Breaking News
light_mode

Melihat Geliat Pembuatan Contong Es Krim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 24 Feb 2018
  • visibility 274

Tak Sepi Meski Hujan Menghampiri

Usaha pembuatan contong es krim
sukses memikat. Penghasilannya lumayan. Permintaannya pun tak pernah sepi.
Seperti saat musim penghujan ini, permintaan selalu ramai.
Merah, kuning, hijau, biru.
Warna-warni sebuah benda berbentuk kerucut itu tertata rapi di sudut rumah
berbentuk minimalis itu. Plastik bening membungkus tumpukan kerucut yang
diketahui sebagai contong es krim itu. Saat itu waktunya pengepakan, proses
pembuatan telah rampung beberapa saat lalu.
Fuad Hasan, sedang menata contong
es krim itu untuk dijual. Sore nanti ada pengepul mengambil contong-contong
beraneka warna tersebut. Setahun belakangan, beberapa warga di Dukuh Rubiyah
Desa Bageng punya aktivitas baru. Mereka membuat contong es krim.
Salah satunya Fuad Hasan. Lelaki
yang masih menempuh kuliah S1 di STAIN Kudus ini menekuni usaha pembuatan wadah
es krim yang bisa dilahap ini. Dia mendapatkan keahlian ini dari seorang
perantuan asal Demak. Awalnya kepincut. Sebab penghasilannya lumayan.
”Awalnya memang kepincut. Waktu itu
ada seorang perantau yang tinggal beberapa waktu di desa ini. Kemudian
mengajari saya, dan meninggalkan mesin pencetaknya,” kata Fuad mengisahkan awal
mula dirinya menggeluti usaha ini.
Dari situ usaha ini mulai berjalan.
Fuad menekuni betul pekerjaan ini. Sehari dia bisa memproduksi sedikitnya 3000
biji contong. ”Saya kerjakan sendiri. Usaha rumahan kecil-kecilan, jadi belum
terpikir untuk mengambil karyawan. Per seribu biji dihargai Rp 50 ribu.
Barangnya diambil pengepul untuk dijual ke pasaran,” terang lelaki kelahiran
Pati, 29 Maret 1993 ini.
Ketertarikan pada usaha pembuatan
contong ini, selain proses pembuatannya yang simpel dan sangat sederhana, juga
disebabkan permintaan pasar yang tak pernah sepi. ”Musim hujan seperti kemarin
saja, saat seringnya hujan turun, produksi tetap ramai. Sementara saat musim
kemarau, permintaan bisa membludak. Tergantung tenaga,” paparnya diiringi gelak
tawa.
Pembuatan contong ini cukup mudah.
Hanya tepung tapioka dicampur dengan tepung terigu, margarin, dan minyak
lesitin. Semua bahan dicampur dijadikan adonan, kemudian dicetak menggunakan
mesin khusus. Cetakannya ada dua. Cetakan kecil dan besar. Jenis contongnya
hanya ada dua.  
Selain Fuad, usaha pembuatan
contong es krim ini dilakukan tetangganya. Setidaknya ada sembilan orang yang
menekuni usaha pembuatan contong es krim ini. Semua dikerjakan secara rumahan.
Barangnya pun diambil pengepul.
”Mereka semua sama seperti saya.
Mulai menggeluti usaha ini karena kepincut. Lalu kemudian belajar, dan akhirnya
hingga kini mereka memproduksi contong ini,” papar Fuad.
Usaha pembuatan contong ini
bukanlah mata pencaharian utama. Kebanyakan menjadi sampingan. Mereka mayoritas
menjadi petani. Memanfaatkan usaha pembuatan contong ini sebagai tambahan
penghasilan.
”Sebagai penghasilan sampingan,
boleh dibilang usaha contong ini cukup menjanjikan. Tak susah pembuatannya,
mudah pemasrannya, permintaan pun selalu ramai,” pungkas lelaki yang juga
menanam Jeruk Pamelo ini. (Achmad Ulil Albab)    
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Kesenian Jepara Gelar Parade Drama Tradisional

