Undip Jajaki Beasiswa Penuh dan Pembukaan Kampus di Pati
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.881

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menerima kunjungan tim dari Undip Semarang.
PATI – Universitas Diponegoro (Undip) membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati terkait penyediaan beasiswa penuh bagi warga kurang mampu serta rencana pengembangan kampus di daerah.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dan Direktur Akademik Undip, Siswo Sumardiono, di Pendopo Kabupaten Pati.
Pertemuan berlangsung konstruktif dengan fokus pada peningkatan akses pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Pati.
Siswo Sumardiono menjelaskan bahwa Undip tengah menyiapkan skema beasiswa yang memungkinkan putra-putri Pati dari keluarga tidak mampu melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya.
“Rencana kami adalah bagaimana putra-putra terbaik Pati yang tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi dapat memperoleh beasiswa dari Kabupaten Pati untuk berkuliah di Jepara, yang jaraknya relatif lebih dekat,” ujarnya.
Selain beasiswa, pembahasan juga mengarah pada peluang pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Undip di wilayah Pati. Langkah ini dinilai strategis untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan daerah.
“Kami ingin memastikan akses pendidikan tinggi semakin terbuka dan merata, khususnya bagi masyarakat Pati,” tambah Siswo.
Kerja sama yang dijajaki tak hanya menyangkut pendidikan. Diskusi turut membahas isu strategis daerah, seperti pengelolaan sumber daya air, penanganan wilayah rawan kekeringan, serta penanggulangan banjir.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pembangunan unit desalinasi sebagai alternatif penyediaan air bersih bagi wilayah terdampak kekeringan, yang dinilai dapat memperkuat ketahanan lingkungan di Kabupaten Pati.
“Ke depan, kami membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Pati,” pungkas Siswo Sumardiono.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Fatwa

