Breaking News
light_mode

Butuh Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Kabupaten Pati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
  • visibility 343

PATI – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati pada 19-20 Mei 2025 lalu dinilai sebagai fenomena baru oleh pegiat lingkungan.

Banjir tersebut, yang antara lain terjadi di Desa Gunungpanti (Winong), Desa Sinomwidodo dan Angkatan Kidul (Tambakromo), Desa Tanjunganom (Gabus), serta Desa Ngening dan Desa Ketitangwetan (Batangan), dipicu oleh hujan lebat di Pegunungan Kendeng dan jebolnya tanggul Sungai Gandam.

“Menurut saya ini fenomena baru. Biasanya bulan-bulan seperti ini sekalipun hujan tidak banjir,” ujar Ari Subekti, Juru Bicara Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan).

Ia menuding kerusakan parah di Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai penyebab utama. Kegagalan program pemerintah, termasuk program penghijauan, juga turut disoroti.

“Dengan demikian, wajar kalau daerah yang di bawah, di sisi kiri-kanan Sungai Juwana, mendapat kiriman air dari anak sungai, baik dari Kendeng maupun Muria, dan pasti akan banjir,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan DAS yang melibatkan masyarakat secara berkesinambungan, termasuk dalam perawatan pasca-penghijauan dan pengerukan sungai.

Hal senada diungkapkan Bupati Pati, Sudewo, yang mengakui telah lama tidak ada penanganan terhadap pendangkalan sungai.

“Sehingga akhirnya saat ini berdampak pada wilayah sekitar. Karena itu saya sudah memerintahkan Kepala DPUTR untuk segera menangani hal ini,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala DPUTR Pati, Riyoso, membenarkan hal tersebut, namun mengakui dibutuhkan anggaran besar untuk mengatasi masalah pengendapan di sungai dan perlu pembahasan lebih lanjut.

Banjir di Pati selatan ini menjadi sorotan dan sekaligus menjadi panggilan untuk perbaikan pengelolaan DAS yang lebih berkelanjutan dan melibatkan masyarakat secara aktif.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Bimbingan teknis desa antikorupsi dari KPK di Jepara/DISKOMINFO  Dengan bimbingan dari tim KPK, sebanyak 20 desa di Kabupaten Jepara secara resmi berkomitmen untuk menjadi desa antikorupsi  JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang didukung Pemerintah Kabupaten Jepara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan bimbingan teknis program desa anti korupsi. Bimtek yang diikuti […]

  • Lepas dari Degradasi, Persijap Jepara Masih Hadapi Ujian Berat Kontra Persis Solo

    Lepas dari Degradasi, Persijap Jepara Masih Hadapi Ujian Berat Kontra Persis Solo

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.794
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga lanjutan BRI Super League musim 2025-26 pekan ke-24 akan berlangsung di bawah suasana yang diprediksi panas, ketika Persijap Jepara menghadapi tamu Persis Solo pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB. Untuk Laskar Kalinyamat, pertemuan di depan pendukung sendiri menjadi kesempatan krusial untuk melanjutkan performa positif sekaligus menjauhkan diri dari zona bahaya di bagian bawah […]

  • Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

      PATI – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) karena diduga melanggar aturan netralitas ASN. Ketiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati, Riyoso, serta Kepala Bagian […]

  • DPRD Pati Beri Dukungan Penuh untuk Atlet Berprestasi: “Perlu Perhatian Serius!”

    DPRD Pati Beri Dukungan Penuh untuk Atlet Berprestasi: “Perlu Perhatian Serius!”

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan dukungannya terhadap peningkatan prestasi atlet lokal. Harapan besar disematkan agar atlet Pati mampu meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional. “Atlet Kabupaten Pati punya potensi karena itu perlu perhatian serius dari pihak-pihak terkait untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga di kabupaten Pati, supaya bisa berbicara lebih […]

  • PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – PMR merupakan salah satu Ekstra kurikuler pilihan di SMPN 3 Lasem yang paling banyak digemari peserta didik. Keberadaan PMR di sekolah maupun kegiatan-kegiatan luar sekolah yang diikuti oleh PMR SMP Negeri 3 Lasem. Ekstra PMR dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan bimbingan langsung dari Bapak Basori salah satu guru andal di SMPN […]

  • Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI – Naskah berjudul Anjlok dipentaskan anak-anak Teater Tsalafiyah (TeTs) MTs Salafiyah Kajen baru-baru ini. berlatar sebuah desa yang sedang panen raya, dikisahkan terjadi harga gabah yang anjlok sekaligus merugikan petani. Naskah karya Miftahur Rohim, yang juga guru madrsah tersebut memang berniat melakukan kritik persoalan tersebut melalui panggung teater. Seperti diketahui, polemik harga gabah yang […]

expand_less