Breaking News
light_mode

Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
  • visibility 235

JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain.

Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025.

Persijap Jepara harus menentukan nasibnya sendiri untuk promosi ke Liga 1. Persijap harus bisa menang melawan tuan rumah Persela.

Itu adalah satu-satunya cara untuk memastikan Persijap menyegel peringkat ke-2 dan menjalani laga playoff promosi untuk berebut satu tiket sisa ke Liga 1.

Karena itu Rosalvo dkk diharapkan bisa memetik kemenangan di laga terakhirnya.

Publik pecinta sepak bola di Jepara masih sangat berharap Persijap musim ini bisa mengambil momentum promosi ke Liga 1.

Persijap sudah absen selama 10 tahun dari kompetisi teratas sepak bola di Indonesia. Persijap sudah sangat dirindukan kehadirannya di Liga 1.

Baik oleh suporternya sendiri maupun oleh suporter tim lain,, yang merindukan atmosfer selayaknya kompetisi ISL pada musim 2008/2009 hingga musim 2014 yang merupakan musim terakhir Persijap di level paling atas.

Tidak mustahil untuk bisa menang di laga teraakhir nanti. Persela bukan tim istimewa.

Persela juga sedang di fase terendah, seiring dengan hasil minor secara beruntun di 5 pertandingan babak 8 besar.

Sedangkan Persijap sendang pada performa menanjak, mesin Laskar Kalinyamat terus memanas.

Ancaman Tim Lain

Persijap tidak cukup meraih hasil seri. Karena koleksi poinnya akan rentan disalip oleh PSKC Cimahi.

PSKC Cimahi akan bertanding melawan Bhayangkara FC di waktu yang sama. Sebagai tim yang sudah dipastikan promosi ke Liga 1, Bhayangkara FC bisa jadi akan menyimpan kekuatan terbaiknya.

Bhayangkara FC, normalnya tentu akan menyimpan tenaganya untuk laga final yang merebut juara Liga 2. Untuk menggenapi sukses comeback ke Liga 1.

Jika memang Bhayangkara FC menyimpan kekuatannya, PSKC akan sangat diuntungkan.

Jika PSKC menang poinnya akan menjadi 8. Jika Persijap Jepara kalah atas Persela, maka PSKC dipastikan menempati posisi ke-2 dan berhak memperebutkan satu tiket sisa promosi Liga 1.

Namun tetap ada kemungkinan, Bhayangkara tentu juga ingin mengambil aman. Dengan memastikan poin maksimal agar bisa menjadi tuan rumah di babak grand final perebutan juara Liga 2.

Karena di regulasi laga perebutan juara dilakukan single match dengan peraih poin tertinggi di babak 8 besar otomatis ditetapkan sebagai tuan rumah.

Di grup X PSIM Jogja sudah mengoleksi 12 poin, sedangkan PSPS memiliki 9 poin. PSIM hanya cukup meraih hasil seri saja untuk memastikan ke Liga 1 sekaligus melangkah ke pertandingan perebutan juara Liga 2 dan bertindak sebagai tuan rumah.

Bisa jadi Bhayangkara FC akan tetap fight di laga terakhirnya menjamu PSKC Cimahi, supaya menghindari tekanan dari suporter PSIM di laga final, jika PSIM yang memang melaju ke final.

Butuh Dua Kemenangan 

Tidak selesai pada kemenangan di laga terakhir babak 8 besar saja. Persijap butuh satu kali kemenangan lagi.

Kemenangan di laga playoff promosi Liga 1, hanya tersisa satu tiket saja. Pemenangnya akan naik ke Liga 1.

Sedangkan tim yang kalah akan kembali lagi menyemarakkan Liga 2 musim depan.

Pertandingan ini tidak akan mudah, bahkan akan lebih sengit, lebih ketat dan lebih panas dari pertandingan final perebutan juara Liga 2.

Butuh mental kuat mengarungi laga ini. Sekali lagi ini tidak mudah. Tapi peluang itu ada. Peluang sangat terbuka.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Berdasarkan data dari evaluasi presentasi laporan hasil penelitian di acara Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) tahun 2024 yang berlangsung pada tanggal 27 hingga 28 Agustus baru-baru ini, ada kabar baik dari perwakilan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, Pati, yang berhasil meraih prestasi positif. Penelitian dalam bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST) yang dipresentasikan telah […]

  • Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 24.699
    • 0Komentar

    JEPARA – Bagi masyarakat Jepara khususnya di wilayah utara pasti tidak asing dengan tradisi Jembul Tulakan. Jembul Tulakan merupakan sebuah tradisi budaya khas yang ada di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Jembul Tulakan adalah arak-arakan Jembul di desa Tulakan. Jembul Tulakan merupakan tradisi dalam acara sedekah bumi yang di selengggarakan oleh pemerintah desa Tulakan. […]

  • Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

    Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 631
    • 0Komentar

      Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang. PATI – Ribuan bibit mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati, Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai sekelompok mahasiswa dari Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka tergabung dalan Keluarga […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Bandang, dengan tegas membantah pernyataan Bupati Pati, Sudewo, terkait usulan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Bantahan ini muncul setelah Pansus menggelar rapat penting dengan tiga kepala desa pada Selasa (19/8/2025). Sidang Pansus yang berlangsung di Gedung DPRD Pati ini menghadirkan Kepala Desa […]

  • Anggaran TKD Naik Rp 43 Triliun, Momentum Daerah Bangun Ekonomi

    Anggaran TKD Naik Rp 43 Triliun, Momentum Daerah Bangun Ekonomi

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati penambahan anggaran untuk Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran ini ditingkatkan dari Rp 650 triliun menjadi Rp 693 triliun. Bupati Pati Sudewo, selaku Wakil Ketua Umum 1 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), mengungkapkan apresiasinya terhadap perkembangan ini. […]

  • Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Seorang petani bernama M. Abdul Kholiq (51), warga Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia di sawahnya sendiri akibat tersengat aliran listrik pada Jumat pagi (03/10/2025). Korban diduga terkena jebakan listrik yang dipasang untuk mengendalikan hama tikus. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Sentono (68) dan Sutopo (40), yang hendak […]

expand_less