Breaking News
light_mode

Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
  • visibility 47
Belajar mandiri di rumah 

Para pelajar di Jawa Tengah
diliburkan. Selama dua pekan. Waktu libur itu bukan untuk liburan. Apalagi
jalan-jalan. Pemerintah memiliki kebijakan meminimalisir kontak dengan orang
banyak. Karena itu para pelajar diminta libur dan belajar mandiri di rumah.

Buku-buku dan beberapa lembar
kertas berserak di meja belajar Windi Fibriani. Di kamarnya, siang itu Windi
mengerjakan tugas-tugas yang sebelumnya telah diberikan gurunya.

Siswi kelas XII IPS III SMA PGRI 2
Kayen ini memilih tetap di rumah. Belajar mandiri sesuai intruksi gurunya. Yang
meliburkan total seluruh kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah,
akibat dari kebijakan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan
pendidikan.

 ”Memang libur. Tapi rasanya masih tetap
seperti bersekolah. Tugas-tugasnya banyak. Hanya tidak harus bangun dan
berangkat pagi-pagi ke sekolah saja,” kata gadis yang banyak berprestasi di
bidang modelling dari tingkat daerah sampai nasional ini.
***

Seperti diketahui, pelajar yang
diliburkan selama dua pekan diimbau untuk menaati edaran yang telah dikeluarkan
oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dimana tidak diperkenankan melakukan
perjalanan ke luar wilayahnya.

Hal itu seperti yang diungkapkan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Edi Siswanto, pihaknya mengungkapkan,
kebijakan libur sekolah yang dikeluarkan pemerintah itu tujuannya adalah agar
mengurangi kontak dengan orang banyak.

Sehingga, kata Edi, selama dua
pekan atau 14 hari tidak sakit dapat dipastikan tidak terpapar Covid-19. ”Bila
dipakai jalan-jalan tujuan dari kebijakan pemerintah tersebut tidak akan
tercapai. Meskipun selama 14 hari libur dan tidak sakit, maka masih bisa
dimungkinkan terpapar Covid-19,” jelas Edi.

Karena itu, lanjutnya, semuanya
harus patuh dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Jangan sampai 14 hari
diliburkan itu digunakan untuk liburan (jalan-jalan, Red) tetapi hanya boleh
untuk di rumah saja. Kecuali kebutuhan yang amat mendesak.

Selain itu, pihaknya juga berpesan
agar masyarakat tidak panik. Akan tetapi melakukan antisipasi-antisipasi.
Seperti berolahraga rutin, menghindari kerumunan, menjaga jarak dengan lawan
bicara yang tida dikenal, makan minum dengan gizi seimbang, menjaga kebersihan
dengan mencuci tangan, dan juga lupa berdoa. 
Tugas sekolah 

Seperti diketahui, dalam edaran
dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, selama pelaksanaan
belajar mandiri, kegiatan studi tour, kemah, prakerin, maupun kegiatan yang
sebelumnya dijadwalkan di luar lingkungan sekolah ditiadakan, dan para siswa
diminta untuk tidak melakukan perjalanan keluar wilayah tempat tinggalnya.
Sekaligus menjaga pola hidup sehat dan bersih. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Banjir Bandang, Wakil Ketua DPRD Pati Hardi Dorong Adanya Embung

    Sering Banjir Bandang, Wakil Ketua DPRD Pati Hardi Dorong Adanya Embung

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PATI – Banjir bandang kembali melanda wilayah selatan Kabupaten Pati pada Jumat (25/10/2024), merendam puluhan rumah di tiga desa. Menanggapi kejadian ini, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendesak perlunya pembangunan embung untuk meminimalisir dampak banjir. “Jadi harus dibuat embung di daerah Sinomwidodo, karena itu untuk meminimalisir air dari curah hujan yang tinggi,” ujarnya. […]

  • DPRD Pati Ingin Kehadiran Pemuda Pancasila Bermanfaat untuk Masyarakat

    DPRD Pati Ingin Kehadiran Pemuda Pancasila Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PATI – Pemuda Pancasila Kabupaten Pati resmi dilantik pada peringatan Hari Sumpah Pemuda dan HUT ke-65 organisasi tersebut di Gedung PGRI Pati, Senin (28/10/2024). Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa pelantikan ini disaksikan langsung oleh Majelis Pimpinan Nasional (MPN) dan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila. “MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pati […]

  • Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Nyanyi di atas panggung Sasana Budaya Roso Asih Rumah Makan Saptorenggo Baru (SRB) di Jalan Pati – Kudus KM 4, menawarkan hiburan rakyat gratis di malam minggu. Hiburan itu adalah live musik. Dimana setiap pengunjung bebas bisa ikut menyanyi. Pengunjung bisa menyanyi apa saja. Dangdut, pop, bahkan campur sari. Disediakan pula 7 artis lokal Bumi […]

  • Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Chilyatus Sa’adah Menjadi satu dalam sebuah tim memang harus kompak. Untuk mencapai tujuan tim itu, kekompakan tentu bisa diwujudkan dengan adanya saling dukung antar elemen dari tim itu. Dalam bekerja maupun lainnya. Begitulah yang didapat Chilyatus Sa’adah, perempuan kelahiran Jepara, 26 Agustus 1996 saat menjadi bagian dari tim kompetisi mobil listrik maupun mobil hemat energi. […]

  • Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20% di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penurunan ini, harga pupuk bersubsidi menjadi lebih terjangkau, yaitu […]

  • Ketua DPRD Pati Tekankan Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Banjir, Bukan Sekadar Pompa Air

    Ketua DPRD Pati Tekankan Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Banjir, Bukan Sekadar Pompa Air

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin menyoroti inefektivitas penggunaan pompa air sebagai solusi mengatasi banjir di wilayah tersebut. Beliau menegaskan bahwa penambahan pompa, berapapun jumlahnya, bukanlah solusi permanen. “Bukan soal jumlah pompa. Seribu pompa pun tidak akan menyelesaikan persoalan banjir ini. Yang dibutuhkan adalah langkah-langkah nyata seperti normalisasi total sungai, pembuatan sudetan, dan pembangunan […]

expand_less