Breaking News
light_mode

BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
  • visibility 212

Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya


Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi.

PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku
sangat kecewa atas jawaban pihak bank pelat merah tersebut, karena tidak bisa
melakukan pengembalian dana yang hilang. Untuk diketahui tabungan Siti
Mardhiyah, warga Desa Ngening Kecamatan Batangan sebesar 206 juta amblas
digondol penipu.

“Saya sangat kecewa dengan
tanggapan dan jawaban dari pihak BRI. Pihak bank sudah ke sini, saya diberi
surat, intinya mereka mengajukan permohonan maaf karena tidak dapat melakukan
pengembalian dana yang hilang,” papar Yudhi, suami dari Siti Mardhiyah.

Sebagaimana diberitakan Tribunjateng.com, Siti Mardhiyah menjadi
korban penipuan oleh penjahat siber. Pada Jumat (10/6/2022) lalu, Siti mendapat
pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal.

Orang tersebut melakukan tindakan
manipulatif dengan cara mengirim pulsa sebesar Rp 25 ribu ke nomor Siti,
kemudian mengatakan salah kirim. Selanjutnya, pelaku juga mengatakan pada
korban bahwa dirinya tidak hanya salah mengirim pulsa, melainkan juga salah
membeli token listrik.

“Tadi selain pulsa saya juga beli
token listrik. Kalau ada SMS token listriknya, tolong di-screenshotkan karena
di sini mati lampu. Untuk pulsanya tidak usah dikembalikan,” tulis pelaku dalam
pesan WA.

Siti pun menuruti apa yang
diminta pelaku tanpa menyadari bahwa SMS yang ia screenshot mengandung nomor
kode m-Token untuk melakukan transaksi perbankan digital.

Akibatnya, pelaku menguras
tabungan Siti. Delapan transaksi dilakukan pelaku dalam kurun lima menit. Transaksi
terbesar dilakukan pelaku dengan mentransfer uang sebesar Rp 98 juta ke
rekening seorang pria berinisial FA. Selebihnya ialah transaksi topup dompet
digital.

Tabungan Siti yang awalnya sekira
Rp 230 juta dikuras hingga tinggal sekira Rp 24 juta. Rp 206,5 juta disedot oleh
pelaku.

Siti bersama suaminya, Yudhi,
sudah membuat laporan pengaduan atas kasus ini. Pihak BRI Kantor Cabang
Pembantu (KCP) Juwana tempat Siti menjadi nasabah juga sudah datang
mengantarkan surat pemberitahuan penyelesaian pengaduan.

Dalam surat tersebut, pihak bank
menyarankan Siti untuk berkoordinasi dengan kepolisian. Sebab, yang berhak
untuk menginvestigasi lebih lanjut mengenai aliran dana dan identitas pemilik
akun tujuan transfer yang dilakukan pelaku ialah kepolisian.

“Saya sangat kecewa, begitu mudah
sistem bank ditembus sampai merugikan kami para nasabah,” kata Yudhi.

Ia mengatakan,  pihak bank menyampaikan bahwa rekening atas
nama FA yang jadi tujuan transfer dana sebesar Rp 98 juta sudah diblokir.

“Bank bilang hanya bisa membantu
sebatas ini. Kalau mau melanjutkan, disuruh lapor pihak kepolisian. Harapan
saya uang yang hilang bisa kembali,” ujar dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.352
    • 0Komentar

    Ilustrasi Macan Tutul KUDUS – Secara umum kondisi hutan Muria masih bagus. Bahkan dalam sebuah pantauan, ada 13 ekor macan tutul dalam radius 55 kilometer yang berhasil diabadikan gambarnya. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Ratih Loekito dalam pertemuan di Command Center Selasa (5/3/2019). Pertemuan itu membahas soal pelestarian hutan Muria. ”Kami […]

  • Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.351
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, periode Januari hingga November telah menyaksikan 79.302 pekerja kehilangan pekerjaan – dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi yang hanya berkisar 5 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa penurunan kinerja ekonomi selama 10 […]

  • Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati berhasil menangkap enam tersangka pelaku pembacokan terhadap tiga remaja di Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 01.45 WIB tersebut sempat viral di media sosial, memperlihatkan sekelompok remaja mengeroyok dan membacok korban menggunakan senjata tajam. Ketiga korban, AT (16), AA […]

  • Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu kekalahan Persijap Jepara atas Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ketujuh. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025) malam itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu. Dua gol dari Jose Enrique di menit ke-17 dan Williams Lago di menit ke-89 memastikan tiga […]

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.613
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

  • Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertandingan persahabatan antara ASEAN All Star dan Manchester United akan digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu, 28 Mei 2025. Laga ini dipastikan akan menampilkan sejumlah pemain top dari kawasan Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah menunjuk pelatih timnas Vietnam, Kim Sang Sik, untuk memimpin skuad ASEAN […]

expand_less