Ketua DPRD Pati Apresiasi Dukungan Wamenkes untuk Percepatan Penanganan TBC
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 24.667

Ketua DPRD Pati mendampingi kunjungan Wamenkes ke Pati dalam rangka penanganan TBC.
PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyambut hangat kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, yang dilaksanakan di Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, pada Selasa (21/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan upaya penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut berjalan secara maksimal.
Ali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian serta dukungan yang diberikan pemerintah pusat terhadap penanganan masalah kesehatan ini di daerah.
“Kunjungan ini kami sambut baik, dan saya mengucapkan terima kasih. Tadi disampaikan Pak Menteri bahwa Indonesia menempati peringkat kedua di dunia terkait kasus Tuberkulosis atau TBC,” ujar Ali.
Sebagai politikus dari PDI Perjuangan, ia menegaskan bahwa permasalahan TBC bukan hanya menjadi beban Kabupaten Pati, melainkan juga tantangan besar bagi seluruh bangsa yang memerlukan penanganan yang serius, terkoordinasi, dan menyeluruh.
Ali juga berharap kehadiran Wamenkes dapat membawa manfaat nyata, salah satunya berupa penambahan peralatan kesehatan. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses skrining, baik bagi penderita TBC maupun orang-orang terdekat yang berisiko tertular.
“Tentunya dengan datangnya Pak Menteri akan memberikan tambahan alat untuk segera melakukan screening bagi penderita dan keluarganya,” katanya.
Di sisi lain, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus melaporkan data kasus TBC di Pati. Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 2.658 kasus yang berhasil ditemukan dan dicatat. Ia mengingatkan bahwa lingkaran terdekat penderita, terutama anggota keluarga, memiliki risiko penularan yang cukup tinggi, sehingga deteksi dini menjadi hal yang krusial. Upaya ini akan didorong melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Hari ini di Pati, tahun lalu ditemukan 2.658 kasus Tuberkulosis. Ini keluarganya bisa tertular, sehingga kita melakukan Cek Kesehatan Gratis,” ujar Benjamin.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

