Breaking News
light_mode

Simbolik Sujud : Membentuk Pribadi Rendah Hati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 306

Suluk Maleman Juli 2019


Habib Anis Sholeh Baasyin mengajak jamaah Suluk Maleman mendalami peristiwa
sujud dalam ibadah salat. Pemaknaan sujud, tidak hanya terbatas pada gerakan
simbolik. Akan tetapi sebuah upaya membentuk pribadi yang rendah hati.

Sujud, kata Habib Anis, justru
membawa pesan yang dalam. Pesan itu adalah sebuah ungkapan menyerahkan total
kepada Allah. ”Gerakan sujud sendiri, memperlihatkan sebuah kepala yang menjadi
pusat komando tubuh justru ndiletakkan berada di bagian tubuh tempat membuang
kotoran. Itu mengajarakan kita harus rendah hati dan berserah kepada Allah,”
jelasnya ketika membuka Ngaji budaya Suluk Maleman edisi ke 91 dengan tema
“Sujud Semesta Sujud” Sabtu (13/7/2019) malam.

Oleh karena itu, lanjut Habib
Anis, sebagai orang yang ahli sujud tentunya memiliki sikap rendah hari. Sujud
itu juga, diakui Habib Anis sebagai salah satu kehebatan sistem untuk membentuk
pribadi yang rendah hati.

“Dengan begitu tentunya bisa
dilihat jika sujudnya benar akan rendah hati. Sebaliknya jika rajin sujud tapi
kok tidak rendah hati tentu patut dipertanyakan seujudnya,” terang pria yang
dikenal luas sebagai budayawan dari Bumi Mina Tani ini.

Habib Anis juga menganalogikan
sujud memiliki smbol seperti air. Baginya, air akan selalu mencari tempat
terendah dan mengisi segala ruang. Sebaliknya iblis yang terbuat dari inti api
memiliki karakter harus merasa lebih besar dan tinggi yang tentunya menciptakan
kesombongan.

“Padahal manusia itu terbuat dari
tanah. Karakter tanah saat disentuh api akan menjadi keras seperti batu bata
dan genting. Sayangnya kerasnya tersebut justru akan mudah pecah. Sebaliknya
tanah jika disentuh air akan menjadi lembut, mudah dibentuk, dan gampang
mengisi ruang. Maka dari itu mari dekatkanlah dengan air, dengan sujud kita,”
terangnya.

Sikap itulah yang dikatakannya
patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sujud sebagai sebuah sikap
seharusnya dapat menjadikan kehidupan bermasyarakat menjadi lebih baik dan
membahagiakan.

“Dengan sikap sujud yang
menjadikan rendah hati itu tentu akan saling menghormati antar manusia dan alam
disekitarnya,” imbuh Habib Anis.

Narasumber lain, Abdul Jalil
menambahkan, apapun yang ada di muka bumi, baik yang berakal atau tidak semua
bersujud kepada Allah. Baginya sendiri, sujud dimaknai tertunduknya manusia
pada sikap mental dimana hati, pikiran, dan perasaan.

“Ketulusan
dalam bersujud akan menjadikan kokoh, tapi kalau tidak tulus hanyalah menjadi
buih-buih yang terlihat, namun akan memuai. Hilangkanlah semua keakuan dan
gantungkan bahwa semua milik Allah,” terang budayawan dari Menara Kudus
tersebut. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sambut Baik Investasi, Ingatkan Kepatuhan Aturan Jadi Kunci

    DPRD Pati Sambut Baik Investasi, Ingatkan Kepatuhan Aturan Jadi Kunci

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.876
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor yang ingin menanamkan modal di daerah ini. Harapannya, arus investasi yang masuk akan menjadi pendorong utama laju perekonomian sekaligus menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi warga lokal. Eko Kuswanto, Anggota Komisi D DPRD Pati, mengaku sangat mendukung setiap rencana penanaman modal yang masuk ke […]

  • Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

    Puncak Haul Masyayikh PIM Mujahidin Shalawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

  • Aksi “Mageri Segoro 2025”, Bupati Pati Tanam Mangrove Bersama Forkopimda di Pantai Banyutowo

    Aksi “Mageri Segoro 2025”, Bupati Pati Tanam Mangrove Bersama Forkopimda di Pantai Banyutowo

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Komitmen untuk melestarikan wilayah pesisir diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove yang berlangsung di Pantai Idola Banyutowo, Dukuhseti, pada Rabu (15/10). Bupati Pati, Sudewo, bersama jajarannya terjun langsung dalam program “Mageri Segoro Tahun 2025” yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pati. Bupati Pati, Wakil […]

  • Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.401
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Kabupaten Pati, konsep yang mengusung ketenangan dan kearifan lokal justru menjadi daya tarik tersendiri. Jepalo Coffee Folklore hadir menawarkan pengalaman ngopi berbeda dengan atmosfer pedesaan yang asri dan menenangkan. Berlokasi di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, kedai ini menjadi ruang alternatif bagi penikmat kopi yang ingin sejenak menjauh […]

  • PAW Anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar Masih Tunggu Rekomendasi DPP

    PAW Anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar Masih Tunggu Rekomendasi DPP

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.616
    • 0Komentar

    PATI — Proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Golkar belum dapat dilanjutkan hingga saat ini. Langkah tersebut masih menunggu dikeluarkannya surat rekomendasi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. PAW ini dilakukan guna mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan oleh almarhum Riyanto, anggota Komisi A DPRD Pati yang meninggal dunia […]

  • TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    TP PKK Pati Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan, Bukan Beban

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.710
    • 0Komentar

    PATI – Pembentukan budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga, guna melahirkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, saat memimpin kegiatan Senam Sehat dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Acara berlangsung di halaman Kantor […]

expand_less