Pelajar Tewas dalam Perkelahian Saat Tongtek di Kayen, Pihak Kepolisian Sedang Buru Pelaku
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 2.994

Polisi saat melakukan olah TKP
PATI – Sebuah insiden pengeroyokan yang melibatkan dua kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Kayen pada dini hari Kamis (12/3/2026).
Peristiwa yang berawal dari pertemuan saat kegiatan tongtek tersebut mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia akibat luka-luka akibat tusukan.
Saat ini tim penyidik kepolisian tengah melakukan upaya untuk mengungkap identitas seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
Melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa, Kapolresta Pati menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari seorang warga bernama L.R. (31) sekitar pukul 03.00 WIB pada hari yang sama.
Laporan tersebut menginformasikan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan bersama yang mengakibatkan korban tewas. Langkah-langkah penanganan awal segera dilakukan oleh petugas polisi.
“Setelah menerima laporan, anggota piket Unit Reskrim langsung menuju lokasi serta mendatangi korban di RSUD Kayen untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan awal,” jelasnya.
Dari keterangan awal yang diperoleh dari saksi, peristiwa dimulai sekitar pukul 01.00 WIB ketika korban berinisial F.D. (18) bersama sekitar 15 orang rekannya berangkat mengikuti kegiatan tongtek dari daerah Talun Lor.
Ketika rombongan tersebut melintas di sekitar Masjid Al-Rodhotul Muttaqin pada pukul 01.30 WIB, mereka bertemu dengan kelompok pemuda lain dari Talun Kidul yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang.
Menurut AKP Parsa, suasana menjadi panas setelah salah satu anggota kelompok tersebut memicu keributan.
“Korban kemudian mendekati kelompok itu sendirian, lalu diduga langsung ditendang hingga terjatuh dan dikeroyok secara bersama–sama,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi sementara, beberapa pelaku diduga membawa alat tajam. Korban mengalami luka tusukan di bagian dada, ketiak tangan kanan, dan telapak tangan kiri. Setelah kejadian, korban sempat berjalan menghampiri teman-temannya sambil menekan bagian dada yang terluka.
Kapolsek Kayen menambahkan, korban kemudian dibawa oleh rekannya A.R. (19) menuju RSUD Kayen dengan menggunakan sepeda motor. Namun sekitar pukul 02.10 WIB, kondisi korban sudah tidak responsif saat mendapatkan penanganan dari tenaga medis.
“Sekitar pukul 02.40 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan kami terus mengumpulkan keterangan saksi,” terangnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang mengandung noda darah serta melakukan pemeriksaan pada lokasi kejadian. Beberapa saksi yang berada di tempat kejadian telah memberikan keterangan, antara lain I.S. (16) dan A.F.F. (16).
“Tim kami saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pati, termasuk Unit Jatanras dan Resmob, untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

