Breaking News
light_mode

Semarak Festival Kajen VII Bedah Sebelas Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
  • visibility 283

Salah satu acara Festival Kajen tahun 2021 ini


PATI – Sekelompok pemuda Desa Kajen, Margoyoso yang tergabung dalam
komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul
Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Haul Sang Wali diperingati setiap bulan
Muharram.

 

Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran
buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak acara.

 

“Karena pandemi, semua dilaksanakan secara daring melalui kanal youtube
Kanjengan TV. Rangkaiannya selama bulan Muharram/Syuro, atau sepanjang
Agustus-September,” ujar Ahmad Falih Nur Hidayat, Ketua Panitia.

 

Falih mengatakan, sebanyak 11 buku yang diperbincangkan adalah
karya-karya yang berkaitan dengan Mbah Mutamakkin atau pun Desa Kajen.

 

Sementara dua buku yang diluncurkan adalah kajian artefak masjid Kajen
dan riwayat serta perjuangan Mbah Mutamakkin.

 

“Satu buku berbahasa Arab, membedah makna simbolik ornamen Masjid Kajen
yang kaya ajaran dan filosofi. Dan satunya lagi cetakan ulang dari buku pertama
yang membahas cerita tutur dari para sesepuh tentang Mbah Mutamakkin,” jelas
Falih.

 

Di puncak acara, kata Falih, digelar kidungan Teks Pakem Kajen atau
Suluk Alif. Setelah itu ada pengajian daring yang diisi oleh Gus Ulil Abshar
Abdalla.

 

Sementara itu, koordinator Kanjengan Farid Abbad mengatakan, tema
Festival Kajen ke-VII kali ini mengangkat tema “Sangkan Paraning Kajen: Ngaji,
Ngajeni, Kajen.”

 

Harapannya, kata Farid, tema tersebut dapat menjadi ikhtiar bersama
khususnya warga Desa Kajen untuk mengerti asal usul dan tujuan hidupnya.

 

“Ini merupakan hasil kerja-kerja kebudayaan yang dilakukan oleh kaneman
Kajen secara kontinyu.”

 

“Kami telah melakukan penelusuran sejarah, mengumpulkan manuskrip,
diskusi, kajian, dan sesekali anjangsana ke wilayah-wilayah yang ada kaitannya
dengan jejak dakwah Mbah Mutamakkin,” ujar Wakil Pengasuh Ponpes Al-Roudloh
Kajen ini.

 

Farid menjelaskan, ikhtiar tersebut sebagai bentuk komitmen Kanjengan
untuk merawat dan terus melestarikan tradisi kampung halaman.

 

“Mbah Mutamakkin dan Desa Kajen meninggalkan banyak warisan. Sebagai
ahli waris, ibarat diberi sebidang tanah, pilihannya ada dua. Tanah itu dijual,
atau ditanami tumbuh-tumbuhan supaya ngrembaka dan lebih bermanfaat. Kanjengan
memilih yang kedua,” ujar mahasiswa S2 Antropologi UI ini.

 

“Di puncak acara nanti, terkait Sangkan Paran Kajen ini dibahas oleh
Gus Ulil Abshar Abdalla pada Selasa 07 September malam,” imbuhnya. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Pelajar NU Keling Tingkatkan Kualitas Kader

    Komitmen Pelajar NU Keling Tingkatkan Kualitas Kader

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kader-kader PAC IPNU dan IPPNU Keling JEPARA – PAC IPNU dan IPPNU Keling mengirimkan 10 kadernya untuk mengikuti pra Latihan Kader Utama (Lakut), yang diselenggarakan PC IPNU dan IPPNU Jepara. Hal itu sudah menjadi komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kader. ”Harapan, kader-kader yang didelegasikan setelah mengikuti acara Lakut, mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Fokus utama public hearing yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati Senin (16/6/2025) adalah Raperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pertemuan yang dihadiri perwakilan PKL, akademisi, Satpol PP, Disdagperin, dan DPUTR ini menghasilkan poin-poin penting terkait perlindungan dan pemberdayaan PKL. Ketua Komisi B, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini bukan hanya sekadar […]

  • Festival Takjil Kampung Budaya Piji Wetan

    Festival Takjil Kampung Budaya Piji Wetan

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Ada Lomba Adzan Subuh dan Tarkhim KUDUS – Menyambut pekan ketiga Ramadan, Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) mengadakan festival takjil mulai Jumat (30/04/21) sampai Ahad (02/04/21). Dalam acara tersebut akan banyak menu makanan berbuka puasa, khususnya takjil, bernuansa tradisional. Pengunjung bisa bernostalgia dengan menu-menu lokal seperti aneka minuman tradisional, lauk pauk, aneka kue dan jajanan […]

  • 50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Pada Selasa malam (27/08/2024), sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Periode 2024-2029 siap dilantik di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Pj Bupati Pati, Sekda Pati, Ketua Pengadilan Negeri Pati, FORKOPIMDA, keluarga anggota dewan yang dilantik, anggota DPRD lama yang […]

  • Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi ancaman banjir yang kerap melanda setiap tahun, DPRD Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk siaga penuh selama musim penghujan. Lembaga legislatif ini menyoroti bahwa wilayah Pati memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan berbagai penyakit yang menyertainya. Wakil Ketua 2 DPRD Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa banjir telah menjadi fenomena tahunan yang tak […]

  • Miris Motor Dinas Baru Kades di Jepara Malah Dipakai Cenglu

    Miris Motor Dinas Baru Kades di Jepara Malah Dipakai Cenglu

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Tampak motor dinas kepala desa di Jepara  JEPARA – Ulah anak kepala desa di Jepara ini sungguh bikin malu bapaknya. Sebab anaknya viral saat membawa motor dinas baru bapaknya yaitu Yamaha Nmax merah dengan berboncengan tiga alias Cenglu. Video peristiwa itu ramai beredar di media sosial. Dalam video yang diambil salah seorang pengendara mobil […]

expand_less