Breaking News
light_mode

Simbolik Sujud : Membentuk Pribadi Rendah Hati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 76

Suluk Maleman Juli 2019


Habib Anis Sholeh Baasyin mengajak jamaah Suluk Maleman mendalami peristiwa
sujud dalam ibadah salat. Pemaknaan sujud, tidak hanya terbatas pada gerakan
simbolik. Akan tetapi sebuah upaya membentuk pribadi yang rendah hati.

Sujud, kata Habib Anis, justru
membawa pesan yang dalam. Pesan itu adalah sebuah ungkapan menyerahkan total
kepada Allah. ”Gerakan sujud sendiri, memperlihatkan sebuah kepala yang menjadi
pusat komando tubuh justru ndiletakkan berada di bagian tubuh tempat membuang
kotoran. Itu mengajarakan kita harus rendah hati dan berserah kepada Allah,”
jelasnya ketika membuka Ngaji budaya Suluk Maleman edisi ke 91 dengan tema
“Sujud Semesta Sujud” Sabtu (13/7/2019) malam.

Oleh karena itu, lanjut Habib
Anis, sebagai orang yang ahli sujud tentunya memiliki sikap rendah hari. Sujud
itu juga, diakui Habib Anis sebagai salah satu kehebatan sistem untuk membentuk
pribadi yang rendah hati.

“Dengan begitu tentunya bisa
dilihat jika sujudnya benar akan rendah hati. Sebaliknya jika rajin sujud tapi
kok tidak rendah hati tentu patut dipertanyakan seujudnya,” terang pria yang
dikenal luas sebagai budayawan dari Bumi Mina Tani ini.

Habib Anis juga menganalogikan
sujud memiliki smbol seperti air. Baginya, air akan selalu mencari tempat
terendah dan mengisi segala ruang. Sebaliknya iblis yang terbuat dari inti api
memiliki karakter harus merasa lebih besar dan tinggi yang tentunya menciptakan
kesombongan.

“Padahal manusia itu terbuat dari
tanah. Karakter tanah saat disentuh api akan menjadi keras seperti batu bata
dan genting. Sayangnya kerasnya tersebut justru akan mudah pecah. Sebaliknya
tanah jika disentuh air akan menjadi lembut, mudah dibentuk, dan gampang
mengisi ruang. Maka dari itu mari dekatkanlah dengan air, dengan sujud kita,”
terangnya.

Sikap itulah yang dikatakannya
patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sujud sebagai sebuah sikap
seharusnya dapat menjadikan kehidupan bermasyarakat menjadi lebih baik dan
membahagiakan.

“Dengan sikap sujud yang
menjadikan rendah hati itu tentu akan saling menghormati antar manusia dan alam
disekitarnya,” imbuh Habib Anis.

Narasumber lain, Abdul Jalil
menambahkan, apapun yang ada di muka bumi, baik yang berakal atau tidak semua
bersujud kepada Allah. Baginya sendiri, sujud dimaknai tertunduknya manusia
pada sikap mental dimana hati, pikiran, dan perasaan.

“Ketulusan
dalam bersujud akan menjadikan kokoh, tapi kalau tidak tulus hanyalah menjadi
buih-buih yang terlihat, namun akan memuai. Hilangkanlah semua keakuan dan
gantungkan bahwa semua milik Allah,” terang budayawan dari Menara Kudus
tersebut. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekun Berlari Ingin Jadi Polisi

    Tekun Berlari Ingin Jadi Polisi

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Adinda Resta PP Kini Mendulang banyak Prestasi  Adinda/DOKUMEN PRIBADI Lari tak semata hobi. Juga bukan hanya mengejar prestasi. Itulah yang terbersit dari Adinda Resta Putri Pratiwi, pelari muda kebanggaan Kota Nasi Gandul ini gemar berlari sebab selain hobi, dan prestasi, juga menjadi ajang latihan untuk memuluskan cita-citanya menjadi polisi. Perempuan kelahiran Pati, 30 Juni 2001 […]

  • Pria di Pati Nekat Curi Amplifier di Tempat Hajatan

    Pria di Pati Nekat Curi Amplifier di Tempat Hajatan

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Konferensi pers Polresta Pati PATI – Seorang pria di Kecamatan Gembong harus berurusan dengan polisi. Lantaran dirinya nekat mencuri amplifier di rumah orang yang sedang melangsungkan hajatan. Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Onkoseno G. Sukahar, menjelaskan bahwa pria berinisial DN  itu mencuri amplifier di rumah Rismanto, warga Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kamis 9 Februari 2023 […]

  • Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Parlemen memegang peranan krusial sebagai pilar demokrasi. Lebih dari sekadar pengawas, parlemen adalah produsen undang-undang yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menyadari pentingnya peran ini, DPR RI menginisiasi Parlemen Remaja 2025 dengan tema besar “Generasi Pembaru Energi, untuk Indonesia Bebas Emisi”. Ajang ini dikemas dalam bentuk seleksi ketat untuk memilih 139 pelajar […]

  • Bawaslu Pati Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Awasi Pemilu 2024

    Bawaslu Pati Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Awasi Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Ketua Bawaslu Pati, Ahmadi  Tingkat pengawasan partisipatif di Kabupaten Pati dinilai masih rendah. Karena itu menjelang Pemilu 2024 Bawaslu Pati berupaya meningkatkan pertisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu 2024.  PATI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel New Merdeka Pati, Senin (20/3/2023). Kegiatan itu bertema Peningkatan Peran Organisasi […]

  • PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Perbup Pesantren Resmi Diluncurkan

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Perbup Pesantren Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 401
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar malam tasyakuran Hari Santri 2025 di halaman Kantor Bupati Pati, Kamis (30/10/2025) malam. Acara yang dikemas dengan Istighotsah dan Gema Selawat ini juga menjadi momentum peluncuran Peraturan Bupati (Perbup) Pesantren, pemberian penghargaan tokoh santri, serta beasiswa bagi santri tahfidz. Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, […]

  • Islamic Center Kajen, Menjaga Kearifan Luhur Desa Santri

    Islamic Center Kajen, Menjaga Kearifan Luhur Desa Santri

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

      Masjid Jami Kajen merupakan peninggalan dari Mbah Murtamakkin. Saat ini bangunan masjid telah mengalami pemugaran  PATI – Akhir pekan lalu, Sabtu (22/12/2018), anak-anak muda dikukuhkan dalam sebuah wadah bernama Islamic Center Kajen (ICK), pengukuhan dilakukan di gedung ICK komplek Masjid Jami Kajen. Ada 12 anak muda yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua […]

expand_less