. Tambahannya sebanyak 21. Jadi, total yang […]

  • Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    Warung Pak Totok Joyo, Spesial Cemeding yang Segar untuk Makan Siang

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 374
    • 0Komentar

    PATI – Kuliner tradisonal selalu memiliki kenikmatan tersendiri. Salah satunya adalah sajian sayur cemeding yang khas. Di Pati Jawa Tengah, sayur cemeding ini cukup banyak penjualnya. Biasanya disajikan pada saat jam makan siang. Salah satu warung yang cukup populer menjual sayur cemeding ini adalah warung makan Pak Totok Joyo. Lokasinya di dalam komplek Stadion Joyokusumo […]

  • DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mendesak revitalisasi jalur kereta api di wilayah Pati. Menurutnya, revitalisasi ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian. “Kita sudah ada setplay, kalau revitalisasi kereta api kita menunggu kolaborasi antara pemda, pemprov, juga kementrian,” ujarnya. Danu menekankan pentingnya revitalisasi jalur kereta […]

  • Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Betapa gembiranya warga Desa Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah. Jamhari, modin desa setempat mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung […]

expand_less