LAZISNU PCNU Pati Berkontribusi Nyata, Chandra: Sinergi Kunci Selesaikan Masalah Sosial
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 101.404

Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menerima Laporan Semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati di Ruang Pragolo Sekretariat Daerah.
PATI — Plt. (Pelaksana Tugas) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan apresiasi yang tinggi atas peran nyata LAZISNU PCNU Kabupaten Pati dalam menangani berbagai persoalan sosial serta memberdayakan ekonomi masyarakat.
Hal ini diwujudkan melalui pengelolaan dana yang dikelola secara transparan dan akuntabel. Penghargaan itu disampaikan Chandra saat menerima Laporan Semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati di Ruang Pragolo, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, pada Minggu (9/8/2026).
Menurut Chandra, kerja sama yang terjalin antara LAZISNU dan Pemerintah Kabupaten Pati telah melahirkan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan klinik kesehatan di Kecamatan Winong yang terlaksana berkat program Gerakan Koin NU.
“Pemkab Pati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus LAZISNU yang terus bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah sosial di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Penyusunan dan penyampaian laporan kinerja setiap semester dinilai Chandra sebagai langkah penting guna memastikan pengelolaan dana yang bersumber dari masyarakat berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip keterbukaan ini harus terus dijaga agar kepercayaan masyarakat senantiasa terpelihara.
“Transparansi pengelolaan dana melalui laporan semesteran ini adalah bukti akuntabilitas yang sangat baik,” katanya.
Chandra juga menyoroti program pemberdayaan ekonomi berupa bantuan ternak kambing bergulir. Langkah ini dinilai tepat sasaran untuk mendorong kelompok masyarakat yang kurang mampu agar mampu membangun sumber penghasilan yang dapat berlanjut secara mandiri.
“Prinsipnya kita harus memberikan kail, bukan sekadar ikan. Program bantuan kambing bergulir ini melatih tanggung jawab dan kemandirian ekonomi umat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus mengoptimalkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan dalam beberapa tahun ke depan.
Selain itu, pemerintah daerah mengajak LAZISNU serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan penghijauan, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng.
“Papan bunga ucapan hanya bertahan seminggu dan menjadi sampah. Sementara bibit tanaman seperti mangga jauh lebih ekonomis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Pati telah memulai langkah tersebut dengan mengimbau penggunaan bibit tanaman yang bernilai guna menggantikan karangan bunga, yang juga diterapkan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.
Chandra juga mengusulkan agar dibentuk ruang dialog yang bersifat tidak resmi antara pemerintah daerah dengan keluarga besar NU. Pertemuan semacam ini dianggap penting untuk membedah berbagai persoalan yang ada di daerah secara lebih mendalam guna menemukan solusi bersama.
“Masalah sosial di Pati memang kompleks. Namun, dengan kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas antara pemerintah, LAZISNU, serta keluarga besar NU, insyaallah semua bisa kita selesaikan demi mewujudkan Pati yang lebih maju dan bersinar,” pungkasnya.
Kegiatan penyampaian laporan semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pati, badan otonom, lembaga terkait, mitra perbankan, serta perwakilan instansi vertikal. Turut dibahas pula langkah-langkah penguatan kerja sama dalam penanganan persoalan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pati.
Editor : Arif
Apakah sudah sesuai harapan?
- Penulis: Fatwa Fauzian

