Breaking News
light_mode

Tinjau Sungai Tercemar di Kecamatan Margoyoso, Plt Bupati Pati: Sumber Masalah Harus Diselesaikan, Bukan Hanya Pembersihan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
  • visibility 101.670

PATI – Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meninjau langsung kondisi Sungai Bango di Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, Sabtu (15/8/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah ditemukan kembali tumpukan sampah serta dugaan limbah industri tapioka di sepanjang aliran sungai, padahal pembersihan telah dilaksanakan pada rentang Juni hingga Juli lalu.

Peninjauan berlangsung bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Margoyoso, tokoh masyarakat, serta perwakilan petambak guna merumuskan langkah penanganan pencemaran yang berulang.

Chandra menyebut tumpukan sampah terlihat jelas sepanjang penyusuran hampir 500 meter. Kondisi ini kembali menghambat kelancaran aliran sungai dan dilaporkan menjalar hingga kawasan muara laut.

“Walaupun ditangani dan dibersihkan berulang kali, dalam satu hingga dua bulan kondisinya akan kembali seperti ini jika sumber masalahnya tidak diselesaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan persoalan ini tidak bisa hanya diandalkan lewat pembersihan fisik semata. Pemerintah daerah mendesak para pengusaha tapioka untuk mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara optimal sebelum membuang limbah ke lingkungan.

“Kami sangat mengharapkan komitmen dari para pengusaha tapioka untuk mengelola IPAL-nya dengan benar,” tegasnya.

Selain limbah industri, peninjauan juga menemukan sampah rumah tangga yang dibuang langsung ke badan air. Ia pun meminta masyarakat menghentikan kebiasaan tersebut agar upaya pemulihan sungai tidak sia-sia dan pencemaran tidak terus berulang.

“Kepada masyarakat, kami juga mengimbau dengan sangat, agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai,” kata dia.

Kondisi ini juga dikeluhkan perwakilan petambak setempat. Air yang tercemar dinilai telah mengganggu aktivitas budidaya dan berdampak langsung pada perekonomian warga Desa Bulumanis Lor.

Merespons hal tersebut, DLH Kabupaten Pati berencana mengumpulkan seluruh pengusaha tapioka untuk membahas tata kelola limbah. Langkah ini diarahkan guna memastikan IPAL berfungsi dengan baik sebelum limbah dialirkan ke sungai.

“Intinya adalah komitmen dari pengusaha-pengusaha tapioka untuk tidak membuang langsung sampah atau limbahnya di aliran sungai ini,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pati akan terus melakukan pemantauan dan penanganan Sungai Bango bersama instansi terkait, dengan fokus utama menekan sumber pencemaran agar kondisi sungai tidak memburuk kembali pasca pembersihan.

Chandra menegaskan pemulihan sungai membutuhkan gotong royong seluruh pihak. Pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat diharapkan menjalankan peran masing-masing demi menjaga kualitas lingkungan serta keberlangsungan usaha pertambakan warga.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pati Berangkatkan Warga Mudik Balik Gratis ke Jakarta

    Polresta Pati Berangkatkan Warga Mudik Balik Gratis ke Jakarta

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI– Warga Pati menikmati mudik balik gratis ke Jakarta. Program mudik balik gratis ini difasilitasi oleh Polresta Pati. Ada 200 orang yang ikut program ini. Sebanyak 200 orang diberangkatkan dengan empat armada bus, mereka diberangkatkan dari Mapolresta Pati, Sabtu (29/4/2023). Kapolresta Pati Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama didampingi pejabat utama Polresta memberangkatkan para pemudik yang […]

  • Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pameran batik tulis Bakaran secara virtual disiarkan langsung via YouTube. PATI – Di aula balai desa Bakaran Wetan itu sejumlah muda-mudi tampak anggun, mengenakan setelan batik tulis Bakaran. Mereka mengenakan batik motif klasik berwarna coklat gelap.  Muda-mudi itu sedang show virtual yang disiarkan secara langsung melalui YouTube, Minggu (3/10/2021). Tahun ini Pemerintah Desa Bakaran Wetan, […]

  • Puluhan Petani Kudus Geruduk Istana

    Puluhan Petani Kudus Geruduk Istana

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Petani Tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) berfoto bersama sebelum berangkat ke Jakarta ACHMAD ULIL ALBAB/LINGKAR MURIA Lingkar Muria, KUDUS – Petani tebu Kudus bersama petani tebu dari daerah lainnya bakal menggelar aksi di depan Istana Negara, besok. Petani tebu yang tergabung bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) ini bakal […]

  • Dewan Pati Desak Penegakan Hukum Cepat atas Kasus Korupsi Kades Winong

    Dewan Pati Desak Penegakan Hukum Cepat atas Kasus Korupsi Kades Winong

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, mendesak penegakan hukum yang cepat dan transparan atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan Kepala Desa Winong.  Ia menilai kasus ini telah berjalan terlalu lama tanpa penyelesaian yang jelas, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Warsiti menekankan bahwa korupsi merugikan masyarakat desa yang seharusnya mendapatkan pelayanan maksimal dari pemerintah […]

  • Tahun 2020, Jepara Fokus Bangun Empat Sektor, Perpustakaan Juga Penting

    Tahun 2020, Jepara Fokus Bangun Empat Sektor, Perpustakaan Juga Penting

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat JEPARA – Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jepara tahun 2020, memprioritaskan pada empat sektor pembangunan. Diantaranya infrastruktur, kepariwisataan, pendidikan dan kesehatan. Hal ini disampaikan Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi, saat rapat akhir RKPD, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jepara, Rabu (29/5/2019), di kantornya. Hadir […]

  • DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kendala anggaran dan lokasi dalam upaya pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpusat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengungkapkan bahwa fasilitas TPA terpusat membutuhkan anggaran yang cukup besar dan hingga kini lokasinya belum tersedia. “Pengadaan TPA terpusat juga belum bisa direalisasikan mengingat fasilitas tersebut membutuhkan anggaran […]

expand_less