    Dewan Kesenian Jepara Gelar Parade Drama Tradisional

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Workshop yang dilakukan oleh Dewan Kesenian Jepara  JEPARA – Kelompok seni tradisional di Kota Ukir bakal mengadakan parade drama tradisional, November mendatang.  Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara, Kustam Eka Jalu mengakatan, sedikitnya ada sekitar  10 kelompok kesenian tradisional yang berpartisipasi untuk menyuguhkan karyanya. Kelompok-kelompok itu adalah Ketoprak Amongjiwo (Dongos-Kedung), Kelompok Padamubal (Bangsri), Ketoprak Bangun […]

  • Kunjungan Kerja Firman Subagyo ke Pati: Apresiasi Program Sudewo untuk Majukan Sektor Pesisir

    Kunjungan Kerja Firman Subagyo ke Pati: Apresiasi Program Sudewo untuk Majukan Sektor Pesisir

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati terus memacu pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, perikanan, hingga pertanian. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati H. Sudewo saat menghadiri acara di wilayah pesisir Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Minggu (13/7/2025), bersama anggota DPR RI Firman Subagyo. Sudewo menyatakan bahwa pembangunan jalan Tayu–Dukuhseti hingga Puncel akan segera dirampungkan, membuka akses […]

  • Najeb Yakubu kembali memperkuat Persijap Jepara saat menahan imbang Persik Kediri.

    Persijap Jepara Tahan Imbang Tuan Rumah Persik 0 – 0, Bukti Mentalitas Kuat Laskar Kalinyamat

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    KEDIRI – Skor kacamata menjadi hasil akhir saat Persijap Jepara berjumpa dengan Persik Kediri, Senin (6/4) di Stadion Brawijaya dalam lanjutan pekan ke-26 Super League. Tuan rumah Persik Kediri seharusnya bisa menang, andai hadiah penalti yang diberikan wasit tidak digagalkan oleh kiper Persijap Sendri Johansyah. Persijap Jepara sendiri tampil spartan sepanjang 2×45 menit, Laskar Kalinyamat […]

  • Cepat Tanggap, Kurang dari 24 Jam Polresta Pati Ringkus Dua Pencuri Enam Laptop SDN 2 Mulyoharjo

    Cepat Tanggap, Kurang dari 24 Jam Polresta Pati Ringkus Dua Pencuri Enam Laptop SDN 2 Mulyoharjo

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.544
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati melalui Unit Reskrim Polsek Pati berhasil membongkar kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang menimpa SD Negeri 2 Mulyoharjo, Kecamatan Pati. Keberhasilan ini ditandai dengan pengamanan dua orang tersangka serta penyitaan seluruh barang bukti berupa perangkat elektronik milik sekolah yang sempat diambil pelaku. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati, IPTU […]

  • Hasto Utomo Jelaskan Alasan DPUTR Pati Merevisi Desain Bahu Jalan RSUD Kayen

    Hasto Utomo Jelaskan Alasan DPUTR Pati Merevisi Desain Bahu Jalan RSUD Kayen

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.896
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul adanya peningkatan biaya bahan bangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melakukan penyesuaian desain pada pekerjaan pembangunan bahu jalan di ruas Jalan Kawedanan, Kota Kayen. Keputusan ini diambil agar seluruh target panjang penanganan jalan dapat tercapai meskipun anggaran yang tersedia mengalami keterbatasan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang […]

  • Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    Membaca Secara Lengkap Artsotika Muria

    • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 0Komentar

      Instagram senisamar Menyebut Muria, tidak bisa sertamerta, sebuah wilayah secara geografis. Juga administratif. Muria, adalah Alam dan Manusia. Yang didalamnya terdapat aneka ragam peradaban. Namun jika merujuk pada Geografi dan Administrasi, Muria berada di tengah Segitiga Hijau, yaitu Kota Pati, Jepara dan Kudus. Ketiga kota tersebut dalam wilayah Jawa Tengah – Indonesia. Artsotika Muria, […]

expand_less