Breaking News
light_mode

Tongtek Berujung Tawuran di Sukolilo: Polisi Amankan Belasan Remaja dan Terapkan Restorative Justice

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • visibility 2.554

PATI – Sebuah perkelahian antar dukuh yang dipicu oleh kegiatan “tongtek” (membangunkan sahur dengan musik keliling) sempat menghebohkan media sosial dan warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari (22/2/2026) ini segera ditangani oleh Polsek Sukolilo, yang berhasil mengamankan sejumlah remaja yang terlibat.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 02.30 WIB di pertigaan Dukuh Tengahan, Desa Sukolilo. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menjelaskan bahwa keributan melibatkan gabungan pemuda Dukuh Misik dan Dukuh Tengahan melawan pemuda Dukuh Sanggrahan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Menurut AKP Sahlan, pemicu perkelahian adalah provokasi dan saling ejek saat rombongan tongtek yang menggunakan sound system melintas di wilayah Dukuh Sanggrahan, tepatnya di depan lapangan futsal.

“Awalnya rombongan tongtek melintas, kemudian terjadi provokasi hingga saling lempar batu. Situasi sempat memanas, namun dapat dibubarkan warga bersama petugas piket,” terang AKP Sahlan pada Senin (23/2/2026).

Dari lokasi kejadian, aparat kepolisian mengamankan empat unit sepeda motor, yaitu Honda PCX, Honda Beat, Honda Mega Pro, dan satu motor tanpa pelat nomor, beserta sejumlah batu yang digunakan saat tawuran. Semua barang bukti tersebut kini berada di Mapolsek Sukolilo.

Melalui penelusuran dan keterangan saksi, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, tim Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang dipimpin oleh Kapolsek berhasil mengidentifikasi dan mengamankan belasan remaja dari kedua kelompok. Mayoritas remaja yang terlibat masih berstatus pelajar.

Kasus ini diselesaikan melalui pendekatan restorative justice, dengan melibatkan pemerintah desa, pihak sekolah, serta orang tua para remaja. Para orang tua sepakat untuk membina anak-anak mereka agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sebelumnya, unsur Muspika Kecamatan Sukolilo bersama pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat telah mengadakan rapat koordinasi untuk melarang kegiatan tongtek dan penggunaan sound horeg yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Polisi menegaskan komitmen mereka untuk terus melakukan pembinaan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan Ramadan.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

      Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati. Berangkat dari situasi sulit di tengah pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai solusi bertahan di tengah pandemi. PATI – Kasus COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin […]

  • Tumbang dari Persekaba Badung, Tim Siap Dirombak

    Tumbang dari Persekaba Badung, Tim Siap Dirombak

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sumber : Facebook PERSIJAP Jepara Lingkar Muria, JEPARA – Persijap Jepara harus takluk dari lawannya Persekaba Badung saat laga uji coba di Stadion Gelora Bumi Kartini Sabtu (25/11/17) yang lalu. Tuan rumah taklut dengan skor 2- 1 atas tim yang masuk playoff liga 3 ini. Kekalahan Laskar Kalinyamat ini diawali saat menit ke 12. Kiper […]

  • Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.814
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menegaskan bahwa penertiban reklame dan baliho yang tidak memiliki izin serta melanggar peraturan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, pengelolaan reklame yang baik harus menjadi perhatian serius karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati. Kastomo menjelaskan bahwa jika […]

  • Produksi Ikan Tangkap Pati Meningkat, DPRD Dorong Kerjasama dengan Sukoharjo

    Produksi Ikan Tangkap Pati Meningkat, DPRD Dorong Kerjasama dengan Sukoharjo

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah penghasil ikan tangkap terbesar di Indonesia. Data tahun 2024 menunjukkan produksi ikan tangkap di Kabupaten Pati mencapai angka fantastis: 88.512.826 kilogram. Angka ini menunjukkan peningkatan produksi dari tahun-tahun sebelumnya. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Kalau […]

  • Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Perpustakaan sejatinya memiliki peranan penting. Sayangnya hingga sekarang, perpustakaan masih banyak dikesampingkan. Tak banyak yang meliriknya. Bahkan dalam tata pembangunan, para pejabat sering melupakan. ”Seringkali para pejabat ini mengesampingkan perpustakaan. Lebih banyak memerhatikan pembangunan infrastrukturnya fisik,” kata Bupati Pati Haryanto saat membuka kegiatan Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di provinsi dan Kabupaten Tahun 2019, […]

  • Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pelestarian kawasan pesisir untuk menjaga ekosistem dan mencegah potensi bencana. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan terkait kondisi pesisir di Kabupaten Pati yang memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer. “Kawasan pesisir harus dijaga kelestariannya. Masyarakat sekitar khususnya bersama dengan pihak-pihak terkait harus bersinergi untuk melestarikan kawasan […]

expand_less